SEGENAP MANAGEMENT
PORTAL BERITA ONLINE


Rabu, 14 Februari 2018

Wakil Gubernur Bersama Bupati Mateng Menggunting
Pita Peresmian PT WKSM
POLEWALITERKINI.NET – Kabupaten Mamuju Tengah (Mateng) saat ini terus bertumbuh. Satu per satu perusahaan sawit terus menanamkan investasi demi kesejahteraan masyarakat di kabupaten termuda di Sulawesi Barat. Senin, 12 Februari 2018.

PT. Wahana Karya Sejahtera Mandiri (WKSM) diresmikan oleh Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni disaksikan Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar.

Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar menyampaikan, pembangunan pabrik minyak kelapa sawit ini sangat mengandung makna yang begitu besar untuk mendukung pembangunan dan peningkatan perekonomian di Sulbar, khususnya di Kabupaten Mateng. Hal tersebut selaras dengan program Pemprov Sulbar dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat.

"Mari bekerja untuk kesejahteraan rakyat, kita hilangkan rasa malas kita untuk masa depan  anak-anak ke depan. Dengan hadirnya perusahaan ini, tidak ada lagi masyarakat miskin di Mateng ke depan, sehingga masyarakat Sulbar tidak lagi dipandang sebelah mata, tapi menjadi yang terbaik di Indonesia." Kata Wagub Sulbar, Enny Anggraeny Anwar.

Enny juga menyampaikan, bahwa Mateng ini adalah kita yang indah, diharapkan bisa menjadi pusat rekreasi bagi masyarakat. Hadirnya PT WKSM juga diharapkan dapat berkembang pesat dan berjalan dengan baik, dan tentunya memberikan manfaat bagi masyarakat serta menyerap tenaga kerja khususnya tenaga lokal yang tentunya dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga.

Kepada Pemkab Mateng diharapkan dapat mengembangkan perusahaan sawit sebanyak-banyaknya apalagi kebutuhan sawit saat ini masih cukup besar, sedangkan pasokan masih sangat jauh dari kebutuhan.

"Untuk itu diharapkan produksi sawit terus ditingkatkan sehingga kita tidak perlu lagi mengambil dari luar." Ujar Enny.

Bupati Mamuju Tengah, Aras Tammauni pada kesempatan tersebut menyampaikan, hadirnya PT. WKSM yang diresmikan saat ini tentunya Mateng selangkah lebih maju.

"Seputaran Tobadak saat ini seperti Sim Salabim, saya lihat mirip dengan Thailand. Melihat perkembangan Mateng saat ini sangat menjanjikan." Kata Aras Tammauni.

Dia juga menyampaikan, tentunya saat ini  sudah bisa melihat perkembangan Mateng, sejak terbentuknya otonomi baru yang umurnya belum cukup 2 tahun. Jika melihat kondisi yang ada,  pemerintah dan pihak swasta yang datang melakukan kerjasama yang baik, tentunya Mateng akan melampaui kabupaten lain.

"Perusahaan dan masyarakat perlu kerjasama dengan baik,kalau ada perselisihan antara masyarakat dengan perusahaan jangan segan ataupun melapor, saya minta kepada semua masyarakat Mateng untuk mendukung , karena tanpa ada perusahaan yang hadir disini,  tidak mungkin kondisi jalanan kesini  bagus seperti ini. Bukan berarti kita terlalu mengharap kepada perusahaan, tapi kita lihat kondisi nyata saat ini." Ujar Aras.

Aras juga menyampaikan kehadiran PT WKSM tentunya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, sehingga tidak ada alasan untuk tidak mendukung.

"Ini perlu mendapat dukungan semua pihak, serta diharapkan kerjasama antara pemerintah dan perusahaan sangat diharapkan meningkatkan mutu dan kualitas pekerjaan .Selain itu, juga perlunya membangun sinergitas antara pemerintah dan masyarakat.Jangan anggap enteng hasil sawit.Jika ini terjalin dengan baik insya Allah Mateng akan keluar dari ketertinggalan. Mari bangun kerjasama yang baik antara pemerintah dan masyarakat, pemerintah dan swasta, serta masyarakat dan pihak swasta." Harap orang nomor satu Mateng tersebut.

Saat ini terdapat 5 perusahaan yang ada di Mateng, terhadap perusahaan tersebut mari sama sama menjaga, perusahaan yang ada juga perlu membangun kerjasama yang baik, jangan bersaing tidak sehat.

Direktur PT. WKSM, Juaman menyampaikan, PT WKSM berawal dari penanaman perdana Maret 2013, Maret 2017 perusahaan mulai bangun pabrik yang saat ini diresmikan. Ini merupakan tonggak sejarah PT. WKSM mampu diselesaikan kurang lebih 10 bulan, dan ini berkat kerjasama serta dukungan dari Pemkab Mateng.

Disampaikan, PT. WKSM dibangun dengan  kapasitas 90 ton dengan terbagi 2 tahap.

"Yang pertama 45 ton dan selanjutnya  ke 2 dan akan diselesaikan dalam waktu 5 bulan. Kami berada disini dengan 1 tujuan mudahan-mudahan bisa membawa kesejahteraan dan kemakmuran bagi masyarakat sekitar. Harapan kami dengan beroperasinya pabrik ini, kita menuju tahap berikutnya, yakni kemakmuran bersama, dan semua masyarakat bisa menikmati. Kami mohon kepada semua jajaran menerima dan mendukung kehadiran PT. WKSM." Ujar Juaman.(*Istimewa).

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini