POLEWALITERKINI.NET - DPD PAN bersama jajaran kepengurusan beserta para legislator Polman, telah melakukan konferensi pers. Senin sore (27/03/2017). Sejumlah langkah strategis menjadi sikap politik PAN menuju Pilbup Polman 2018.

Dalam sambutannya, ketua DPD PAN Polman, Ajbar Abdul Kadir, kembali menegaskan komitmen PAN dalam pendidikan politik.

PAN ingin menciptakan pendidikan politik bagi masyarakat dan itu akan kami mulai di internal partai. Demokrasi pada hakikatnya adalah ruang dan kesempatan berdinamika dalam politik. Karena itu, pintu partisipasi aktif harus dibuka selebar-lebarnya.” Ungkap Ajbar.

Ajbar menegaskan bahwa PAN akan membuka kesempatan kepada semua kader untuk maju dalam Pilbup 2018.

Pilbup Polman 2018 adalah kesempatan bagi PAN untuk mewujudkan transisi demokrasi untuk lebih maksimal. Karena itu, seluruh jarajaran pengurus, satu suara untuk mengusung kader internal. Nanti pada Rakerda PAN bulan Mei 2017, kita akan kerucutkan pilihan kepada satu nama saja. Dengan dukungan ribuan pengurus dan kader, kita akan kerucutkan kepada 1 figur untuk selanjutnya kita teruskan ke DPP.” Katanya.

Senada dengan Ajbar, Sekretaris DPD  Polman, Jamar JB, dalam pembacaan sikap politik PAN.

PAN Polman membuktikan dirinya sebagai partai besar dengan menjadi pemenang kedua Pileg 2014 lalu. Mempertimbangkan itu, maka  partai sudah bulat akan mengusung kader internal untuk maju baik sebagai Cabup ataupun Cawabup pada Pilbup Polman 2018 mendatang.” Tegas Jamar.

Jamar juga menjelaskan serangkaian mekanisme dan tahapan menuju finalisasi figur kader yang akan diusung PAN.

PAN akan bersikap profesional dan proporsional. Kita akan membuka kesempatan kepada semua kader untuk mendaftarkan diri.  Termasuk kepada figur luar kader, tentunya melalui mekanisme dan tahapan.” Tutup legislator senior Polman tersebut.

Laporan  :  Mns

Editor      :  Sukriwandi
Ilustrasi
POLEWALITERKINI.NET – Kepala Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 4 Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kartini mengatakan untuk dapat berjalan sejumlah kegiatan operasional sekolah terpaksa berutang di toko. Senin (27/03/2017).

Kata Kartini terutama barang yang mengunakan alat tulis menulis. Sebab dana BOS belum cair dibulan ini.

"Beruntunglah pihak toko mau diambil dulu barang untuk digunakan dalam operasional sekolah dengan ketentuan bila BOS cair akan dibayarkan, dan Jika tidak berutang sejumlah program sekolah berhenti." Kata Kartini.

Hal yang sama juga disampaikan pihak SMPN 2 Wonomulyo. Adam. Dia katakan, belum jelasnya kapan dana BOS cair membuat sekolahnya berutang dari alumni untuk membiayai kegiatan sekolah sementara aga program bisa berjalan. Seperti pembuatan soal ujian sekolah dari guru bidang studi.

"Sumber pembiayaan sekolah dari dana BOS yang belum cair hingga beberapa hari memasuki bulan April 2016, maka meminta bantuan dana dari alumni SMPN 2 Wonomulyo." Kata Adam.

Sementara itu, Kepala Sekolah Menengah Atas Negeri (SMAN) 3 Polewali, Buharnuddin menjelaskan bahwa saat ini sekolahnya berutang dimana untuk membiayai kegiatan pendidikan di sekolah hingga ratusan juta rupiah.

Langkah ini terpaksa dilakukan, karena sudah tidak dana yang dimiliki sekolah, sementara kegiatan sekolah harus tetap jalan.

"Semua dana BOS sudah terpakai sesuai porsi kegiatannya. Dan dana BOS sudah cair pada awal  bulan Maret ini. Tetapi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar belum ada penyampaiannya kapan cair. Sehingga berutang kepada siapa saja." Ujar Burhanuddin.

Laporan  :  Nadi

Editor      :  Sukriwandi
Wakil Ketua II DPRD Polman. Amiruddin S.H
Bersama Advokat Muda Polman
Advokat Muda Polman Minta Amiruddin S.H
Maju di Pilbup Polman 2018
Advokat Muda Polman Siap Kawal Pilbup Polman 2018
POLEWALITERKINI.NET - Sejumlah Advokat muda Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mendorong salah satu figur partai PKB yang juga alumni fakultas hukum UMI Makassar. Amiruddin S.H. untuk maju di pemilihan Bupati Polman periode tahun 2018- 2024.

Amin Sangga S.H.MH. salah satu Advokat Polman yang juga sekaligus ketua partai PKPI Polman. saat ditemui bersama kelompok Advokat muda mengungkapkan bahwa sudah saatnya figur pemimpin Polman diambil dari praktisi hukum serta harus bersih dari kasus hukum.

"Kami para Advokat disini sepakat mendorong Amiruddin S.H maju di pilbup Polman 2018, karena beliau adalah figur yang bersih dari masalah hukum dan bisa menerapkan penegakan hukum di masyarakat." Ujar Amin Sangga, saat ditemui minggu 26 Maret 2017 di Warkop KPK Pekkabata.

Pada kesempatan itu, Abdul Kadir SH Ketua LBH Sulawesi Barat menjelaskan bahwa Polman dalam beberapa tahun terakhir sangat banyak permasalahan hukum yang ditemukan di masyarakat tetapi dalam penanganannya banyak tidak berjalan maksimal karena terbentur masalah anggaran perlindungan hukum khususnya bagi warga tidak mampu.

"Olehnya itu kami berharap dengan hadirnya pemimpin yang mengerti hukum tentu akan menghindari terjadinya permasalahan hukum di masyarakat, maka disini peran serta pemerintah daerah sangat penting dalam melakukan penganggaran penanganan hukum bagi masyarakat miskin atau kurang mampu." Kata Abdul Kadir S.H.

Sementara itu, Wakil Ketua II DPRD Polman. Amiruddin, menanggapi hal ini dengan kepala dingin, ia menjelaskan obsesi partai politiknya telah lama menargetkan kadernya akan ikut berkompetisi pilkada Polman 2018.

"Saya secara pribadi berterima kasih atas dukungan teman teman dari para pengacara Polman ini,  jika memang masyarakat menginginkan saya siap maju." Kata Amiruddin S.H.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor      :  Erwin Setiawan
Ilustrasi
POLEWALITERKINI.NET - Sebanyak 8 Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, gagal mengikuti Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) tingkat SMP pada April 2017 mendatang. Senin (27/03/2017).

Gagalnya Sejumlah SMP mengikuti UNBK Tahun 2017 disebabkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dispibuk) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terlambat mengirim usulan sekolah yang disediakan UNBK ke Kementerian Pendidikan RI di Jakarta.

Ke 8 SMP yang gagal adalah SMPN 1 Polewali, SMPN 4 Polewali, SMPN 1 Wonomulyo, SMPN 2 Wonomulyo, SMPN 3 Wonomulyo, SMPN 5 Wonomulyo, SMPN 1 Campalagian dan SMPN 1 Tinambung.

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Polman. Andi Farial Patajangi mengakui terlambat mengirim data sekolah tingkat SMP peserta UNBK ke pusat, menyebabkan 8 sekolah gagal melaksanakan UNBK tahun 2017.

Dia mengaku sebelumnya sudah sosialisasikan oleh Dispibuk Polman ke sejumlah SMP baik negeri dan swasta di kabupaten Polman.

"8 sekolah SMP gagal ikut UNBK dari 10 SMP diusulkan ke Kementerian Pendidikan RI, di Polman. Karena semestinya data sekolah SMP diusulkan UNBK pada Desember 2016 lalu. Namun Kabid Pengajaran Dispibuk Polman baru mengirim pada Januari 2017 lalu." Kata Andi Parial Patajangi.

Delapan SMP, lanjutnya, gagal UNBK sebenarnya siap ikut UNBK, dengan mengunakan sarana dan prasarana UNBK beberapa Sekolah Menengah Atas (SMA) atau Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) yang dekat dari sekolah SMP yang melaksanakan UNBK. Sebab UNBK SMA lebih dulu dari pada SMP.

"Petunjuk teknis UNBK untuk SMP, diperoleh mengunakan UNBK sekolah lain. Jika tidak lengkap sarana dan  prasarana UNBK di sekolah bersangkutan." Sebut mantan Kepala Badan Pemerdayaan Masyarakat Polman.

Ditambah, pengelolaan SMPN sudah ditangani Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Sulbar mulai tahun ini. Sehingga bukan lagi wewenang Dispibuk Polman untuk mengurus pengelolaan SMP.

"Sebenarnya soal pengelolaan SMP sudah diambil alih Dinas Pendidikan Provinsi, termasuk pelaksanaan ujian nasional baik UNBK maupun UN manual mengunakan lembaran soal." Tutupnya.

Laporan  :  Nadi

Editor      :  Sukriwandi
Kiri, Kepala UPTD Sport Center, M Saleh dan Gambar
Penimbunan Proyek Penataan 
Aktivitas Proyek Sport Center Polman
Lokasi Sport Center Ditimbun Untuk Penataan
POLEWALITERKINI.NET - Kawasan Sport Centre Areal Madatte, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terus dibenah seperti yang terpantau pada. Sabtu, 25 Maret 2017 tampak banyak  kendaraan proyek yang  keluar masuk dengan memuat  bahan  material bangunan berupa timbunan.

Menurut  kepala UPTD Sport Centre. Muhammad Saleh menjelaskan kawasan sport centre ini akan  ditata menjadi taman, dia menggambarkan bahwa nantinya dalam kawasan ini akan terdapat beberapa bangunan seperti Gazebo untuk tempat rekreasi serta sarana olahraga yang dapat digunakan oleh masyarakat beraktivitas olahraga.

Pembangunan kawasan ini juga tidak akan merubah konsep awal yang telah ada sebelumnya, seperti lapangan basket dan pepohonan yang sudah ada dan telah tumbuh di kawasan ini tetap akan ada dan dijaga sebagai pohon pelindung. Katanya

Nanti dikawasan ini tempat yang kosong yang tidak berfungsi akan dibuatkan Gazebo untuk bersantai. Sementara kawasan sport centre juga akan tetap terbuka setiap hari untuk umum dan tetap buka pukul pukul 22.00 wita.

Soal kawasan ini ia  mengimbau agar semua pengunjung tetap dapat  menjaga kebersihan dalam kawasan.

Kawasan ini tetap buka untuk umum hingga pukul 10 malam namun ia harapkan agar setiap pengunjung dapat menjaga lokasi agar jangan digunakan remaja untuk berpesta miras dan sebagainya.” Tegas Muhammad Saleh S.H.

Dia tambahkan, baru baru ini kawasan sport centre mendapatkan kucuran dana sebesar Rp 4.52 Milyar dana tersebut langsung dari kementerian pekerjaan umum yang diambil dari dana APBN.

Pekerjaan proyek ini dimulai tanggal, 22 Februari hingga 22 Juli 2017, denah lama waktu pekerjaan 150 hari proyek ini dilaksanakan oleh PT Alam Lintas Indonesia dan dalam pendampingan Tim TP4D Kejari Polman.” Ucapnya.

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi
.
loading...

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...