Jumat, 15 Desember 2017

Nicolas Torano
Sosialisasi Pembangunan Perkeretaapian di Sulbar
POLEWALITERKINI.NET – Sosialisasi persiapan pembangunan perkeretaapian bersama tokoh masyarakat, Camat, Kades dan Lurah se-Kabupaten Polman, terlaksana oleh Dinas Perhubungan Sulawesi Barat, di aula Hotel Bumi Raya, Polewali. Rabu, 13 Desember 2017.

Kabid  Perhubungan Udara dan Laut Dishub Pemprov Sulbar, Nicolas Torano ditemui menjelaskan, berdasarkan program Kemenhub pembangunan rel kereta api tahap pertama akan dimulai dari wilayah perbatasan Kabupaten Pinrang hingga melewati beberapa daerah pesisir menuju perbatasan Mamuju Utara dengan menggunakan sistim double track atau dua rel.

Kata dia, pembangunan rel kereta api di Pulau Sulawesi akan tembus dari Manado hingga Makassar, kemudian dari hasil kajian studi kelayakan dan amdal, estimasi anggaran pembangunan rel kereta api di Sulbar diprediksi mencapai Rp. 34 Triliun.

"Tugas kami di daerah membuat kondisi masyarakat itu siap menerima dan menyikapi rencana pembangunan rel kereta api ini, dari pembebasan lahan sampai pembangunan total anggarannya ditaksir Rp. 34 Triliun, memang biaya raksasa." Kata Nicolas Torano.

Menurutnya, pembangunan rel kereta api merujuk kepada sistim perkeretapian nasional sesuai rencana induk perkeretaapian (RIP) Pulau Sulawesi menghubungkan wilayah/kota yang mempunyai potensi angkutan penumpang, barang dan produk komoditas berskala besar dengan penggunaan energi yang rendah.

Pembangunan jalur rel kereta api di Sulawesi lebih cenderung memilih daerah pesisir karena lebih mudah dibangun dibanding wilayah pegunungan yang harus membuat terowongan.

"Tentu kami berharap pemerintah daerah memberi dukungan, karena adanya kereta api dampak ekonominya langsung bisa dirasakan masyarakat." Jelas Nico.

Dia menambahkan adanya transportasi kereta api sangat memudahkan dan menguntungkan masyarakat apalagi dari segi angkutan barang dengan kecepatan tinggi 200 Kilometer per jam.

"Jarak tempuh Polewali-Mamuju menggunakan kereta api paling lama cuma setengah jam saja, karena  jalurnya ganda tidak saling menunggu." Ungkap Nicolas.

Ditempat yang sama, Kepala Dinas Perhubungan Polman, Jusuf Djalaluddin, menandaskan ketika pelaksanaan pembangunan rel kereta api berjalan sesuai rencana, maka masyarakat langsung bisa  merasakan hasilnya.

"Pembangunan rel kereta api juga merupakan peningkatan ekonomi kedepan." Kata Jusuf Djalaluddin.

Sesuai data Dishub Sulbar Lokasi pembangunan jaringan perkeretaapian dari tahun 2015 hingga 2019 di Pulau Sulawesi rutenya ada tujuh tahap yakni :
1. Rute Makassar-Pare Pare, 2015-2018
2. Manado-Bitung, 2017-2019
3. Isimu-Gorontalo-Bitung 2017-2019
4. Parepare- Majene-Mamuju (Tahap 1) 2018-2019
5. Mamuju-Palu (Tahap 1) 2018-2019
7. Makassar-Takalar-Watampone 2018-2019.

Laporan : Z Ramadhana.

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini