SIAPA CALON BUPATI POLMAN 2018



PERINGATAN...! "Pasang CCTV sebelum terlambat..."

29/05/17

  • Senin, Mei 29, 2017
  • GROUP MEDIA BAKRI CENTRE
  • No comments
Hari Ini YSN Diperiksa Didampingi 3 Orang
Penasehat Hukum
Karyawan Apotik Hari Ini Tampak Terlihat di Ruangan
Narkoba Polres Polman
POLEWALITERKINI.NET – Hari ini pihak Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kembali memeriksa YSN, pemilik Apotik Khadijah yang juga menjabat sebagai Kepala Puskesmas di Kecamatan Polewali. Senin (29/05/2017).


Di ruangan Reskrim Narkoba, tampak terlihat 3 orang Penasehat Hukum (PH) insial YSN berada disisi kanan saat pemeriksaan sedang berlangsung. Berdasarkan informasi yang dihimpun polisi hari ini akan melakukan pemeriksaan kepada YSN dan Suaminya TMR.


Kasat Narkoba Polres Polman. AKP Made Silpa Yudiawan S.H saat dikonfirmasi mengatakan, pihaknya masih melakukan pemeriksaan terhadap BRL penjaga toko saat itu. 

Dan hari ini kita periksa ibu Hj. YSN dan Pak TMR. Hingga saat ini pemeriksaan masih berlangsung nanti kalau ada perkembangan kita laporkan hasilnya.” Ungkap AKP Made Silpa Yudiawan.


Dia tambahkan, jika mengacu pada Undang-undang Kesehatan para pelaku jika terbukti dapat dijerat Pasal 197 Nomor 36 dengan ancaman pidana maksimal 15 tahun penjara.

Laporan  :  Gazali

Editor     :  Sukriwandi

Wakil Ketua II DPRD Polman, Amiruddin S.H Perlihatkan
Tempat Dimana Emas Tersimpan
Polisi Lakukan Olah TKP di Kamar
Wakil Ketua II DPRD Polman, Amiruddin S.H
POLEWALITERKINI.NET – Rumah milik Wakil Ketua II DPRD Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Amiruddin S.H yang berada di jalan poros Kampung Tangnga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polman, dibobol maling. Akibatnya perhiasan nilainya sekira Rp 170 Juta atau 300 Gram seketika raib.

"Iya memang benar, Pak Amiruddin tadi melaporkan kecurian sejumlah perhiasan emas seberat 300 gram, total kerugian ditaksir kurang lebih Rp 170 juta." Ungkap KBO Reksrim Polres Polman. IPTU Mustakim.

Dari informasi yang diterima, pemilik rumah Amiruddin legislator dari fraksi PKB ini kaget melihat perhiasan emas miliknya tiba tiba lenyap dari tempatnya. hal ini, baru diketahui saat istrinya hendak memakai perhiasan ketika ingin melayat ke rumah duka kerabatnya.

"Ini emas saya simpan semua di lemari kecil dalam kamar, emas andalan semua yang hilang dari arab, lucunya emas imitasi disampingnya tidak hilang, nanti di tahu kalau hilang waktu saya dan istri mau melayat ke rumah Pak Syarifuddin." Ujar Amiruddin S.H.

Anehnya, barang-barang berharga Amiruddin yang berada dirumahnya masih tetap utuh tidak ada yang hilang, ia pun curiga pelaku pencurian sudah mengetahui persis kondisi dan situasi rumah.

"Hand phone dan uang yang tergeletak tidak ada yang diambil, begitupun barang elekronik lainnya serta jam tangan yang terletak disamping lemari tempat emas juga tidak lenyap, saya menduga pelaku sudah menargetkan curiannya hanya emas saja." Kata Amiruddin S.H.

Dia menduga pelaku pencurian masuk kedalam rumah pada saat rumah ditinggal kosong karena ia dan keluarga pergi shalat tarawih berjamaah di masjid yang tak jauh dari rumahnya.

"Pada saat itu kan hujan deras waktu malam tarawih pertama, jadi saya sekeluarga naik mobil ke mesjid, mungkin pencurinya masuk lewat pagar depan yang tidak terkunci karena bagian belakang rumah sudah saya pagar tembok." jelas Amiruddin S.H.

Saat ini Tim penyidik dan Identifikasi dari Reskrim Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, masih melakukan penyelidikan dan mengumpulkan keterangan dari beberapa orang saksi di sekitar rumah korban.

Laporan  :  Gazali

Editor      :  Sukriwandi




POLEWALITERKINI.NET Terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) peredaran obat tanpa ijin di Apotik Khadija di Jalan Brawijaya, Wonomulyo, Polman, berikut hasil wawancara pemilik Apotik yang juga salah satu Kepala Puskesmas di Kecamatan Polewali. Senin, 29 Mei 2017.

BACA : JUAL OBAT TANPA IJIN EDAR…! KEPALA PUSKESMAS DI POLMAN BERURUSAN POLISI

Sebelumnya pihak Kepolisian Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menemukan obat atau jamu gemuk GINSENG KIANPI PIL sebanyak 93 Dos dan jamu stamina pria AFRIKA BLACK ANT 4 Dos di APOTIK KHADIJAH di Jalan Brawijaya, Kecamatan Wonomulyo. Jumat, 26 Mei 2017 sekitar jam 14.30 wita.




Terkait temuan itu pemilik Apotik Khadija, inisial YSN mengatakan, awalnya pihak Kepolisian mendatangi Apotik miliknya dan menemukan obat sehingga dirinya dipanggil ke Mapolres Polman. Berikut hasil wawancara dengan pemilik Apotik.

Awalnya didatangi begitu saja di Apotik. Jenis obat apa yang kita jual? Jamu China. Ibu pesan dimana? Biasa ada yang bawa itu dari Makassar, biasa kita dibawakan, tapi kan banyak yang cocok. Ini fungsinya obat apa ibu Hajja? Bikin gemuk (Jamu).” Kata Pemilik Apotik YSN kepada wartawan.

BACA : OBAT TANPA IJIN EDAR...! HARI INI PEMILIK APOTIK DAN SUAMINYA DIPERIKSA POLISI.... 

Selain itu pihak Kepolisian Satuan Narkoba Polres Polman, juga menemukan obat stamina atau vitalitas pria, meski belakangan pemilik Apotik inisial YSN mengaku untuk dikonsumsi suaminya.

Penyidik polisi juga menemukan obat kuat yang didapati? Itu kan awalnya saya yang pake sama keluarga, banyak yang pesan, teman apa. Obat Pria. Untuk ejakulasi dini ia? Bukan bikin kuat saja stamina, bikin semangat.” Ungkap YSN saat bincang di ruangan Satuan Narkoba Polres Polman.

YSN juga mengatakan, obat kuat pria yang ditemukan polisi dia dapatkan dari penyuplay yang datang ketempatnya seperti Sales-sales.

Tapi barang ini kita dapatkan darimana ibu Hajja? Orang yang biasa datang bawa, jadi kalau kita anu berobat apa itu Sales-sales.” Ungkap YSN.

Pemilik Apotik yang juga Kepala Puskesmas di Kecamatan Polewali menyadari jika apa yang dilakukan melanggar Undang-undang  Kesehatan.

Apa yang kita jual itu melanggar Undang-undang Kesehatan ia? Tahu. Kok Hajja berani jual? Kan bapak yang pesan diatas bukan saya yang begitu Bapak. Kita tidak periksa barangnya kalau melanggar? Bukan masalah diperiksanya, tapi kan suka, pake. Oh dia konsumsi sendiri? cocok, kemudian ada yang pesan, teman sendiri banyak yang pake.” Ujarnya.(*)

28/05/17

Buapati Polman Kunjungi Rumah Warga Yang Roboh 
Tampak Depan Rumah Herman
Tampak Rumah Dari Sudut Kanan Belakang
Rumah Tampak Dari Sudut Kiri Belakang
POLEWALITERKINI.NET – Hari pertama ramadhan, salah satu rumah warga di Jalan Durian, Lingkungan Tanro Timur, Kelurahan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, roboh karena material bangunan khususnya tiang sudah rapuh.

Menyikapi hal, Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Andi Ibrahim Masdar langsung turun ke Lokasi melihat kondisi yang dialami warganya. Karena tak memiliki sertifikat dan bangunan berdiri di tanah orang lain Bupati meminta untuk mencari lokasi tanah miliknya dan akan dibantu hingga layak untuk dihuni.

Kepala Kelurahan Polewali, Stephanus Buntu Madika mengatakan korban Rumah Roboh di jalan Durian mendapat Bantuan penuh dari Bapak Bupati Polewali Mandar dengan memberikan bantuan Pembangun kembali rumahnya. 

Terima kasih bapak Bupati Polman, Alhamdulillah pak Bupati memberikan bantuan penuh kepada korban rumah roboh di jalan durian. Rencananya besok mulai dikerjakan di lokasi milik korban. Rumah yang dibangun sebuah rumah permanen.” Kata  Stephanus Buntu Madika. 

Sedianya Bupati Polman ingin membangunkan rumah milik pasangan Herman (34) dengan Mirnawati (27) dan Aliya Adibasapra (3) di lokasi Robohnya bangunan, namun terkendala kepemilikan tanah yang tercatat milik orang lain sehingga akan dibangun di lokasi rumahnya di Pakkandoang.

Bupati akan memberikan bantuan mulai dari Batu Pondasi, Batu Bata, Pasir, Kerikil, Timbunan, Besi, Papan dan Atap. Sedianya pekerjaan rumah korban ingin dilaksanakan di TKP, Tetapi terkendala Karena lokasi tanah tersebut bukan milik korban.

Jadi pak Bupati menanyakan apakah ada lokasi ta yang lain yang memang milik ta, Katanya ada pak bupati di Pakkandoang Desa Kuajang.” Kata Herman kepada Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar.

Sementara itu Fasilitator Bedah Rumah Kelurahan Polewali, Sukriwandi mengatakan, program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) atau bedah rumah dari Kementerian Perumahan Rakyat layaknya semua di Kelurahan Polewali mendapatkan, namun terekendala kepemilikan tanah yang dibuktikan dengan surat.

Kalau bukan karena syarat mutlak kepemilikan tanah,  pasti di polewali mandar ini sudah banyak yang menerima manfaat bedah rumah.” Kata Sukriwandi

Laporan  :  Admin.


POLEWALITERKINI.NET - Pembakaran tempurung kelapa milik warga asing di Palippis Kecamatan Balanipa yang tidak memiliki izin itu telah 7 tahun lamanya  beroperasi, namun tak mendapat tindakan dari pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.


Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dinilai kecolongan dengan adanya perusahaan asing yang beroperasi tidak mengantongi izin dan rekomendasi dari dinas terkait. 

Kepala Bidang Penegakkan dan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Polman, Muh Yasin mengakui  bahwa dalam  persoalan ini pihaknya sudah kecolongan dalam hal  pengawasan dan penegakan aturan.  

Dia akui bahwa terdapat  salah satu perusahaan Asing yang telah 7 tahun beroperasi di Polman namun tidak mengantongi izin operasi.

Izin operasi yang dimiliki itu hanya izin dari provinsi dan Jakarta, yakni Izin Kerja Tenaga Asing  (INTA) yang diterbitkan di jakarta dan izin operasinya di provinsi. Itu tidak benar secara aturan harus diterbitkan di Kabupaten Polman tempat dia beroperasi.” Ujar Muhammad Yasin Saat ditemui diruangannya. Rabu (24/05/2017).

Muhammad Yasin lanjutkan, dengan adanya laporan itu pihaknya akan melakukan penindakan terhadap perusahaan tersebut untuk segera dilakukan penutupan.

Sebelumnya pihak Satpol-PP telah menemui pemilik perusahaan dan mempertanyakan legalitas keberadaannya. Meski dia mengaku izin operasinya tersisa 6 bulan namun petugas tetap melakukan pemeriksaan dokumen dan ternyata masih tersisa 1,5 tahun. 

Izin operasinya yang dikantongi perusahaan  Asing iktu keluar dan diterbitkan oleh Pemerintah Provinsi. Lagalitas yang dimiliki tentu tak bersesuaian dengan aturan karena perusahaan ini beroperasi di Kabupaten Polewali Mandar.

Selain itu pemilik Perusahaan ditengarai memperlihatkan IMB palsu. Pihak penyidik Satpol-PP akan melakukan penelusuran siapa yang telah mengeluarkan IMB palsu itu.

Untuk sementara pihak Satpol PP telah melakukan pengambilan beberapa dokumen penting perusahaan, yakni sub foto copy  Situ, Siup dan ada juga yang disebut- sebut izin prinsip namun pihaknya  tidak melihat izin yang dimaksud.” Sebut yasin yang didampingi kepala seksi pembinaan dan pengawasan perda Yusuf S.H.

Pihak penyidik PPNS Satpol PP juga sudah melakukan pemanggilan terhadap pemilik perusahaan namun berhalangan karena ke surabaya. Pihaknya juga akan melakukan koordinasi dengan instansi terkait dan menunggu instruksi dari pimpinan.

Dia sayangkan, adanya Perusahaan Asing pembakaran tempurung kelapa yang kabarnya dipimpin oleh orang KOREA, 7 tahun beroperasi di kabupaten polman secara ilegal dan tak satupun ada izin yang mendukung perusahaan ini. Selain itu selama beroperasi perusahaan ini juga tidak pernah memberikan kontribusi ke daerah.

7 tahun lamanya beroperasi di kecamatan Balanipa tepatnya di Palippis tidak pernah memberikan PAD di Polman untuk itu perusahaan ini harus kami tutup karena tempatnya juga tidak layak.” Ujar Yasin.

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi

27/05/17

Bupati Polman Angkat Bicara Terkait Peredaran Obat
Tanpa Ijin
Jenis Obat Yang Disita Polisi
Dua Jenis Obat Itu Ditemukan Polisi di Apotik Khadijah
Apotik Khadijah Farma
POLEWALITERKINI.NET – Terkait ditemukannya jenis prodak obat bertuliskan huruf china oleh Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, yang ditengarai milik salah satu Kepala Puskesmas dan suaminya salah satu Kepala Kantor Pos di Polman. Sabtu, 27 Mei 2017.


Bupati Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar mengatakan, mengharap kepada seluruh Apotik yang menyimpan dan menjual obat-obat keras dan tak berizin, illegal masuk ke Indonesia harus dihindari, karena produk di dalam Negeri banyak juga yang lebih bagus digunakan.

Saya mengharapkan kepada seluruh Apotik yang menjual obat-obat yang tidak ada izinnya illegal masuk ke Indonesia dihindarilah, obat kita di Indonesia kan banyak, bagus dan bisa dipake. Di Indonesia ini apa lagi yang tidak ada semuanya sudah ada.” Kata Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar.

BACA : TERKAIT OBAT TANPA IJIN EDAR…! INI KATA PEMILIK APOTIK KHADIJA WONOMULYO.....

Bupati juga menegaskan kepada seluruh Pengelolah Apotik dan toko Obat yang ada di Polewali Mandar, agar patuh Kepada aturan Kemenkes yang sudah ada.

Jadi saya harapkan kepada semua, untuk Apotik – apotik supaya patuh kepada aturan Kemenkes, jangan kita bertentangan dengan aturan Kementerian Kita. Karena siapa lagi yang mau didengar kalau bukan Pemerintah kita.” Harap Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar usai melaksanakan sholat Tarawih di Masjid Agung Syuhada. Jumat malam, 26 Mei 2017.

BACA : OBAT TANPA IJIN EDAR...! HARI INI PEMILIK APOTIK DAN SUAMINYA DIPERIKSA POLISI....

Dia tambahkan, bahwa kedepan di Polewali Mandar, semua Pengelolah Apotik dan Toko Obat agar menjadi solusi bagi masyarakat untuk mengobati penyakitnya hingga sembuh dan sehat kembali.

Semua Apotik ini supaya bisa kembali mengikuti aturan main yang diatur UU kesehatan, bagaimana Apotik itu menjadi toko Obat untuk menyehatkan manusia dan bukan sebaliknya yang membuat manusia itu sakit.” Kata Andi Ibrahim Masdar.

Terkait sanksi yang akan diberikan kepada pemilik Apotik yang kebetulan pemiliknya adalah salah satu Kepala Puskesmas di Polewali Mandar, Bupati mengatakan akan mempelajari terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan itu.

Terkait sanksi Nanti kia lihat, saya pelajari dulu seperti apa persoalannya. Saya belum tahu dan baru saya tahu ini.” Kata Bupati Polewali Mandar, Andi Ibrahim Masdar.(*)
Polisi Mintai Keterangan Pemilik Apotik 
Karyawan Apotik Khadija Dimintai Keterangan Oleh Polisi 
Jenis Obat Yang Disita Polisi
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Satuan Reskrim Narkoba Kepolisian Resort Polewali Mandar, Sulawesi Barat, tengah melakukan penyelidikan dan penyidikan terkait peredaran obat tanpa ijin di Apotik yang diduga milik salah satu Kepala Puskesmas dan suaminya salah satu Kepala Kantor Pos di Polman. Sabtu, 27 Mei 2017.

BACA : TERKAIT OBAT TANPA IJIN EDAR…! BUPATI POLMAN MINTA SEMUA APOTIK IKUTI ATURAN….

Berdasarkan data yang dihimpun dari pihak Kepolisian Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terkait ditemukannya obat atau jamu gemuk GINSENG KIANPI PIL sebanyak 93 Dos dan jamu stamina pria AFRIKA BLACK ANT 4 Dos di APOTIK KHADIJAH di Jalan Brawijaya, Kecamatan Wonomulyo. Jumat, 26 Mei 2017 sekitar jam 14.30 wita.

BACA : TERKAIT OBAT TANPA IJIN EDAR…! INI KATA PEMILIK APOTIK KHADIJA WONOMULYO.....

Polisi dalam Operasi Tangkap Tangan telah menemukan dan menjual atau mengedarkan sediaan farmasi yang tidak memiliki ijin edar dilakukan oleh karyawan APOTIK KHADIJA inisial BRL, umur 23 tahun, yakni ginseng kianpi pil, sebanyak 93 dos, obat kuat africa black ant, sebanyak 4 dos, kwitansi penjualan kianpi pil sebanyak 1 lembar.

BACA : OBAT TANPA IJIN EDAR...! HARI INI PEMILIK APOTIK DAN SUAMINYA DIPERIKSA POLISI.... 

Atas kejadian ini Karyawan Apotik KHADIJA inisial BRL dan pemilik Apotik inisial YSN, alamat Jalan Brawijaya, Kelurahan Sidodadi dan suaminya inisial M TMR, yang bekerja sebagai Kepala Kantor Pos disalah satu Kecamatan di Polman digelandang Ke Kantor Polres Polman.

Atas perbuatannya, ketiganya bakal terancam Pasal 197 Undang-undang Tentang Kesehatan dengan ancaman 15 tahun kurungan penjara.(*)

Berita Paling Populer

Football Live Scores

Standings provided by Polewali Terkinipolewaliterkini.net

loading...