PIFAF 2017

Senin, 16 Oktober 2017



POLEWALITERKINI.NET – Mujahida alias Ida (20), Mahasiswa semester 5 fakultas komunikasi Institut Agama Islam (IAI) DDI Polewali, tinggal di Rea Timur, Kecamatan Binuang, dikabarkan hilang selama 15 hari akhirnya ditemukan kembali keluarganya.

Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai Syarifudin melalui Kasat Reskrim Polres Polman AKP Niki Ramdany, SE bersama Kanit Resum Reskrim Polman, Ipda Mulyadi mengatakan, penemuan Ida berawal ketika salah seorang kerabatnya Marzuki menerima informasi dari Abdul Jalil ayah kandung Ida bahwa anaknya sudah 15 hari tidak terlihat.

Marzuki pun melaporkan hal ini ke Polsek Binuang, setelah dilakukan penyelidikan bersama Kanit Intel Bripka Abdul Rasyid beserta Kanit Res Polsek Binuang Aiptu Bafruddin Pambabu, dan Bhabinkamtibmas Binuang Bripka Aslimin,  akhirnya Ida ditemukan keberadaannya dipinggir jalan Poros Polewali-Wonomulyo tepatnya di depan SDN 040 Labasang, sekira pukul 11.30 wita. Senin, 16 Oktober 2017.

Ida kemudian dibawa ke Unit Resum Mapolres Polman untuk dimintai keterangan, didampingi ayahnya. Saat ditemui ia mengaku dengan sengaja meninggalkan rumah dikarenakan telah dijodohkan dengan pria pilihan orang tuanya.

Kata dia, selama dalam persembunyiannya berpindah pindah tempat mulai dari kota Mamuju selama 10 hari kemudian ke KecamatanTapango, Polman selama 5 hari.

"Saya sama pacar ke Mamuju terus disana tinggal di rumah tantenya, tapi pacar saya pulang ke Polman, saya hanya ditemani tantenya, sepulang dari Mamuju selanjutnya saya tinggal di Tapango." Kata Ida.
       
Selain itu, kata Ida, awal perkenalannya dengan sang pacar berinisial AR bermula dari satu sekolah di Madrasah Tsanawiyah kemudian cintanya bersemi saat lanjut di Madrasah Aliyah.

"Sudah 3 tahun saya pacaran sama dia, karena kakak kelas ku dulu di MTs, tapi nanti kita pacaran pada saat di Madrasah Aliyah (MA) hingga sekarang." Ungkapnya.

Setelah dimintai keterangan oleh polisi, kini Ida diserahkan kepada orang tuanya. Meski demikian Abdul Jalil ayah kandung Ida berharap orang tua pacar anaknya bertanggung jawab karena ulahnya pernikahan Ida dengan seorang lelaki asal Kabupaten Pangkep dibatalkan.

"Pacar Ida harus tanggung jawab, kemarin anak saya sudah dilamar, dan pestanya sudah direncanakan tanggal 27 bulan ini, tapi semuanya batal." Tandas Abdul Jalil.(*)