.

.

Selasa, 20 November 2018


POLEWALITERKINI.NET - Masjid Nurut Taubah Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, memperingati maulid Nabi Muhammad SAW 1440 Hijriyah dengan mengambil tema "Menjaga kerukunan umat beragama dan ukhuwah islamiyah dengan suri tauladan nabi Muhammad SAW". Selasa, 20 November 2018.

Turut hadir dalam peringatan maulid ini Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar, Anggota Komisi VIII DPR RI Andi Ruskati, Kepala Kemenag Polman Muliadi, sejumlah pejabat teras Pemprov Sulbar serta ratusan jamaah masjid Nurut Taubah.

Kepala Kemenag Polman, Muliadi dalam sambutannya menyampaikan memperingati maulid nabi merupakan bukti kecintaaan umat kepada rasulullah.

"Bukti kecintaan kita sebagai umat Rasulullah adalah meneladani segala tingkah lakunya." Ungkap Kepala Kemenag Polman, Muliadi.

Ditempat yang sama, Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar menjelaskan, sebagai Gubernur dan Ketua Dewan Masjid Sulbar yang telah dikukuhkan Wakil Presiden Jusuf Kalla ia mengimbau dalam memperingati maulid nabi tidak hanya dijadikan seremonial.

Kata ABM, yang paling utama bagaimana meneladani tabiat rasullullah, sebab, perjalanan hidup manusia penuh dengan proses baik dari sisi kemasyarakatan, sosial dan ekonomi.

"Saya lagi usahakan bagaimana ada Perda perlindungan sosial, supaya bagaimana kita bangun ini daerah menjadi Malaqbiq." Ujar Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Sementara penceramah, KH. Muhammad Yunus Shomad menyampaikan, cara menciptakan hubungan islamiyah yang baik dengan menghindari ketakabburan, kesombongan dan tidak menolak kebenaran.

"Karena kesombongan inilah yang menjadikan anak Adam alahissalam saling baku bunuh, tidak ada yang bisa sombong kecuali Allah SWT." Tutur penceramah, KH. Muhammad Yunus Shomad.

Laporan  :  Z Ramadhana

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini