SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

27/05/17

Polisi Mintai Keterangan Pemilik Apotik 
Karyawan Apotik Khadija Dimintai Keterangan Oleh Polisi 
Jenis Obat Yang Disita Polisi
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peredaran obat tanpa ijin di Apotik yang diduga milik salah satu Kepala Puskesmas dan suaminya salah satu Kepala Kantor Pos di Polman. Sabtu, 27 Mei 2017.

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak Kepolisian Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terkait ditemukannya obat atau jamu gemuk GINSENG KIANPI PIL sebanyak 93 Dos dan jamu stamina pria AFRIKA BLACK ANT 4 Dos di APOTIK KHADIJAH di Jalan Brawijaya, Kecamatan Wonomulyo. Jumat, 26 Mei 2017 sekitar jam 14.30 wita.

Polisi dalam Operasi Tangkap Tangan telah menemukan dan menjual atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar dilakukan oleh karyawan APOTIK KHADIJA inisial BRL, umur 23 tahun, yakni ginseng kianpi pil, sebanyak 93 dos, obat kuat africa black ant, sebanyak 4 dos, kwitansi penjualan kianpi pil sebanyak 1 lembar.

Atas kejadian ini Karyawan Apotik KHADIJA inisial BRL dan pemilik Apotik inisial YSN, alamat Jalan Brawijaya, Kelurahan Sidodadi dan suaminya inisial M TMR, yang bekerja sebagai Kepala Kantor Pos disalah satu Kecamatan di Polman digelandang Ke Kantor Polres Polman.

Atas perbuatannya, ketiganya bakal terancam Pasal 197 Undang-undang Tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.(*)


POLEWALITERKINI.NET - Berdasarkan hasil sidang Isbat penentuan awal Ramadhan 1438 H / 2016 M oleh Kementerian Agama RI malam ini menetapkan 1 Ramadhan jatuh pada malam ini sehingga besok. Sabtu 27 Mei 2017 sudah mulai puasa. 

Mengawali bulan suci Ramadhan, Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar (AIM) melaksanakan sholat tarawih pertama di Masjid Agung Syuhada Kelurahan Pekkabata, Kecamatan Polewali.

Pada kesempatannya Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar di hadapan Jemaah Masjid Raya Agung Syuhada usai melaksanakan Shalat Isya secara berjamaah mengajak seluruh masyarakat menyambut bulan ramadhan dengan meningkatkan ketakwaan. 

Selain itu Bupati Polman menyampaikan 10 pesan moral kepada masyarakat, yakni pertama mengajak seluruh warga polewali mandar saling maaf memaafkan dan membersihkan jiwa dari segala dosa. 

Kedua seluruh masyarakat yang menjalankan ibadah puasa menyiapkan diri secara spritual dengan memperbanyak ibadah, yakni membaca Alquran, berdzikir, berdoa dan sebagainya.

Ketiga, memanfaatkan bulan ramadhan dan memutuskan, meninggalkan semua perbuatan yang bisa menimbulkan dosa dihadapan Allah SWA.

Keempat, melaksanakan serta meningkatkan kewajiban Zakat kepada Lembaga Badan Amil Zakat yang dikelolah pemerintah melalui Baznas Kabupaten Polman agar bisa menjadi kekuatan Finansial dalam usaha memperbaiki kehidupan sosial ekonomi serta menyantuni anak fakir miskin dan kaum dhuafa. 

Kelima, meminta masyarakat polewali mandar, sulawesi barat, untuk selektif menonton tayangan Televisi, membuka Facebook, ngobrol melalui WA yang dapat mengurangi pahala puasa dalam bulan ramadhan.

Keenam, menghimbau agar tak menyia-nyiakan kesempatan dengan perbuatan yang tidak bermanfaat dan mencelakakan diri sendiri dengan balapan liar, bermain petasan yang bisa merusak persatuan.

Ketujuh, bulan puasa jangan dijadikan alasan mengurangi produktivitas kerja karena alasan lapar dan dahaga, namun jadikanlah ibadah puasa sebagai dorongan meningkatkan etos bekerja agar bernilai ibadah dan mendapatkan pahala besar disisih Allah SWA.

Kedelapan, kepada pemilik restoran minuman dan makanan tak menjual yang dapat menganggu masyarakat yang menjalankan ibadah puasa.

Kesembilan, kepada para ulama, tokoh masyarakat, petugas agar menjaga kemanan dan menyampaikan pesan-pesan menyejukkan dan menghindari perbedaan pendapat dalam melaksanakan ibadah puasa.

Kesepuluh, kepada para Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintahan Polewali Mandar, atas Surat Edaran tentang penetapan jam kerja yang dikurangi pada bulan ramadhan, meminta agar tidak menjadikan alasan itu untuk bersantai dan bermalas-malasan.

Laporan  :  Sukriwandi



Tepidana Anak Ikuti Ujian Semester Akhir di Lapas
Kelas IIB Polman
POLEWALITERKINI.NET – Salah satu siswa KELAS X Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) di Campalagian, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, inisial M (16) terpaksa mengikuti Ujian Akhir Semester di Lembaga Pemasyarakatan (LAPAS) Kelas IIB.

Siswa ini sebelumnya tersandung kasus persetubuhan anak di bawah umur di Pappang 1, Kecamatan Campalagian, Polman, dan telah divonis 1 tahun 10 bulan subsider Pelatihan kerja 4 bulan oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Polewali.  

Sub Seksi Bimbingan Klien Anak Bapas Polman. Iin Amrina bersama Peksos dari Kementerian Sosial RI. Ichsan melakukan pendampingan dan berkoordinasi dengan pihak sekolah untuk memastikan terpidana anak ini terpenuhi haknya mendapatkan pendidikan.

"Meskipun menjalani pidanya, tapi haknya untuk mendapatkan pendidikan menjadi keharusan, kewajiban yang diatur dalam Undang-undang terhadap 10 hak hak anak." Kata Iin Amrina.

Selain itu para terpidana anak sejak proses penyidikan hingga putusan pengadilan, menjalani hukuman dan lepas dari Rumah Tahanan Negara wajib diberikan pembinaan awal, lanjutan dan akhir.

"3 item ini harus memastikan anak terpenuhi haknya, memastikan anak tidak melakukan pelanggaran selama melaksanakan pidanya dan memastikan anak kembali kemasyarakat dan dapat diterima dengan baik." Ujar Sub Seksi Bimbingan Klien Anak Bapas Polman. Iin Amrina.

Laporan  :  Sukriwandi

Ketua LSM Mitra Lingkungan Hidup, Asri
POLEWALITERKINI.NET – Ketua PAN Polewali Mandar, Ajbar Abdul Kadir meminta maaf kepada aktivis Lingkungan atas baliho atau Foster yang terpasang dengan memaku pohon kayu (Pohon pelindung) di sepanjang jalan di Labasang Wonomulyo dan sekitar Polewali.

Meski demikian, Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) masih mempertanyakan alasan gambar Ketua PAN masih terpasang hingga kini. Semestinya ketika minta maaf paku paku yang tertancap di pohon sepanjang jalan dicabut.

Demikian disampaikan Ketua LSM Mitra Lingkungan Hidup, Syamsir alias Asri saat dihubungi lewat via Telepon. Kamis malam (25/05/2017). 

Kami tidak masuk dirana Panwas maupun pemerintah daerah karena kami ini LSM lingkungan ini jelas jelas merusak karena pohon pelindung yang ada tertancap paku jelas batang pohon itu akan infeksi dan bisa mengakibatkan pertumbuhan pohon terhambat dan bahkan pohon bisa mati, maka untuk itulah kepada pemegang kekuasaan terkait pemasangan gambar bisa menertipkan.” Kata Syamsir yang akrab dipanggil Asri.

Ativis Lingkungan Hidup ini menyadari bukan gawenya untuk melakukan penertiban, seruan ini untuk mengajak seluruh masyarakat agar bisa menjaga kelestarian lingkungan dengan cara menjaga pohon dan tidak melakukan pengrusakan.

Jelas kalau tidak ada teguran akan banyak calon calon memasang di tempat yang sama dengan menggunakan paku ukuran 5 centimeter. Kalau ini sampai terjadi tentu kota teduh calon peraih Adipura tidak akan bisa diraih.” Ungkap Asri.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Editor      :  Sukriwandi

26/05/17

Lima Perwira Jajaran Polda Sulbar Sertijab
Sertijab Dipimpin Kapolda Sulbar
POLEWALITERKINI.NET – Jajaran Kepolisian Daerah (POLDA) Sulawesi Barat (SULBAR) Pagi ini menggelar Serahterima Jabatan (SERTIJAB) Dir Lantas, Kabid Propam, Kapolres Polman dan Mamasa. Jumat , 26 Mei 2017.

Penempatan pada Jabatan baru ini berdasarkan Keputusan KAPOLRI NMR. 475/IV/2027 28 APRIL 2017.

Serahterima Dirlantas KOMBES DADAN Kepada KOMBES M. RUDY SYAFIRUDIN SIK S.H yang sebelumnya menjabat Yutor Utama Lemcikpol sementara Pejabat Lama KE STIK Lemdikpol.

Kemudian AKBP MINARTO SIK sebelumnya bertugas sebagai Kapolres Barru kejabatan Baru sebagai Kabid Propam POLDA Sulbar

AKBP ADI WIJAYA SIK sebelumnya menjabat Kapolres Polewali Mandar (Polman) ke Jabatan baru sebagai Kapolres Kendal, Jawa Tengah.

Sementara itu Kapolres Baru Polman dijabat AKBP HANNY ANDHYKA SARBINI SIK SH MH yang sebelumnya menjabat Kapolres Mamasa dan AKBP SUHENDRO SIK Jabatan Kasubbag Lat Ops Korbrimob menggantikan Kapolres Mamasa.(*)





POLEWALITERKINI.NET – Pihak Kepolisian Polres Mamuju, Polda Sulawesi Barat, memeriksa salah satu Wanita berstatus Mahasiswa penumpang Bis Liman tujuan Makassar – Palu diperkirakan meninggal di mobil saat perjalanan.

Dalam rilis Kepala Bidang Humas Polda Sulbar, AKBP Hj. Mashura, kejadian ini. Rabu, 23 Mei 2017 sekitar pkl 05.40 wita pihak Kepolisian mendapatkan Laporan di depan Mako Polres Mamuju dan diketahui bahwa salah seorang penumpang Bis Liman No PoL DD 7777 AC jurusan Makassar – Palu Meninggal Dunia.

Belakangan diketahui bahwa Korban Ismawati, umur 21 tahun, pekerjaan Mahasiswi, alamat Dusun Beru-beru, Kecamatan Kalukku, Kabupaten Mamuju, Sulawesi Barat.

Ismawati adalah penumpang Bis Liman yang dikemudikan Rustam, 36 tahun, islam, alamat Jalan A. Jemma No 17 Desa Soroako, Kecamatan Nuha, Kabupaten Luwu Timur, Provinsi Sulawesi Selatan.

Menurut Sopir Korban diketahui telah meninggal dunia pada saat bis berada di SPBU Simbuang Kabupaten Mamuju. Korban diduga dalam keadaan sakit karena mengeluarkan darah dan lendir pada bagian mulutnya.

Untuk kepentingan penyelidikan, pihak Satuan Reskrim Polres Mamuju membawa Jenazah ke RSUD Kabupaten Mamuju untuk dilakukan otopsi.(*)


POLEWALITERKINI.NET - Dalam rangka menyambut Bulan suci Ramadhan berbagai kegiatan mulai dilakukan oleh kelompok pemuda-pemudi Polman, seperti Festival Musik Acoustik Religi di Wonomulyo.

Mereka memiliki inisiatif dengan melaksanakan kegiatan positif dalam menyambut Bulan Ramadhan yang insya allah akan kita jemput di minggu ini. Selasa, 23 Mei 2017.

Selaku penanggung jawab penuh kegiatan Festival Musik Acoustik Religi di Wonomulyo. Abd Hafid menyampaikan bahwa kegiatan ini terlaksana hasil inisiasi bersama yang digodok dalam waktu 2 minggu. 

Meskipun waktunya sangat singkat tak dan para penyelenggara berstatus pelajar serta minim pengalaman tak menghambat sukseskan kegiatan Festival Musik Acoustik Religi.

Melalui momentum ini kami memiliki harapan agar apa yang kami lakukan ini paling tidak menjadi contoh di masyarakat dan dikalangan pemuda khususnya teman-teman yang menjadi peserta dengan group band tetap mengasah bakat dibidang musik pastinya.” Kata Abd Hafid.

Ucapan terimakasih kepada pihak pemerintah kecamatan, Danramil dan pihak kepolisian serta masyarakat yang ada di Wonomulyo yang merespon sangat baik dan positif kegiatan Festival Acoustic Religi yang terlaksana di pelataran Alun-alun Wonomulyo. 

Sebanyak 10 peserta dan keputusan para dewan juri mengeluarkan "Simponi Band" sebagai juara ke 3, "Kuker Band" sebagai juara ke 2, dan "Nilam Star Band" keluar sebagai juara 1 dengan lagu yang dibawakan para finalis, yakni 1 lagu nuansa religius dan 1 lagu bebas. 

Para finalis juga diwajibkan menyanyikan 2 lagu dalam performancenya. Tutup Ucuk pelajar disalah satu SMA di Wonomulyo sekaligus Ketua Panitia.(*)


Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...