![]() |
| Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir, menyerahkan bantuan sebanyak 500 bibit pohon alpukat kepada Kelompok Tani Sirumpun. (Foto : FadliAnto). |
PolewaliTerkini.Net - POLMAN - Berada di dataran tinggi dengan tanah yang subur, Desa Kelapa Dua, Kecamatan Anreapi, Kabupaten Polewali Mandar, dinilai memiliki potensi besar untuk dikembangkan sebagai sentra penghasil buah alpukat yang berkualitas.
Untuk mewujudkan harapan tersebut, Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir, menyerahkan bantuan sebanyak 500 bibit pohon alpukat kepada Kelompok Tani Sirumpun setempat. Penyerahan dilakukan pada Rabu, 17 Juni 2026.
Dalam kesempatan itu, Ajbar berdialog langsung dengan para petani guna mendengar aspirasi dan kebutuhan mereka. Salah satu hal yang disampaikan warga adalah perlunya pembangunan jalan usaha tani guna memperlancar distribusi hasil panen.
"Kalau bisa dibuatkan jalan tani pak, biar akses membawa hasil panen lebih mudah." Ujar Umar, salah seorang petani.
Usai mendengar keluhan dan harapan warga, Ajbar secara resmi menyerahkan bantuan bibit tersebut kepada Ketua Kelompok Tani Sirumpun, Muliadi, beserta para anggotanya.
Ajbar menjelaskan, bantuan ini merupakan bagian dari Program Pengembangan Perhutanan Sosial Nusantara (Bang PeSoNa) yang digagas Kementerian Kehutanan.
![]() |
| Anggota DPR RI Fraksi PAN Dapil Sulawesi Barat, Ajbar Abdul Kadir, petani guna mendengar aspirasi dan kebutuhan. (Foto : FadliAnto). |
Program ini memberikan kesempatan bagi kelompok tani untuk mendapatkan dukungan berupa bibit unggul maupun hewan ternak melalui jalur aspirasi, sekaligus bertujuan mewujudkan kelestarian lingkungan.
"Ini akan dimanfaatkan oleh petani di Kelapa Dua untuk pengembangan tanaman alpukat. Saya berharap bibit ini dirawat dan dikembangkan dengan sebaik-baiknya agar tumbuh subur dan berproduksi maksimal. Pasalnya, alpukat memiliki nilai ekonomi tinggi dan pasar yang luas." Tegasnya.
Lebih lanjut, ia menyampaikan harapan besar agar Desa Kelapa Dua kelak mampu menjadi sentra produsen alpukat unggulan di Sulawesi Barat.
"Jika dikembangkan secara profesional, potensi ini akan mampu mengangkat taraf hidup dan meningkatkan kesejahteraan ekonomi seluruh petani di sini." Tambah Ketua DPW PAN Sulbar tersebut.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Sirumpun, Muliadi, menyampaikan terima kasih yang mendalam. Selama ini, mayoritas warga hanya mengandalkan tanaman kakao sebagai sumber penghidupan utama. Kehadiran bibit alpukat ini diharapkan menjadi sumber pendapatan tambahan yang menjanjikan.
"Kami mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan. Semoga tanaman ini tumbuh dengan baik dan kelak dapat memberikan manfaat ekonomi yang lebih besar serta mensejahterakan kami semua." Pungkasnya.
Dengan adanya program ini, diharapkan tercipta keseimbangan antara peningkatan kesejahteraan masyarakat dan pelestarian fungsi lingkungan secara berkelanjutan.
Laporan : Fadlianto


