Iklan

Anggaran Rp. 1,8 Miliar, Keselamatan Pekerja Proyek Kantor Bupati Polman Dipertanyakan

Jumat, 16 Oktober 2026 | 18:03 WIB Last Updated 2026-10-16T10:13:46Z

Sejumlah pekerja proyek rehabilitasi kantor Bupati Polman tampak tak mengenakan APD. (Foto : Ag).

PolewaliTerkini.Net - POLMAN - Proyek Rehabilitasi Sedang Gedung Negara Tidak Sederhana di Kantor Bupati Polewali Mandar (Polman), Sulbar, menjadi sorotan. 


Pasalnya, sejumlah pekerja terlihat mengabaikan aspek Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3), meski papan informasi K3 terpasang di lokasi proyek.


Proyek yang menelan anggaran Rp. 1,8 Miliar melalui APBD Kabupaten Polman Tahun Anggaran 2026 tersebut memiliki masa pelaksanaan 110 hari kalender dan mulai dikerjakan sejak September 2026.


Berdasarkan pantauan di lokasi, mayoritas pekerja belum menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) sesuai standar keselamatan kerja.


Papan informasi proyek rehabilitasi kantor Bupati Polman tahun 2026. (Foto : Ag).

APD yang semestinya digunakan di antaranya helm keselamatan, sepatu pelindung dan lainnya. 


Kondisi lebih memprihatinkan terlihat pada sejumlah pekerja yang beraktivitas di bagian atap lantai tiga Kantor Bupati Polman. 


Mereka terlihat bekerja tanpa perlengkapan keselamatan yang memadai. 


Bahkan, beberapa pekerja tampak tidak mengenakan baju saat melakukan pekerjaan di ketinggian.


Aktivitas tersebut berisiko menimbulkan kecelakaan kerja, terlebih pekerjaan di bagian atap lantai tiga memiliki potensi bahaya jatuh dari ketinggian maupun tertimpa material bangunan.


Sejumlah pekerja proyek rehabilitasi kantor Bupati Polman tampak tak mengenakan APD. (Vidio : Ag).

Keberadaan papan informasi K3 di lokasi proyek semestinya menjadi penegasan bahwa aspek keselamatan kerja merupakan bagian yang harus diperhatikan dalam pelaksanaan pekerjaan. 


Namun, kondisi di lapangan menunjukkan penerapan keselamatan pekerja masih perlu mendapat perhatian serius.


Selain persoalan penggunaan APD, di lokasi proyek juga tidak terlihat adanya direksi keet atau kantor lapangan sebagai fasilitas pendukung pelaksanaan pekerjaan.


Kepala Bagian Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ) Pemkab Polman, Abd Malik, menjelaskan bahwa proyek tersebut dikerjakan oleh CV Akbar. 


Pekerjaan utamanya meliputi perluasan ruangan dan penggantian rangka atap bangunan Kantor Bupati Polman.


Sejumlah pekerja proyek rehabilitasi kantor Bupati Polman tampak tak mengenakan APD. (Foto : Ag).

"Direksi keet memang tidak ada di RAB, karena kalau tidak ada di RAB memang tidak dibuat." Ujar Abd Malik melalui sambungan telepon. Kamis, 15 Oktober 2026.


Malik menambahkan, kontraktor pemenang tender telah diminta menyiapkan alat pelindung diri bagi para pekerja yang terlibat dalam proyek tersebut.


"Rangka atap ada yang patah, itu mau diganti, dan ruangan Sekda akan ditata ulang dengan memperluas ruangan rapatnya." Pungkasnya.


Meski demikian, pelaksanaan pekerjaan dengan nilai anggaran Rp. 1,8 Miliar tersebut tetap perlu memperhatikan penerapan standar keselamatan kerja. 


Penggunaan APD bagi pekerja, terutama yang bekerja di ketinggian, menjadi aspek penting untuk meminimalkan risiko kecelakaan selama proyek berlangsung.


Laporan : Ag/Sukriwandi 

iklan
Komentar
komentar yang tampil sepenuhnya tanggung jawab komentator seperti yang diatur UU ITE
  • Anggaran Rp. 1,8 Miliar, Keselamatan Pekerja Proyek Kantor Bupati Polman Dipertanyakan

Trending Now

Iklan

iklan