Rabu, 28 Maret 2018

Jenderal Salim Mengga Dalam Orasi Politiknya
di Banua Baru
Juru Bicara Tim Pemenangan JSM MARWAN, Abd Rahim
POLEWALITERKINI.NET – Pasangan nomor urut 1 Salim - Marwan kembali melakukan kampanye dialogis, kali ini dilakukan di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo, Polman. Rabu (28/3/2018).

Pada kesempatannya, Salim mengatakan, perbedaan mencolok antara Pemimpin dan Penguasa dapat dilihat dari caranya ketika diberikan amanah memimpin. Jika dalam menjalankan amanah masyarakat sengsara dan terpuruk dalam kemiskinan berarti yang diberi amanah adalah penguasa.

Persoalan itu sempat disinggung oleh Calon Bupati Polman nomor urut 1 Salim S Mengga saat menggelar kampanye dialogis di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo. Rabu (28/3/2018).

"Polman yang kaya sudah harus mampu meningkatkan taraf hidup masyarakatnya." Kata Salim.

Selain hal itu, Calon Bupati yang diusung oleh koalisi rakyat itu menegaskan, persoalan pelik Polman soal kurangnya lapangan kerjaan, bukan hal yang bisa disepelehkan, karena menurutnya, banyaknya generasi muda yang terjerumus dalam pusaran narkoba karena tidak bisa berbuat apa - apa.

"Kedepan, mereka akan akan dikirim ke Balai Latihan Kerja (BLK) untuk dilatih, kemudia akan dikelompokkan dan diberi modal usaha." Jelasnya.

Purnawirawan TNI AD itu juga mengatakan, perekonomian berbasi komunitas rumah tangga juga akan ditingkatkan.

"Jadi ketika suami ibu - ibu sedang tidak berpenghasilan, ibu - ibu yang dapat menopang kehidupan keluarga." Tegas JSM.

Pada kesempatan sama, calon Wakil Bupati Polman, Marwan ST menegaskan, kualitas hidup masyarakat sudah harus ditingkatkan, mulai dari mutu pangan sampai akses kesehatan.

Bahkan menurutnya, beras pembagian dari program beras sejahtera (Rastra) kedepannya akan sangat berkualitas.

"Ke depan, Rastra yang akan dibagikan kepada masyarakat, kualitasnya sama yang dimakan oleh Bupati dan Wakil Bupati." Tutur Marwan dalam kampanye dialogis yang dilakukan di Desa Banua Baru, Kecamatan Wonomulyo. Rabu (28/3/2018).

Pria kelahiran Wonomulyo itu juga mengatakan, tahun pertama ketika dipercaya dalam memimpin Polman 5 tahun ke depan, konsentrasi pada pelayanan publik.

"Dalam 5 hari kerja saya hanya akan berkantor selam 2 hari, selebihnya saya akan habiskan berkeliling ke pelosok untuk memastikan rakyat terlayani dengan baik." Paparnya.

Pada persoalan Sember Daya Manusia (SDM) Alumnus Unhas itu telah menyiapkan program yang memudahkan anak untuk melanjutkan kejenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Kita tidak ingin lagi ada anak yang tidak bisa sekolah." Pungkasnya

Masih di tempat yang sama, Juru Bicara Tim Pemenangan Abd Rahim mengatakan, tujuan memilih pemimpin bukan semata untuk hari ini, namun lebih kepada kelangsungan anak cucu.

"Saat tidur anakta, pandangi tanyakan kedalam diri, kelak nanti kamu akan menjadi apa, olehnya itu, sekarang tumpuan kita, selain bertawakkal kepada Allah SWT kita menaruh harapan besar, kepada pemimpin yang amanah." Katanya.

"Jangan berikan amanah kepada orang yang bukan ahlinya, kalau bukan ahlinya tunggu kehancuran." Lanjutnya.

Anggota DPRD Sulbar itu menegaskan, Polman dibawa kepemimpinan Salim - Marwan mampu merubah wajah daerah tersebut menjadi sangat baik.

"Kita percaya dibawa kepemimpinan Pak Salim dan Pak Marwan pemerintahaan ini akan melayani rakyatnya, bukan melayani dirinya." Terangnya.

Sementara itu Sekretaris Tim Pemenagan Mukhtar Aco dengan tegas mengambarkan, setelah Salim - Marwan diamanatkan memimpin Polman, ruang demokrasi sangat terbuka.

"Semua anak bangsa akan punya peluang besar untuk menjadi pemimpin didaerah ini." Pungkasnya.(**).

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini