![]() |
| Polisi melakukan Olah TKP akibat dugaan Dikejar Geng Motor di Matakali, korban bahkan sempat menghubungi Keluarga Minta Tolong, Satu Korban Meninggal. (Foto : Ant/Nadi). |
PolewaliTerkini.Net - POLMAN - Dugaan penyerangan oleh sekelompok pengendara motor di Dusun Aka-Aka, Desa Tonrolima, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar (Polman), Sulawesi Barat, menewaskan seorang pemuda dan menyebabkan satu orang lainnya mengalami luka serius.
Kedua korban diketahui bernama Haerul Uman (18) dan Rahman (21), warga Desa Sabang Subik, Kecamatan Balanipa. Peristiwa tersebut terjadi pada Minggu (18/10/2026) sekitar pukul 01.57 Wita, saat keduanya dalam perjalanan menggunakan sepeda motor menuju Kota Polewali.
Kapolsek Wonomulyo, AKP Sandy Indrajatiwiguna, mengungkapkan bahwa berdasarkan kronologi awal yang diterima, kedua korban diduga dikejar sekelompok pengendara motor di tengah perjalanan.
Kelompok tersebut kemudian diduga memepet dan menendang sepeda motor korban hingga keduanya terjatuh. Akibat kejadian itu, Haerul mengalami luka serius dan berada dalam kondisi kritis, sedangkan Rahman mengalami patah tulang pada paha kanan.
Dalam kondisi terluka, Rahman sempat menghubungi anggota keluarganya, Wahida, untuk meminta pertolongan.
Keluarga yang tiba di lokasi mendapati kedua korban tergeletak di pinggir jalan. Keduanya kemudian dibawa ke Rumah Sakit Umum Pratama Wonomulyo untuk mendapatkan penanganan medis.
Karena kondisi korban kritis, keduanya selanjutnya dirujuk ke Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Andi Depu Polewali. Namun, nyawa Haerul Uman tidak tertolong meskipun telah mendapat pertolongan medis.
Polisi melakukan olah TKP. Menindaklanjuti informasi kejadian tersebut, personel gabungan dari Polsek Wonomulyo dan Polres Polman mendatangi lokasi untuk melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP).
Tim gabungan dipimpin Kapolsek Wonomulyo AKP Sandy Indrajatiwiguna bersama Kasat Reskrim Polres Polman AKP Budi Adi, Kasat Intelkam IPTU Haspar, serta tim identifikasi Satreskrim Polres Polman.
Saat ini, kasus tersebut telah ditangani Satreskrim Polres Polman. Polisi masih melakukan penyelidikan untuk mengungkap rangkaian kejadian, mengidentifikasi pihak-pihak yang diduga terlibat, serta memastikan penyebab dan pertanggungjawaban hukum atas peristiwa tersebut.
Identitas terduga pelaku maupun motif kejadian belum dijelaskan dalam informasi yang tersedia. Perkembangan penyelidikan kepolisian diharapkan dapat mengungkap secara terang peristiwa yang merenggut nyawa seorang pemuda tersebut.
Laporan : FadliAnt/Nadi
