Kamis, 07 September 2017

Kapolres Polman, AKBP Hanny Andika Sarbini S.I.K
POLEWALITERKINI.NET – Aksi penipuan kembali terjadi melalui telepon seluler, penelepon gelap ini meminta uang serta barang berharga dengan mencatut nama Kapolres Polman AKBP Hanny Andhika Sarbini SI.K. Kamis, 7 September 2017.

BERITA TERKAIT : Himbau Masyarakat...! Tipu tipu, Kapolda Sulbar Tak Pernah Meminta Bantuan....

Sejumlah korbannya pun tidak tanggung tanggung mulai dari kepala dinas SKPD, ajudan Bupati hingga Anggota DPRD Polman.

"Iya. dia mengatasnamakan Pak Kapolres meminta uang korbannya yang ditelpon banyak mulai dari anggota DPRD, kepala dinas dan lainnya, para korbannya ini ada yang konfirmasi dan yang tidak makanya kita sudah arahkan korbannya membuat laporan polisi, biar bisa di share di media dan jika ada menagatasnamakan kapolres meminta sekian jangan dipercaya karena itu penipu." Kata AKBP Hanny Andhika Sarbini S.I.K.

Dia menambahkan pihaknya saat ini sementara mengidentifikasi nomor Hp penelepon gelap ini, dan sudah mulai menemukan titik terang keberadaan penelpon.

"Kita sudah mengantongi nomornya namun saat coba dihubungi tidak pernah angkat telponnya, setelah kita menelusuri nomor hp yang bersangkutan dia berpindah pindah kota tapi dia berada di daerah jawa." Ungkap Kapolres Polman, AKBP Hanny Andika Sarbini S.I.K.

Selain itu, kata Hanny, untungnya sejauh ini para korban belum ada yang mengakomodir permintaan penelpon.

"Belum ada laporan kerugian tapi kalau dimintai sesuatu sudah ada. Motifnya banyak ada yang dipanggil ingin karena ada yang mau dibicarakan khusus. Minta uang dan pinjam uang." Ungkapnya.

Meski demikian, si penelepon gelap sudah menghubungi ajudan bupati untuk meminta nomor HP sejumlah pejabat di lingkup Pemkab Polman.

"Ajudan bupati sudah ditelepon menanyakan nomor telpon pak Kadis tertentu dengan alasan pak kapolres pertanyakan." jelas Hanny Andhika.

Menurutnya, lantaran kejadian tersebut sudah ada staf DPRD yang mendatangi langsung Mapolres Polman untuk konfirmasi kebenaran ucapan penelepon gelap.

"Akhirnya ada staf DPRD datang ke kantor katanya diperintahkan mempertanyakan kebenaran si penelpon,  terus saya bilangi jangan sampai percaya karena Kapolres tidak pernah minta minta gini." Tandas AKBP Hanny Andhika Sarbini S.I.K.

Laporan  :  Z Ramadhana.