GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Senin, 01 Februari 2021

POLEWALITERKINI.NET - Bantuan Kemanusiaan terus mengalir kepada korban pengungsi, pasca gempa bumi berkekuatan 6,2 SR yang menggoncang Majene Mamuju. Mulai dari pihak Dermawan, Swasta dan pemerintah tak terkecuali Badan Narkotika Nasional (BNN) RI.

Bantuan kemanusiaan serta pendistribusiannya telah dilakukan di beberapa titik lokasi pengungsian yang berada di Kabupaten Majene dan Mamuju. Kegiatan Bakti Sosial dan Bakti Kesehatan dipimpin langsung oleh Kepala BNNP Sulbar.

"Bantuan dalam bentuk paket sembako merupakan bantuan langsung Kepala BNN RI yang kami distribusikan kepada masyarakat terdampak bencana alam gempa bumi di Majene dan Mamuju." Kata Kepala BNNP Sulbar, Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto, MSi. Minggu (31/01/2021).

Menurutnya, bantuan kemanusiaan ini menandakan bahwa BNN RI hadir untuk meringankan beban masyarakat khususnya yang paling terdampak bencana gempa bumi.

"Ini adalah bagian dari bentuk kepedulian lembaga pemberantasan Narkotika dalam mengurangi beban masyarakat dan saudara-saudara kita pasca gempa." Sambungnya Brigjen Pol Drs. Sumirat Dwiyanto, MSi.

Sumirat menambahkan, selain pendistribusian bantuan paket sembako BNN melalui BNNP Sulbar juga melakukan pemeriksaan kesehatan gratis, pemberian obat, dan pemulihan psikologis (trauma healing) kepala anak di lokasi pengungsian.

"Jadi, selesai pemberian sembako, bersama Dharma Wanita BNNP Sulbar kami juga melakukan pemeriksaan kesehatan secara gratis, pemberian obat, serta pemulihan psikologis kepada anak-anak yang berada di lokasi pengungsian." Tutur Sumirat.

Sebelumnya kegiatan yang sama juga telah dilaksanakan di kecamatan mamuju yakni di wilayah Desa Sumare dan wilayah stadion manakarra.

"Untuk selanjutnya BNNP Sulbar akan secara berkelanjutan melaksanakan berbagai kegiatan Pendistribusian Bantuan dan Bakti Sosial serta Bakti Kesehatan untuk berpartisipasi dalam meringankan beban Masyarakat yang terdampak Gempa Sulbar Khususnya dalam masa tanggap darurat ini." Tutupnya.

Laporan  :  Sukriwandi


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA