***...***

.

Minggu, 16 Juni 2019

Pelaksanaan HUT PJI di Kantor Kejari Polewali
HUT PJI di Kantor Kejari Polewali
POLEWALITERKINI.NET – Hari ini Kejaksaan Negeri (Kejari) Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melaksanakan Apel HUT Persatuan Jaksa Indonesia (PJI) Ke 26 bertemakan "Kokohkan Soliditas Untuk Pelayanan Terbaik Bagi Negeri”. Senin, 17 Juni 2019.

Bertindak selaku inspektur upacara Kepala Kejaksaan Negeri Polewali Mandar, Muhammad Ilham Samuda, S.H.,MH menyampaikan sambutan Jaksa Agung RI bahwa tema “Kokohkan Soliditas Untuk Pelayanan Terbaik Bagi Negeri”, cukup relevan dengan kehendak mendorong semangat dan kesadaran untuk mempersembahkan karya terbaik.

Terutama lanjutnya dalam mewujudkan supremasi hukum guna mendukung kemajuan bangsa, yang untuk itu mutlak dibutuhkan kesamaan pola, tempo dan irama, baik pada tataran konsep dan cara dalam berpikir, bersikap maupun pada tahapan praktek pelaksanaan semua program serta kebijakan yang telah digariskan dan diputuskan.

Karena hanya dengan bekal keterpaduan dan keharmonisan dalam sebuah jalinan yang kuat itulah penegakan hukum yang memancarkan sinar keadilan yang berkepastian dan memberikan manfaat bagi masyarakat yang mendambakannya tidak lagi hanya akan tinggal dalam angan dan impian, namun benar-benar akan mampu dihadirkan menjadi sebuah kenyataan.

Dengan demikian, maka tidak ada pilihan lain bagi PJI beserta segenap anggotanya dari saat kesaat secara konsisten dan berkelanjutan, perlu memantapkan tekad, mengerahkan seluruh potensi dan sumber daya organisasi yang dimilikinya.

Berbuat apa yang terbaik yang dapat dilakukan demi menjaga dan mendukung eksistensi lembaga Kejaksaan RI tempat pengabdian bagi para anggotanya, agar menjadi semakin baik, kuat dan terhormat karena kinerja dan prestasinya yang membanggakan.

Terlebih didalam perjalanan praktek penegakan hukum yang menjadi tanggung jawab utama Kejaksaan sekarang ini dan dimungkinkan masih akan terjadi dimasa-masa mendatang tidaklah semakin sederhana dan mudah.

Tergambar dengan adanya berbagai perbuatan kriminal yang terjadi sebagai sebuah ekses yang menyertai praktek kehidupan berdemokrasi di negara kita yang cenderung belum menemukan jati diri yang sesungguhnya.

Bahwa dalam setiap pelaksanaan kontestasi pemilihan, baik pemilihan kepala daerah, presiden dan wakil presiden maupun pemilihan anggota legislatif, kian nampak seringkali diterapkannya praktek “politik identitas”.

Ini membawa dan mengedepankan isue SARA yang hanya sekedar mengejar kepentingan jangka pendek untuk meraih kekuasaan dan kedudukan meski disisi lain disadarinya telah mengundang bahaya yang berpotensi mengancam keutuhan negara dan bangsa.

Belum lagi dengan adanya sementara kelompok yang memiliki paham radikalisme yang berusaha keras memaksakan kehendaknya merobah ideologi dan tata cara bernegara selain Negara Kesatuan Republik Indonesia yang berdasarkan Pancasila.

Begitu pula halnya dengan kemajuan tehnologi informasi yang disalah gunakan sebagai sarana menyebarkan berita-berita bohong atau hoax yang menyesatkan dan ujaran kebencian serta adu domba di tengah masyarakat juga berpotensi mengancam nilai-nilai kebangsaan, kesatuan dan persatuan yang pada akhirnya harus bermuara pada proses hukum.

Sejalan dengan itu, maka keberadaan PJI diharapkan mampu mendorong meningkatkan kapasitas para Jaksa anggotanya agar menjadi penegak hukum yang di dalam mengemban tugas dan kewenangannya selalu mengutamakan integritas, kompetensi dan kapabilitas, selain perlunya pula dilakukan secara terus menerus upaya pengayaan pengetahuan dan wawasan untuk melengkapi kemampuan dan profesionalitas dirinya.

Figur-figur insan Adhyaksa seperti itulah yang kita yakini akan mampu memiliki performa dan sosok yang benar-benar mumpuni, memiliki kemampuan prima yang akan mampu memprediksi, mengantisipasi, dan mengatasi berbagai masalah, persoalan dan problematika yang sedang dan akan dihadapi.

Harapan besar kepada segenap anggota PJI, agar dalam mengemban tugas, fungsi dan kapasitasnya masing-masing selalu dapat menampilkan dan membuktikan diri sebagai Insan Adhyaksa yang baik, teruji, terpuji, dan mumpuni, yang mampu membuat Lembaga yang kita cintai bersama. Kejaksaan RI menjadi sebuah institusi Penegak Hukum yang berwibawa, dihargai, diperhitungkan, dihormati dan dicintai, sebagai modal utama guna dapat meningkatkan kontribusi, andil dan peran dalam setiap upaya membangun negeri.

Dalam gelar apel HUT PJI hadir para Kasi dan Kasubag, yakni Kasi Intelijen, Muhammad Subhan, SH.,MH., Kasi Pidum Sugiharto, SH., Kasi Pidsus Fadly Safaa, SH., Kasi Barang Bukti Sugiyanti, SH., Kasi Datun Yanuar F, SH., dan Kasubagbin Andi Aslam, SH. serta seluruh Jaksa dan Pegawai Tata Usaha Kejari Polman.(***)

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini