Sabtu, 30 Desember 2017

Para Muspida Hancurkan Miras Berbagai Jenis
di Mapolres Polman
Tampak Bupati dan Kapolres Tuang Miras Beralkohol Tinggi
Tampak Botol Miras Dikumpul Setelah Isi Dibuang Ke Tanah
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, gelar Press Conference hasil operasi Miras kurung waktu 1 bulan terakhir. Selain itu bersama Muspida melakukan pemusnahan Miras berbagai jenis termasuk tuak (Ballo). Sabtu (30/12/2017).

Dalam kegiatan itu hadir Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai, S.H.,S.I.K, Bupati Polman, Drs. H Andi Ibrahim Masdar, Dandim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setya Arianto, Wakil Ketua Pengadilan Negeri (PN) Polewali, Ida Bagus Oka S Manuaba SH. M.Hum, Kepala BNK Polman Syabri Syam, Waka Polres Polman Kompol Aska Mappe, dan Kasat Pol PP Polman H. Aksan Amrullah MM.

Sebelum melakukan pemusnahan Miras di lapangan bola samping kantor Satuan Narkoba Polres Polman, Kapolres, Wakil Ketua PN, Bupati, Dandim dan Kepala BNNK Polman, menggelar Press Conference di Aula Mapolres Polman.

Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai, S.H.,S.I.K menyampaikan bahwa penghacuran ini adalah hasil operasi dalam kurung waktu 1 bulan terahir. Kata dia, miras ini disita dari sejumlah tempat di wilayah hukum Kepolisian Sektor.

“Sengaja mengahadirkan Muspida dalam rangka sinergitas antar institusi dalam hal penanggulangan tindak pidana ringan, kedepan berharap bisa melakukan kegiatan bersama.” Kata Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai, S.H.,S.I.K.

Dari 1830 botol Miras dan Puluhan Jerigen Ballo Ini digerebek dari 4 wilayah hukum, yakni Binuang, Wonomulyo, Polewali, dan Matakali. Mereka dari penjual kecil hingga tergolong besar.

Ditanya wartawan terkait pengelolah tempat hiburan rumah bernyanyi AKBP Muhammad Rifai, S.H.,S.I.K. mengatakan, jika ada rumah bernyanyi menyajikan atau membawa masuk Miras segera di laporkan.

“Jika ada Rumah Bernyanyi melayani baik menjual atau membiarkan masuk, dan jika ada backing aparat akan melakukan koordinasi dan selanjutnya penindakan.” Tegas Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai, S.H.,S.I.K.

Sementara Bupati Polman meminta kepada pihak Kepolisian agar operasi tak hanya dilakukan pada hari hari besar, sebab tidak akan ada efek jera dan saat tertangkap dia akan menjual kembali, terlebih mereka tidak perlu mengeluarkan modal.

"Penjual ini modusnya laku baru dibayar, jadi mereka tidak membeli tapi dia menjual saja, makanya harus terus dilakukan operasi di hari hari lain." Ungkap Andi Ibrahim Masdar.

Menurut Bupati, dampak minuman berefek mabuk, bahkan barang bagus akan di rusak seperti yang terjadi di arena balapan motor Sport centerPolman..

"Pemerintah menutup lokasi balapan motor, karena adanya laporan bahwa ditemukan komix, bir, botol minuman lain di lokasi itu, para peminum ini juga terindikasi merusak fasilitas sarana olahraga." Jelas Bupati Polman.

Berharap kedepan bisa berpatroli bersama sama anggota Satpol PP, terkait itu Pemkab Polman juga akan merekrut anggota Polisi Pamong Praja dan akan diseleksi melalui Kodim 1402/Polmas. Ini dilakukan untuk menjaga keamanan ketertiban di Polman.

Dia tambahkan, bahwa di Polewali Mandar hampir disetiap desa setiap harinya produksi Minuman jenis tuak (Ballo). Sehingga selaku Bupati mengucapkan terimakasih atas langkah Polres polman yang telah melakukan operasi cipta kondisi dan menyita beberapa jenis miras.

Laporan  :  Sukriwandi



PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini