Iklan


 

Karang Taruna Dulu Penggerak di Sulbar...! Kini Organisasi Pemuda itu Dinilai Mati Suri...

Senin, 04 Desember 2017 | 20:22 WIB Last Updated 2017-12-04T12:23:11Z
Baju Biru Putih, Wahyu Bersama Wartawan Senior
Burhanuddin Haruna
POLEWALITERKINI.NET – Karang Taruna kurung 5 tahun terakhir tak lagi banyak berperan dalam setiap kegiatan, padahal sebelumnya organisasi pemuda pada tingkatan Lingkungan di Kelurahan, bahkan desa menjadi motor pemuda dalam berkreasi.

Koordinator Karang Taruna Wilayah Sulawesi, Wahyu, menilai karang taruna Sulbar sudah mati suri dan perlu segera dibenahi dengan membentuk struktur kepengurusan baru. Kata dia, sumber masalah dalam organisasi itu tak dibentuknya poros bawah, kemudian tidak aktifnya pengurus tingkat kecamatan, dan tidak dilaksanakannya pengajaran tingkat kabupaten.

"Kita tidak langsung intervensi kalau pengurus kabupaten belum menyerah, tapi kalau mereka sudah menyerah maka kita akan turun tangan." Jelasnya saat ditemui. Sabtu, 2 November 2017.

Ketua karang taruna Sulbar, Hamzah Hapati Hasan sudah menjabat 2 periode, olehnya perlu segera digelar temu karya untuk membentuk kepengurusan struktur baru, yakni ketua karang taruna harus direkrut dari luar PNS agar bisa fokus dan tidak mudah diintervensi.

"Jadi kami memberi kewenangan kabupaten mencari figur calon Ketua Provinsi yang memenuhi syarat dan peduli karang taruna." Tandasnya.

figur yang terpilih menjadi ketua karang taruna provinsi Sulbar laqnjutnya, harus mencanangkan program 1 karang taruna 1 desa kemudian mengembangkan kreatifitas pemuda di desa.

"Saat ini kita bilang karang taruna mati suri karena proggressnya tidak ada." Kata Wahyu.

Selain itu, kata dia, persoalan karang taruna kesulitan mendapatkan anggaran karena sebelumnya tidak pernah mengusulkan sehingga pihak pemerintah daerah mengabaikan.

"Kan lucu kalau karang taruna tidak diberikan anggaran padahal SK dikeluarkan oleh pemkab." Tuturnya.

Dia berharap pengurus karang taruna tidak berpolitik aktif atau berafiliasi pada partai politik,  Tapi jika ada pengurus ingin terjun ke dunia politik dirinya tidak akan melarang dengan syarat menanggalkan lambang karang taruna pada dirinya.

"Tidak bisa dipungkiri karang taruna berpotensi dimanfaatkan mengarah ke politik, tapi jika ada pengurus karang taruna berniat ke politik silahkan  tanggalkan bajunya di karang taruna." Tegasnya.

Saat ini Wahyu merencanakan bertemu dan bersilaturahmi dengan ketua karang taruna di 6 kabupaten untuk membahas agenda temu karya yang dilaksanakan akhir tahun ini.

"Jadi kami minta kabupaten mendesak provinsi mengelar temu karya karena ketua sekarang masanya jabatannta sudah hampir habis." Ujarnya
Laporan  :  Z Ramadhana.

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Karang Taruna Dulu Penggerak di Sulbar...! Kini Organisasi Pemuda itu Dinilai Mati Suri...

Trending Now

Iklan

iklan