SEGENAP MANAGEMENT
PORTAL BERITA ONLINE


Minggu, 21 Januari 2018

Tampak Situasi TKP dan Para Pemuda Dua Dusun
Diamankan Polisi
Situasi Pasca Tawuran Pemuda
Tampak Warga Dusun Pada Malam Hari dan Keluarga
Para Pihak Mendatangi Polsek Binuang
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Kepolisian Sektor Binuang, Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Sabtu, 20 Januari  2018 sekitar pukul 17.30 wita di Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, bubarkan  dan amankan pelaku tawuran.

Ke 2 kelompok pemuda, yakni Dusun Lemo Baru dan Dusun Lemo Tua, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, melakukan aksi perkelahian lantaran diduga pemicunya Minuman Keras (MIRAS) dan dendam persoalan sebelumnya.

Kepala Kepolisian Sektor Binuang, IPTU Ramli, S.Sos, M.Si mengatakan, peristiwa ini berawal dari adanya sekumpulan anak muda dari Dusun Lemo Baru, yakni Sudirman alias Cudi berteman ke permandian Kolam embun di Dusun Lemo Tua. dalam keadaan mabuk (minum tuak/ballo).

Melihat kondisi tersebut kelompok pemuda dari Dusun Lemo Tua, yakni ABU berteman menegur dan menyuruh pulang. Tak terima dengan perlakuan itu membuat Sudirman (Lemo Baru) berteman berteriak "Tai Laso".

“Dari kelompok Lemo Baru, yakni SUDIRMAN berteman ditegur dan disuruh pulang oleh kelompok Lemo Tua, yakni ABU berteman. Tak terima teguran itu SUDIRMAN berteman balik berteriak “TAI LASO.” Karena kelompok ABU tersinggung dan berujung perkelahian.” Kata Kapolsek Binuang, IPTU Ramli S.Sos, M.Si.

Situasi tawuran itu berkembang dan mengundang emosi dari warga ke 2 Dusun, bahkan secara spontan masyarakat berkumpul dan nyaris bentrok. Hasil lidik polisi, permasalahan diduga dipicu dendam lama dari masalah sebelumnya yang sudah pernah di mediasi oleh aparat desa.

Beruntung personil Kepolisian Sektor Binuang dipimpin Kanit Intelkam BRIPKA ABDUL RASYID LATIF, SH tiba di TKP dan membubarkan warga dari 2 dusun yang bertikai, kemudian mengamankan para pemuda.

Tercatat di Kepolsian Sektor Binuang, pemuda Dusun Lemo Baru yang terkait tawuran, yakni Sudirman Alias Cudi (18), Pelajar, Sabri (21), Mahasiswa, Rusli (22) Buruh bangunan, IR (16), Pelajar, Anwar (30), Petani Tani, dan Asikin (19), Mahasiswa.

Sementara dari Dusun Lemo Tua, yakni Abu (27), Karyawan PT. Kapal Api, PG (16), Pelajar, Andi (21), dan Erlin (18), Tukang Batu.

Untuk mengantisipasi berkembangnya persoalan itu pihak Kepolisian melakukan kordinasi dengan tokoh masyarakat setempat, Babinsa, aparat desa dan mengimbau untuk bersama sama menjaga sitkamtibmas.

“Malam itu langsung koordinasi dengan Toko Masyarakat, Babinsa, Bhabinkamtibmas, Kepala Desa dengan melibatkan para orang tua pemuda dari 2 dusun, hasilnya mereka sepakat untuk menyelesaikan persoalan itu secara kekeluargaan.” Kata IPTU Ramli, S.Sos, M.Si.

Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini