Rabu, 06 Desember 2017

Anggotan TNI Kodim 1402/Polmas Robohkan Pohon
Kelapa Timpa Rumah Warga
POLEWALITERKINI.NET - Dapur rumah pasangan suami istri Hamra dan Sabaria, di jalan lapangan sepak bola Tammangalle, Dusun Wai Tawar, Desa Tammangalle, Kecamatan Balanipa, Kabupaten Polman, pora-pronda tertimpa pohon kelapa lamput. Beruntung tidak ada korban jiwa saat kejadian. Rabu malam (6/12/2017).

Pemilik rumah, Sabaria mengatakan, saat kejadian dirinya bersama suaminya, sementara nonton televisi. Tiba-tiba terdengar kemuru keras dari belakang rumah, sehingga langsung berlari melihatnya. Setelah melihat ternyata pohon kelapa timpa atap rumah belakang yang merupakan ruangan dapur.

"Saya bersama suami dan dua anak aksi nonton televisi di ruang tengah, kaget mendengarkan pohon kelapa timpa dapur. Sebab saat itu tidak ada angin kencang sertai hujan. Setelah mengetahui tertimpa pohon kelapa, dirinya sampaikan kepada tetangga kepala dusun kejadian dialaminya." Ucapnya sambil mengangkat sebagian gelas dan piring tertimpa buah kelapa.

Sabaria menyebutkan telah warga dusun Wai Tawar tahu, wargapun berdatangan melihat kondisi rumah tertimpa pohon kelapa dan melaporkan ke pemerintahan desa, untuk ikut serta membantu membersihkan pohon kelapa timpa rumahnya.

"Tadi malam, ramai sekali warga datang melihat rumah. Karena warga mengira timpahan pohon kelapa di tengah rumah. Sekaligus telah memberitahukan kepala desa Tammangalle, kejadian itu. Agar mengarahkan warga membatu menurunkan pohon kelapa yang melintas menimpa dapur rumah." Katanya.

Sementara Kepala Desa Tammangalle, Husain Nawawi, mengatakan untuk membersihkan pohon kelapa yang timpa rumah warga, pihaknya dibantu anggota TNI Kodim 1402/Polewali Mamasa, personil kepolisian Polsek Tinambung dan warga Tammangalle, Selama sejam pohon kelapa disingirkan.

"Batang pohon kelapa dipotong-potong lalu diangkat bersama warga, anggotan TNI dan POLRI. Sementara puluhan buah kelapa berserahkan di lantai rumah dijadikan warga es kelapa untuk dimunim warga membersihkan." Sebutnya.

Ditambahkan Husain, pihaknya sangat mengharapkan dinas sosial pemerintah kabupaten polman memberikan bantuan biaya perbaikan rumah. Sebab kerugian akibat tertimpa pohon kelapa sekitar Rp 5 jutaan rupiah.

Laporan  :  Nadi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini