SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018

Haerul, Lansia Hidup Sebatang Kara
Ibu Nurhayati Tetangga Haerul Memberikan Keterangan
Kepada Wartawan
Tampak Rumah dan Pekarangan Tempat Kakek Haerul 
POLEWALITERKINI.NET - HAERUL (63 tahun), begitulah sapaan akrab pria lanjut usia (LANSIA) ini bertahan hidup di rumah tua reot yang berantakan dan nyaris ambruk selama belasan tahun, Jumat 21 April 2017.

Haerul menetap sebatang kara di rumah miliknya di Lingkungan Perumtel, Kelurahan Madatte, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dengan kondisi sangat memprihatinkan. 

Bagaimana tidak sebagian besar dinding rumah kayunya bantuan PNPM-Mandiri Perkotaan 2008 telah lapuk terkelupas. Atapnya tidak dilengkapi plafon dan sudah banyak yang rusak sehingga bocor ketika hujan turun. 

Belum lagi ditambah ketiadaan listrik dan MCK (Mandi, Cuci, Kakus) yang memaksanya buang hajat di dapur bagian dalam rumahnya. HAERUL pun harus merambat untuk dapat bergerak, atau setidaknya untuk buang air besar dan kecil karena sakit lutut dan kaki yang dideritanya.

Begitupun dengan isi rumah serta dapurnya seperti panci dan wajan berbaur dengan sejumlah pakaian dan barang-barang rongsokan miliknya. Bahkan untuk makan dan minum sekalipun ia hanya mengandalkan uluran tangan dari tetangga serta orang orang lewat di depan rumahnya, itu pun saat mengeluh sakit perut.

"Nanti makan itu adapi bantuan tetangga ala kadarnya, ndak bilang bilang dia itu bapak kalo lapar i, lewat paki lagi baru di liat i sakit pale perutnya, sekalinya ditanya mangngapai (KENAPA?) bilang mi andangnga mande tori (SAYA BELUM MAKAN KASIHAN).” Kata NURHAYATI tetangga samping rumah Haerul.

BACA : BUPATI POLMAN BENTUK KOMDA LANSIA...! APA SAJA TUGAS MEREKA? SIMAK YUK.....

Dimasa mudanya Kakek HAERUL adalah seorang petani penggarap kebun milik orang lain serta mempunyai seorang istri dan dikaruniai seorang anak laki laki yang sudah lebih dahulu menghadap ilahi, olehnya jika kakek HAERUL sakit, tetangganya NURHAYATI segera menghubungi bidan Puskesmas terdekat.

"Dulunya ia petani menggarap kebun milik orang, dia juga punya dua saudara kandung namun keduanya juga sudah meninggal, keponakannya berdomisili di Koni Koni ji ada tapi jarang datang." Ungkap Nurhayati.

Ditempat yang sama, kakek HAERUL saat ditemui dengan suara agak parau menjelaskan bahwa dirinya tidak mengerti bahasa indonseia ia pun menjawab pertanyaan WARTAWAN dengan menggunakan bahasa mandar, mengaku sejak ada penyakit mendera tubuhnya, ia sudah tak bisa banyak bergerak.

"Diang ana' u mesa tommoane masae mi mate tori (ADA ANAKKU 1 LAKI LAKI SUDAH LAMA MENINGGAL), jari apa muande allo allo pua? (JADI APA KITA MAKAN SEHARI HARI, PUA?), biasa diang pole nabawanganga ande (BIASA ADA ORANG YANG BAWA MAKANAN), mua andang boi diang pole mappuasa ma tori (KALAU TIDAK ADA BAWA MAKANAN, SAYA TIDAK MAKAN, SAYA PUASA)." Ujar kakek HAERUL terbata bata saat diwawancarai dengan mengenakan pakaian PNS (PEGAWAI NEGERI SIPIL) berlogo Kabupaten Polmas sumbangan tetangganya.

Sementara itu di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sudah terbentuk Komisi Daerah Perlindungan Lansia, saat pelantikan Ir. Nasir Adam, MMA juga menyampaikan bahwa di Kabupaten Polewali Mandar sekira 400 lansia dan 4.588 orang mau lansia. Untuk kategori lansia tak produktif berusia 60 tahun keatas. Mereka akan mendapatkan perhatian dan penanganan oleh Komda Lansia kedepan.

Laporan  :  Z Ramadhana

Editor     :  Sukriwandi


Nasdem Segera Deklarasikan AIM Sebagai Cabup 2018
Mendatang
POLEWALITERKINI.NET - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Nasional Demokrat (Nasdem) segera deklarasikan pertahana Bupati Polman Andi Ibrahim Masdar, maju kembali bertarung Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada), 27 Juni 2018 mendatang. Hal itu sampaikan Wakil Ketua DPP Partai Nasdem Akbar Faizal, usai konsolidasi partai. 

"Ketua DPW Partai Nasdem Sulbar Andi Ibrahim, segera deklarasi dan rapat akbar sebagai calon kepala daerah pertama di Kabupaten Polman. Saat ini tinggal menunggu surat keputusan dari Ketua Umum DPP Partai Nasdem, Suriya Paloh  sebagai calon kepala daerah usulan Nasdem." Kata anggota DPR RI.

BACA  : MAHAR POLITIK PARPOL PENGUSUL DITOLAK...! AIM BUTUHKAN APA? SIMAK...  

BACA  : KPU RENCANAKAN 171 DAERAH AKAN MENGIKUTI PILKADA 2018. Mana saja? Ini Daftarnya 

Akbar menyebutkan berdasarkan koordinator pemengan pemilu partai Nasdem untuk Pilkada Polman, hanya membutuhkan konsolidasi partai Nasdem dalam melaksanakan garis-garis perjuangan partai. 

Apalagi lanjutnya Andi Ibrahim Masdar sudah mulai bergelriya di sejumlah titik di Kabupaten Polman yang selama menjadi Bupati Polman, kurang dikenal dan dinikmati program pembangunannya.

BACA  :  BENARKAH GOLKAR MENANTANG AIM Di PILBUP POLMAN 2018? 

Bahkan Andi Ibrahim kembali merangkul semua masyarakat yang kalah di Pilkada Sulbar, 15 Februari 2017 lalu, untuk persatu mewujudkan pembangunan di Kabupaten Polman. 

"Andi Ibrahim sudah bergerak medekati semua elemen masyarakat dari dua bulan lalu mengalang kekuatan bersiapkan diri maju habis-habisan Pilkada Polman. Saat ini struktur partai Nasdem lagi terus mebumikan Andi Ibrahim dengan berbagai kegiatan, seperti lomba pancuan kuda, pertandingan sepak bola dalam liga mahasiswa Nasdem." Tatar mantan pengurus Partai Hati Nurani Rakyat.

Laporan  :  Nadi

Editor     :  Sukriwandi





POLEWALITERKINI.NET - JAKARTA - KPU RI sudah menetapkan tanggal pencoblosan Pilkada Serentak 2018 yaitu pada tanggal 27 Juni 2018. Rencananya, ada 171 daerah yang mengikuti Pilkada 2018. Mana saja?

Tahapan Pilkada serentak 2018 akan dimulai 10 bulan sebelum hari pencoblosan. Itu berarti tahapan dimulai Agustus 2017.

"Kemarin sudah kita ambil keputusan sementara untuk Pilkada serentak 2018, itu jatuh pada 27 Juni. Jadi setelah lebaran." Kata Komisioner KPU Pramono Ubaid Tantowi di Jalan Nyimas Melati, Kota Tangerang. Kamis (20/4/2017) seperti dikutip news.detik.com.

BACA : NASDEM SEGERA DEKLARASIKAN ANDI IBRAHIM MASDAR

BACA  : MAHAR POLITIK PARPOL PENGUSUL DITOLAK...! AIM BUTUHKAN APA? SIMAK...   

Pilkada serentak tahun 2018 akan lebih besar daripada Pilkada sebelumnya. Sebanyak 171 daerah akan berpartisipasi pada ajang pemilihan kepala daerah tahun depan.

BACA  :  BENARKAH GOLKAR MENANTANG AIM Di PILBUP POLMAN 2018? 

Dari 171 daerah tersebut, ada 17 provinsi, 39 kota, dan 115 kabupaten yang akan menyelenggarakan Pilkada di 2018. Beberapa provinsi di antaranya adalah Jawa Barat, Jawa Tengah, dan Jawa Timur. 

BERIKUT 171 DAERAH YANG MENGIKUTI PILKADA 2018:

17 PROVINSI, yakni Sumatera Utara, Riau, Sumatera Selatan, Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tenggara, Maluku, Papua, Maluku Utara. Total: 

39 KOTA, yakni  Kota Serang, Kota Tangerang, Kota Bengkulu, Kota Gorontalo, Kota Jambi, Kota Bekasi, Kota Cirebon, Kota Sukabumi, Kota Bandung, Kota Banjar, Kota Bogor, Kota Tegal, Kota Malang, Kota Mojokerto, Kota Probolinggo,Kota Kediri, Kota Madiun, Kota Pontianak, Kota Palangkaraya. 

Selanjutnya Kota Tarakan, Kota Pangkal Pinang, Kota Tanjung Pinang, Kota Tual, Kota Subulussalam, Kota Bima, Kota Palopo, Kota Parepare, Kota Makassar, Kota Bau-bau, Kota Kotamobagu, Kota Sawahlunto, Kota Padang Panjang, Kota Pariaman, Kota Padang, Kota Lubuklinggau, Kota Pagar Alam, Kota Prabumulih, Kota Palembang, Kota Padang Sidempuan.

115 KABUPATEN, yakni Kab Aceh Selatan, Kab Pidie Jaya, Kab Padang Lawas Utara, Kab Batu Bara, Kab Padang Lawas, Kab Langkat, Kab Deli Serdang, Kab Tapanuli Utara, Kab Dairi, Kab Indragiri Hilir, Kab Merangin, Kab Kerinci, Kab Muara Enim, Kab Empat Lawang, Kab Banyuasin, Kab Lahat, Kab Ogan Komering Ilir. 

Kab Tanggamus, Kab Lampung Utara, Kab Bangka, Kab Belitung, Kab Purwakarta, Kab Bandung Barat, Kab Sumedang, Kab Kuningan, Kab Majalengka, Kab Subang, Kab Bogor, Kab Garut, Kab Cirebon, Kab Ciamis, Kab Banyumas, Kab Temanggung, Kab Kudus, Kab Karanganyar, Kab Tegal, Kab Magelang. Kab Probolinggo, Kab Sampang, Kab Bangkalan, Kab Bojonegoro, Kab Nganjuk, Kab Pamekasan, 

Kab Tulungagung, Kab Pasuruan, Kab Magetan, Kab Madiun, Kab Lumajang, Kab Bondowoso, Kab Jombang, Kab Tangerang, Kab Lebak, Kab Gianyar, Kab Klungkung, Kab Lombok Timur, Kab Lombok Barat, Kab Sikka, Kab Sumba Tengah, Kab Nagekeo, Kab Rote Ndao, Kab Manggarai Timur, Kab Timor Tengah Selatan. 

Kab Alor, Kab Kupang, Kab Ende, Kab Sumba Barat Daya, Kab Kayong Utara, Kab Sanggau, Kab Kubu Raya, Kab Pontianak, Kab Kapuas, Kab Sukamara, Kab Lamandau, Kab Seruyan, Kab Katingan, Kab Pulang Pisau, Kab Murung Raya, Kab Barito Timur, Kab Barito Utara, Kab Gunung Mas, Kab Barito Kuala, Kab Tapin. 

Kab Hulu Sungai Selatan, Kab Tanah Laut, Kab Tabalong, Kab Panajam Pasut, Kab Minahasa, Kab Bolmong Utara, Kab Sitaro, Kab Minahasa Tenggara, Kab Kep Talaud, Kab Morowali, Kab Parigi Moutong, Kab Donggala.

Kab Bone, Kab Sinjai, Kab Bantaeng, Kab Enrekang, Kab Sidereng Rappang, Kab Jeneponto, Kab Wajo, Kab Luwu, Kab Pinrang, Kab Kolaka, Kab Gorontalo Utara, Kab Mamasa, "KAB POLEWALI MANDAR", Kab Maluku Tenggara, Kab Membramo Tengah, Kab Paniai, Kab Puncak, Kab Deiyai, Kab Jayawijaya, Kab Biak Numfor, Kab Mimika.(*)




Ilaria, warga Italia yang ke datang untuk menemui Dzulfikar,
kekasihnya asal Batang. Foto Tribunjateng.com
Foto : Wakapolres Tulis Polres Batang datangi rumah Dzulfikar
di Batang saat ada Ilaria gadis Italia yang akan menikahi
Dzulfikar setelah kenalan di Facebook.
(Tribun Jateng/Humas Polres Batang)
POLEWALITERKINI.NET - Zaman teknologi saat ini memungkinkan orang berjodoh setelah berkenalan di media sosial Facebook meski berbeda latar belakang dan jarak.

Hal itu dialami ILARIA, gadis asal ITALIA yang nekat datang menenumi DZULFIKAR, pemuda yang tinggal di Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Wanita berkulit putih asal ITALIA dan cowok Batang, Jawa Tengah itu berkomunikasi melalui Facebook yang kemudian saling jatuh cinta. Mereka berniat melanjutkan ke jenjang pernikahan.

ILARIA datang ke Batang pada 18 April 2017, dan langsung menuju Desa Tragung, Kecamatan Kandeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Maksud dan tujuan ILARIA ke Indonesia untuk bertemu DZULFIKAR karena mengaku sudah merasa cocok akhirnya mereka sepakat akan mengadakan pernikahan.

Hal ini juga sudah disampaikan ke orangtua ILARIA di Italia. Pada intinya mereka menyetujui rencana pernikahan sepasang muda mudi beda negara tersebut. 

"Selama 2 tahun saya mengumpulkan uang bekerja di sebuah restoran di Italia hanya untuk datang ke Indonesia." Kata ILARIA.

KEDATANGAN ILARIA MENGUNDANG PERHATIAN POLISI

Atas kedatangan wanita warga negara asing itu, aparat kepolisian segera memantau dan mengecek aktivitasnya.

Wakapolsek Tulis Polres Batang Iptu Agus Windarto bersama tiga anggota melaksanakan pengecekan langsung ke Desa Tragung, Kecamatan Kendeman, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.

Kegiatan ini dilaksanakan karena adanya informasi dari masyarakat bahwa ada orang asing yang datang ke desa tersebut.

"Sebelumnya kita berkoordinasi terlebih dulu di Balai Desa Tragung. Hal ini dilakukan untuk mengetahui visi dan misinya datang ke Indonesia dan apa tujuannya." Kata Wakapolsek, sebagaimana rilis Humas Polres Batang yang dikirim ke tribunjateng.com. Jumat (21/4/2017).

Setelah berkoordinasi bersama perangkat desa Tragung Wakapolsek Tulis IPTU AGUS WINDARTO langsung menuju ke rumah tersebut. Di sana Wakapolsek bersama 3 anggotanya disambut dengan baik oleh tuan rumah.

Pemantauan dan pengawasan Warga Negara Asing (WNA), ini sangat diperlukan kepedulian dan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat. Maka perlu dilakukan pengecekan terhadap Warga Negara Asing (WNA) untuk pendataan terkait ke imigrasian terutama warga yang berada di daerah pedesaan.

"Bahkan hari ini ILARIA sudah bisa makan kates (pepaya) dan tempe. ILARIA itu bisa bahasa Inggris dan Italia. Sedangkan DZULFIKAR otodidak belajar bahasa Inggris." Terang Abdika. (*tribunjateng/humas polres batang/abdika/polewaliterkini.net/wandi)


POLEWALITERKINI.NET – Pihak Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, merilis upaya evakuasi mobil pengangkut tangki GAS LPG 13000 KG yang terbalik pada hari Sabtu subuh, 22 April 2017 sekitar pukul 04.50 wita.

Kasat Lantas Polres Polman. AKP Eduard Steffry A.T, S.I.K mengatakan, pihak petugas gabungan TNI/POLRI telah melakukan evakuasi dengan melibatkan Tim Pemadam Kebakaran (DAMKAR) dengan menurunkan armada di lokasi kejadian Laka Lantas.

Mobil tangki GAS LPG 13000 KG ini masih ada isinya, bisa saja meledak jika tak dilakukan dengan benar dan hati-hati. Evakuasi itu dilakukan dengan menggunakan alat berat excavator stanby Armada Damkar.” Ungkapnya.

Sebelumnya mobil tangki GAS Elpiji Nopol B 9552 SEI dikemudikan SUPARDI (25) mengalami kecelakaan tunggal dengan menabrak sebuah gardu dan terbalik di jalan Poros Majene tepatnya di Desa Tamagalle, Kecamatan Balanipa, Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Menurut pengemudi SUPARDI, mobil truk bergerak dari arah Makassar menuju Mamuju, sampai di TKP mobil B 9552 SFB menghindari mobil dari arah depan namun tsk diketahui nomor polisinya, sehingga mobil elpiji oleng ke kanan dan masuk diselokan kemudian menyusur selokan kurang lebih 15 M dan menyambar gardu penjualan.

Pihak Kepolisian Lalu Lintas Polres Polman menduga sementara kecelakaan tunggal ini disebabkan kelalaian sopir atau karena sopir mengantuk. Meski kondisi kendaraan terbalik dilaporkan tidak ada korban.(*)
Camat Mapilli, Andi Afandi Rahman
POLEWALITERKINI.NET – Raih berbagai hadiah, Andi Afandi Rahman, berikan apresiasi kepada Tim Penggerak PKK Kecamatan Mapilli.

Prestasi di ulang Tahun Hari Kesatuan (HKG) TP PKK Kabupaten Polewali Mandar ke 45, Mapilli Raih hadiah berbagai lomba dalam Acara tersebut.

Kata Andi Afandi Rahman, meski 2017 ini belum meraih juara umun namun prestasi kaum ibu diajang lomba tingkat kabupaten sudah cukup membanggakan, yakni juara 1 lomba senam menyingkirkan 15 kecamatan lainnya yang ikut acara lomba.

Selain itu, juga juara 2 Defile, juara Harapan 1 Vocal group, juara harapan 2 desain busana dan harapan3 lomba cipta menu ikan. Ungkap Andi Afandi Rahman.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Editor      :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net

Berita Populer

loading...