Selasa, 03 April 2018

Korban, Pelaku dan Barang Bukti
Pelaku Diamankan di Ruangan Resum Reskrim
Polres Polman
POLEWALITERKINI.NET – Tim Intel dan Reskrim bersama personil Polsek Campalagian, Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tengah mengamankan pelaku dugaan pemarangan di belakang pasar Campalagian. Selasa (03/04/2018).

Peristiwa ini diduga terjadi karena ketersinggungan kedua belah pihak yang bermula di depan Masjid, dimana pelaku ALI AKBAR (22), Mahasiswa UT Majene, mendengar suara gas motor korban AMRAN berulang ulang.

Pelaku Ali Akbar (22), saat ditemui media di Mapolres Polewali Mandar, mengatakan, korban AMRAN saat melintas di depan Masjid selalu double gas, sehingga saat ditegur oleh pelaku, korban tak menerima.

“Selalu gas gas pak di depan Masjid Al Kausar, pernah diperingati jangan seperti itu ‘Da Bassa Itingngo’, namun berikutnya begitu lagi.” Cerita Ali Akbar kepada wartawan.

Bahkan lanjutnya, kemarin. Senin, 02 April 2018 sekitar Ba’dah Ashar, korban memperlihatkan kejengkelannya. Saat berwudhu dia mengangkat motor, tertawa sambil gas gas motor dan melihat kepada pelaku.

“Kemarin ini, pas sembayang Ashar, jengkelmi disitu, karena pas sementara Udhu angkat motor pake helem, terus ketawa lagi manggas gas motor baru melihat kemari.” Kata Ali Akbar.

Hari ini akhirnya terjadi, selepas Shalat Dzuhur pelaku beranjak pulang kemudian menuju ke pasar membeli kartu, namun bertemu korban di jalan dan terjadi cekcok mulut, selanjutnya korban pulang dan tak berselang lama kembali lagi dan membawa senjata tajam.

“Kejadiannya di Jalan Harapan, pas mau beli kartu ketemu. Pas saya datang sembahyang Shalat Dzuhur ganti baju, terus singgah dulu sebentar mau masuk rumahnya om, ah ketemu di jalan di belakang pasar campalagian, saya ditemui baku anu maka, cuman ribut mulut. Eh pulang, pas jalan ma ternyata kembali membawa ini.” Katanya saat ditanya oleh media.

Saat kembali pelaku tak menyangka korban membawa sebilah parang menyerupai kayu, sehingga dia juga berbalik maju menghadapi korban.

“Seandainya saya tahu memang kalau parang pak lari, saya kira kayu pak jadi maju juga pak, saya mau pegang pak, pas kena kepalaku, pipi kiri dan terakhir tangan membuat berkunang kunang mataku disitu.” Cerita pelaku kepada saat mendapat serangan dari korban.

Dalam kondisi seperti itu, pelaku kemudian menangkap parang dengan kedua tangannya dan kembali menyerang, meski tak mengingat seperti apa caranya melukai korban hingga mengakibatkan meninggal dunia.

“Kenapa bisa lepas parangnya korban? Saya tangkap dengan kedua tanganku. Apanya yang kamu parangi? Tidak tahu mi pak bagian mana, itu penglihatan berkunang kunang.” Kata Pelaku kepada media.

Terkait peristiwa itu, Kapolsek Campalagian, IPTU Soewarno K, S.H via telepon membenarkan personilnya sudah membawa pelaku penganiayaan dari Tempat Kejadian Perkara (TKP) di belakang pasar Campalagian.

“Katanya ada kejadian di wilayahnya pak? Ia sudah di bawa TSK nya dari TKP. Motifnya apa pak? Kanit res katakan, kemarin ia itu saja masalah kendaraan bunyi bunyi nya kendaraan. Pelaku dan korban tetangganya juga.” Kata Kapolsek Campalagian, IPTU Soewarno K, S.H.

Sementara Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany, S.E., S.I.K mengatakan, kejadian ini. Selasa, 03 April 2018 sekitar pukul 13.30 wita bertempat didusun Puppole, Desa Bonde. Korban RAMALUDDIN alias AMRAN (22), Mahasiswa, alamat J alan Harapan, Dusun V Puppole, Desa Bonde Kecamatan Campalagian, Polman.

Pelaku ALI AKBAR alias A'BA (21), pekerjaan Mahasiswa, alamat jalan Harapan Dusun V Puppole, Desa Bonde, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman, bertemu dengan korban Ramaluddin dan terjadi pertengkaran mulut dan selanjutnya korban kembali kerumahnya mengambil sebilah badik dan kembali menemui pelaku sehingga pada saat itu korban dengan menggunakan badik miliknya menikam pelaku pada bagian kepala dan pipi kiri.

Namun setelah terjadi adu fisik pelaku berhasil merebut badik milik korban dan langsung menusuk korban beberapa kali dan setelah melihat kondisi korban yang sekarat pelaku meninggalkan korban dan langsung menuju ke Puskesmas Campalagiaan.

Sementara Korban Ramaluddin juga dibawa oleh warga ke Puskesmas Campalagian dan selanjutnya Korban dirujuk ke RSUD Polewali, namun korban Meninggal Dunia diperjalanan.

Berdasarkan hasil Visum Adrevertum Puskesmas Campalagian Korban mengalami luka tusuk bagian dada kanan ukuran 2x0,5 cm kedalaman 1,5 cm, 2 Luka tusuk bagian perut kiri bawah, Luka tusuk punggung kiri, Luka tusuk paha kiri, Luka lecet paha kanan, Luka robek pada ibu jari kiri, Luka robek bagian betis kanan.

Kemudian pelaku mengalami luka robek bagian kepala, luka robek pipi kiri, luka robek pada jari kanan. Kini pelaku sudah diamankan di Mapolres Polman, dan korban dibawa ke rumah duka di belakang pasar campalagian.

Laporan  :  Sukriwandi
 

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini