*** LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA ***

Senin, 25 Mei 2020

Polisi, TNI dan Warga Desa Sigerang Melakukan Pencarian
POLEWALITERKINI.NET – Dalam upaya pencegahan wabah virus corona atau covid-19 tim Kepolisian Resort Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, membubarkan perkumpulan orang di lokasi judi sabung ayam. Senin (25/05/2020).

BERITA TERKAIT : Warga Sengerang dan Madatte Ditemukan, Warga Luyo Masih Dicari! 

Dalam upaya pembubaran itu dikabarkan 1 orang diamankan dan sekira 50 puluhan orang yang berkumpul berhasil melarikan diri dengan cara melompat dan menyeberangi sungai yang lebarnya sekira 125 meter dan diduga ada 3 orang  tenggelam dan hilang.

Vidio Para Pemain Judi Menyeberangi Sungai

Kapolres Polman, AKBP Ardi Sutriono.,S.I.K mengatakan, pihak Kepolisian melakukan pembubaran dalam upaya pencegahan wabah virus corona. Mengingat imbauan pemerintah sudah disampaikan tidak memberikan ruang berkumpul dimasa pandemi Covid-19.

“Warga pemain judi sabung ayam dan penyedia lokasi masih saja membuka ruang untuk berkumpul. Padahal sudah diimbau untuk tidak berkumpul karena pandemi Covid-19. Ini perintah langsung Presiden.” Kata Kapolres Polman, AKBP Ardi Sutriono.,S.I.K

“Ada perintah dan juga keresahan masyarakat tentang berkumpulnya orang yang di kuatirkan akan menyebarkan covid-19 atau virus corona di lokasi judi ayam.”
Tambah AKBP Ardi Sutriono.,S.I.K.

Gagal Menyeberangi Sungai Polisi Memberikan Pertolongan

Tak hanya itu, kegiatan judi sabung ayam juga melanggar Pasal 303 KUHP tentang judi. Kesimpulannya, kegiatan semacam ini tidak boleh digelar. Tetapi, masih saja ada yang menggelar judi seperti ini.

Pihak gabungan sebelumnya. Senin, 25 Mei 2020 sekira pukul 16.30 Wita melakukan pembubaran di lokasi sabung ayam di Desa Baru, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman. Mengingat jarak dan medan dan berdekatan dengan aliran sungai Malloso mereka pun melarikan diri dengan cara menyeberangi sungai.

“Meski demikian polisi berhasil mengamankan EDI (31 tahun), warga Desa Botto, Kecamatan Campalagian, Kabupaten Polman dan beberapa barang bukti, yakni 5 ekor ayam aduan dan 1 buah tas ransel hitam.” Jelas AKBP Ardi Sutriono.,S.I.K.

Petugas Polisi, TNI, Warga dan Pihak Keluarga Melakukan Pancarian

Namun sekira pukul 18.00 Wita pihak kepolisian Polres Polman memperoleh informasi dari warga sekitar bantaran sungai Maloso, Kecamatan Mapilli bahwa ada sejumlah warga tenggelam setelah melarikan diri dari TKP perjudian di bantaran sungai Desa Baru.

Dari informasi itu polisi kembali ke lokasi sungai Mallosa dan mendapatkan keterangan bahwa warga yang tenggelam ada 3 orang, yakni ZAINUDDIN, warga Desa Sigerang, Kecamatan Mapilli, kemudian SAFARUDDIN Alias SAPA (40 tahun), warga Desa Baru, Kecamatan Luyo, dan ASRAR Alias ACO (21 tahun), warga Jalan Merpati, Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.

Dugaan tenggelamnya warga ini diperkuat dengan keterangan warga setempat, Anwar (34) yang ikut melompat dan menyeberangi sungai Maloso bersama Korban mengatakan, pada saat itu dirinya melihat beberapa pelaku perjudian sabung ayam berenang menyeberangi sungai maloso yang berada tepat di belakang rumahnya.

“Saya melihat dan mendengar SAPA dan sempat meminta pertolongan yang dimana berjarak sekitar 5 meter dari tepi sungai, kemudian saya mencoba membantu dengan mengambilkan kelapa kering sebagai alat bantu berenang namun keburu tenggelam dan menghilang.” Kata Anwar.

Sementara itu menurut ELLO (27 tahun), warga Desa Sigerang yang juga ikut dalam perjudian sabung ayam tersebut mengatakan, dirinya berenang menyeberangi sungai Maloso bersama beberapa temannya saat mencoba melarikan diri namun pada saat sasampainya ditepi sungai ZAINUDDIN sudah tidak terlihat lagi.

Hingga pukul 19.20 wita personil gabungan Polres Polman dan TNI yang dibantu oleh warga setempat dan keluarga korban melakukan pencarian di sepanjang sungai Maloso tempat dimana ketiganya berenang dan kemudian tenggelam.

“Jadi polisi bersama TNI, warga setempat dan keluarga korban dengan menggunakan perahu penyeberangan menyisir aliran sungai dan beberapa petugas lainnya menyusuri bantaran sungai dengan berjalan kaki.” Ujar Kapolres Polman, AKBP Ardi Sutriono.,S.I.K

Laporan  :  Sukriwandi




PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA