Jumat, 27 Juli 2018

Diskusi Publik Dewan dan Senat Mahasiswa
IAI DDI Polman
POLEWALITERKINI.NET – Dewan Mahasiswa dan Senat Mahasiswa Institute Agama Islam Darud Dakwah Wal Irsyad (IAI DDI) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggelar acara Diskusi Publik bertema “Ideologi Pancasila sebagai Perekat Bangsa dalam Pemilihan Umum”.

Kegiatan dihelat. Jumat, 27/07/2018 di Aula Kampus IAI DDI Polman, menghadirkan pembicara dari Sekretaris Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Polewali Mandar, Alimuddin, S.Pd, M.Pd, Direktur Institute of Research and Democracy, Munawir Ariffin, S.IP, M.I.P dan Ketua Yayasan IAI DDI Polman, DR. H. Anwar Sewang.

Dalam sambutan ketua Panitia pelaksana, Masnama. K, mengatakan, kegiatan ini dilaksanakan agar kita dapat memahami Pancasila bukan hanya sebagai dasar negara, tetapi juga sebagai etika politik.

“Kami mengharapkan bahwa para peserta dalam kegiatan ini dapat memahami bahwa kegiatan ini nantinya dapat memberikan kita pemahaman akan pentingnya Pancasila. Pancasila yang bukan saja sebagai dasar negara, tetapi sebagai etika politik dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara.” Kata Masnama yang juga Ketua Dewan Mahasiswa IAI DDI Polman.

Selain itu, kegiatan yang di buka langsung oleh Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan IAI DDI Polman, Muhammad Arsyad, S.Ag, M.Pd mengharapkan bahwa kegiatan ini merupakan penting bagi mahasiswa dan pemuda.

Alasannya, agar semua bisa mengetahui bahwa akhir-akhir ini ada kelompok yang ingin merubah Pancasila. Sehingga penting bagi mahasiswa untuk selalu memahami masalah Pancasila dan sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

“Dari tema yang diangkat pada kegiatan ini, menghadirkan sebuah pertanyaan mengapa Pancasila harus terus dikaji? Ini agar kita mengetahui bahwa saat ini ada segelintir kelompok kecil di bangsa kita yang ingin merubah ideologi Pancasila. Sehingga kita berharap bahwa peserta yang hadir saat ini dapat memahami kondisi riil Pancasila dan Sistem Politik kita” Ujar Muh. Arsyad.

Arsyad menambahkan, Pancasila sudah sangat Islami dan sudah tepat menjadi ideologi bangsa. Begitupun yang dikatakan oleh umat kristiani maupun hindu di Indonesia, bahwa Pancasila itu sangat agamis dan sangat cocok bagi kehidupan bangsa kita yang majemuk.

“Pancasila itu satu-satunya ideology yang sangat Islami yang ada di dunia ini, agama lain juga mengakui itu, baik agama Kristen maupun Hindu yang ada di Indonesia. Sehingga kita penting untuk mempertahankan Pancasila hingga akhir hayat bahkan hingga dunia ini kiamat.” Ujar Arsyad yang juga Ketua Nahdldtul Ulama (NU) Kabupaten Polewali Mandar sekaligus membuka acara secara resmi.

Kegiatan yang berlangsung meriah ini juga dihadiri oleh UKM Se IAI DDI, perwakilan BEM dan HMJ mahasiswa Unasman, Organisasi ekstra baik PMII dan HMI, serta organisasi pemuda lainnya.

Laporan : NIS

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini