Selasa, 22 Mei 2018

KPU Gelar Debat Publik di Pilkada Polman
Kedua Paslon Berjalan Memasuki Gedung Gadis
Pekkabata Polman
POLEWALITERKINI.NET – Debat Kandidat. Senin 21 Mei 2018 di Gedung Gadis, Keluarahan Pekkabata, Kecamatan Polewali, Kabupaten Polewali Mandar, Privinsi Sulawesi Barat, berlangsung aman dan terkendali.

BERITA TERKAIT : Subhanallah...!!! Sapaan Kakanda - Adinda Warnai Debat Publik Pilkada Polman 2018... 

Debat dua pasangan calon Bupati, yakni Paslon 1 Salim S Mengga - Marwan dan Andi ibrahim Masdar - HM Natsir Rahmat, sukses lewat Moderator Yuyun Husni Jamaluddin, hanya saja kondisi sound sistem ruangan gadis sedikit kurang terdengar dari belakang akibat.

Dua orang Legislator PAN, Jamar Yasin Ba'du dan Akbar Abdul Kadir pada kesempatan itu mengatakan, acara ini terkemas cukup bagus, hanya saja suara sound kadang lenyap sehingga penyampaian 2 pasangan Calon Bupati kurang terdengar.

Dalam paparan misi dan visinya kedua paslon mengundang pertanyaan dan jawaban masing masing, seperti jawaban paslon Salim S Mengga ketika AIM pertanyakan kondisi Polman pasca kepemimpinan.

Salim S Mengga yang juga putra Mantan Bupati ini menjawab jujur bahwa Bumi tipalayo ini maju tetapi belum signifikan. Kata mantan Anggota DPR RI dari PARTAI Demokrat kekurangnya masih tinggi Starting akibat gizi buruk.

“Data yang yang ada apa yang disampaikan itu sesuai data yang diperlihatkan ketua tim Relawan bahwa data dari Kementerian tentang Starting itu Polman terenda di Sulbar.” Katanya.

Suasana debat publik kandidat ini sempat membuat geger kubu pendukung AIM BeNAR saat Marwan menyambung visi misi Paslon 1 yang terhenti dibacakan oleh Salim S Mengga akibat kesalahan teknis Sound Sistim tiba tiba suaranya lenyap.

Meski demikian Microphone Marwan masih terdengar bagus, hanya saja terdengar gemuruh tak terelakan ketika wakil Salim S Mengga ini mengatakan bidang pertanian ke depan akan menghasilkan sekali panen 20 Ton Per hektar.

Penyampaian itu jadi pertanyaan terutama model dan metode yang digunakan untuk menghasilkan sekali panen 20 ton per hektare. Dalam jumpa Pers AIM BeNAR di Poskonya di Jalan Todzilaling Pekkabata, AIM mengatakan bibit sudah bagus dari badan Atom kerjasama kementerian Pertanian, sangat setengah mati mencapai 10 ton per hektare apa lagi ini sampai 20 Ton ini tidak rasional. kata AIM.

Debat kandidat berakhir sesuai target 90 menit dan berlangsung aman dan terkendali, kesiapan pengaman pihak Kepolisian Resort Polman, Satuan Brimob, dan Kodim 1402/Polmas jadi alasan kedua kubu terkendali.

Tim pendukung Salim S Mengga - Marwan lebih dulu tinggalkan gedung Gadis, sementara Tim AIM BeNAR memilih berfoto bersama di atas panggung.

Paslon AIM BeNAR juga memilih jalan kaki keluar dari Gedung menuju jalan poros Mamasa, membelok jalan Mr Muh Yamin melewati pasar Sentral membelok ke jalan Todzilaling yang diikuti sejumlah anggota Timnya.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Babinsa Turun Sawah Motivasi Petani Tambah Luas Tanam
Salah Satu Cara Jaga Stabilitas Pangan Babinsa Motivasi
Petani di Polman dan Mamasa
POLEWALITERKINI.NET – Dalam suasana ramdhan 1419 Hijria tak menyurutkan semangat Prajurit TNI khususnya Bintara Pembina Desa (Babinsa) Jajaran Kodim 1402/Polmas. Mereka melakukan pendampingan pertanian ajak petani menambah luas tanam. Minggu (20/05/2018).

Melalui siaran persnya Komandan Kodim 1402/Polmas Letkol Arh Dedi Setia arianto mengatakan, pendampingan para Babinsa merupakan upaya bersama menciptakan stabilitas nasional, mensukseskan program swasembada pangan khususnya di 2 kabupaten, yakni Polman-Mamasa.

“Dipimpin para Danramilnya, Anggota Babinsa baik di Kabupaten Polman maupun Mamasa selalu memaksimalkan pendampingan untuk pencapaian target Luas Tambah Tanam (LTT).” Kata Dandim Letkol Arh Dedi Setia Arianto.

Meski sedang berpuasa lanjutnya, semangat para Babinsa dengan penuh kesadaran turun ke sawah untuk mendorong dan mengajak para petani untuk segera mengolah lahan pertanian agar target Luas Tambah Tanam (LTT) dapat terealisasi.

“Kehadiran Babinsa ditengah para petani ibarat vitamin penambah darah bagi para petani, kehadiran Babinsa membuat para petani semangat dan termotivasi untuk segera melakukan pengolahan lahan dan penanaman.” Jelas Letkol Arh Dedi Setia Arianto.

Ia juga berharap, kepada seluruh penyuluh pertanian  agar bersama-sama dengan Babinsa di lapangan dalam menggugah dan memotivasi para petani untuk mengolah lahannya.

“Mari kita sama-sama bersinergi sehingga lebih efektif dalam bekerja untuk meningkatkan Luas Tambah Tanam (LTT) demi suksesnya swasembada pangan nasional.” Harap Dandim.

Tentu kita sangat berharap upaya peningkatan luas tambah tanam ini bisa didukung oleh semua pihak, PPL ,Babinsa dan petani hendaknya bersinergi secara maksimal untuk mendukung upaya tersebut.

Dia menambahkan, percepatan luas tambah tanam akan mudah dicapai apabila ada peningkatan kerja sama dan sinergi antara petani, PPL dan Babinsa yang setiap hari ada di lapangan.

Selain itu, Bati Ter Kodim 1402/Polmas, Serka Muhammad Ilham menyampikan bahwa target Luas Tambah Tanam (LTT) di 2 Kabupaten pada bulan Mei lebih besar dari bulan sebelumnya.

“Untuk Kab. Polman seluas 1.961 Ha dan baru terealisasi sampai saat ini seluas 418 Ha atau 21,32 %, sedangkan Kabupaten Mamasa targetnya  seluas 1.718 Ha dan terealisasi baru 77 Ha atau 4,48 %.” Kata Serka Ilham. (***).

BNNK Polman, Berbagi Sembako Kepada Warga
Berpenghasilan Rendah
Personil BNNK Polman Kunjungi Rumah Pemulung
POLEWALITERKINI.NET – Tak hanya berantas dan lakukan pencegahan peredaran Narkoba di wilayah Hukum Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Namun personil BNNK di bulan suci ini menyempatkan berbagi sembako kepada 5 warga berpenghasilan rendah. Selasa, 22 Mei 2018.

Kepala BNN Kabupaten Polewali Mandar, Syabri Syam, S.Pd., M.Si ada 6 paket sembako diperuntukkan untuk 6 Kepala Keluarga (KK) yang sudah ditentukan di beberapa titik di 2 Kelurahan, yakni 3 warga Darma dan 3 orang Madatte.

"Program bagi sembako kepada warga kurang mampu ini menjadi kegiatan rutin sebagai bentuk kepedulian BNN Kabupaten Polewali Mandar kepada lingkungan sekitar dan masyarakat yang membutuhkan.” Kata Kepala BNN Kabupaten Polman, Syabri Syam, S.Pd., M.Si.

Sasaran berbagi di bulan bulan suci Ramadhan 1439 Hijriah dengan kunjungi seorang tunanetra di Dusun Sarurang, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, kabupaten Polman dan beberapa orang pemulung.

“Jadi paket sembako yang disediakan ini senilai kurang lebih Rp 300 yang terkemas dan berisi beras 10 Kg, gula pasir 2 Kg, terigu 2 Kg, minyak 2 Liter, teh 1 Kotak, mie instan 2 Dos, susu, kopi, dan kebutuhan sehari-hari.” Kata Syabri Syam, S.Pd., M.Si., ketika ditemui di sela aktivitasnya.

Hadir sebagai pelaksana kegiatan, Syabri Syam, S.Pd., M.Si (Kepala BNNK Polewali Mandar), Muhammad Syafri Yusuf, S.IP., M.A.P (Kasubag Umum), Sigit Nugroho, S.Sos (PLT Pemberantasan), Sultan Sulaeman, S.Sos (Kasi P2M), Nur Aulia, S.Sos., MH (Kasi Rehabilitasi), H. Muh. Yusuf, SH (Staf P2M).

Laporan  :  Sukriwandi


Diduga Bermain Judi 5 Orang dan Barang Bukti Diamankan
POLEWALITERKINI.NET – Tim Operasi Penyakit Masyarakat (PEKAT) Siamasei 2018 Polres Polewali Mandar, Sulawesi Barat, menggulung 5 orang pelaku judi dengan menggunakan kartu joker. Jumat, 21 Mei 2018 di Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo.

Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany.,SE.,S.I.K mengatakan, operasi penyakit masyarakat dilakukan dalam rangka menciptakan keamanan dan ketertiban masyarakat dalam bulan ramdhan dan pilkada polman 2018.

“Iya tim Reskrim Kepolisian Polewali Mandar, mengamankan 5 orang karena diduga terkait permainan judi dengan menggunakan kartu joker. Mereka ditemukan setelah ada informasi dari warga setempat.” Kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Niki Ramdhany.,SE.,S.I.K.

Ke 5 orang yang diamankan ini, yakni SYAMSI Alias BAPAK ELI (50), warga Dusun 4, Desa Sidorejo, Kecamatan Wonomulyo, Polman. RAMARI Alias MAS (44), warga Dara, Kelurahan Darma, Kecamatan Polewali, Polman.

Kemudian SURATMAN Alias BAPAK CAHYA (42), warga Dusun 4, Desa Sidorejo, Wonomulyo. SUGIANTO Alias BAPAK ANI (34), warga Dusun Telung Agung, Desa Sumberjo, Wonomulyo, dan PARDI Alias BAPAK INDAH (34), warga Dusun 4, Desa Sidorejo, Wonomulyo.

Selain amankan para pelaku, tim Ops Pekat juga menyita Barang Bukti (BB) uang sekira Rp. 2.300.000, 2 set kartu joker warna biru.

Saat dilakukan penggerebekan para pelaku tak bisa menghindar dari kepungan polisi. Kini para pelaku judi dan Barang Bukti sudah berada di Mapolres Polman untuk dilakukan Penyelidikan lebih lanjut.(***)

Senin, 21 Mei 2018


Debat Publik Pilkada Polman 2018
POLEWALITERKINI.NET – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polman, Sulbar, menggelar debat publik Pilkada tahap pertama di gedung Gadis, Polewali. Debat publik ini sesuai rencana akan digelar sebanyak 3 kali. Senin (21/05/2018).

BERITA TERKAIT : Debat Kandidat, Meski Belum Signifikan SALIM Akui Polman Maju Atas Kepemimpinan AIM! 

Pada debat publik kali ini 2 pasangan calon (Paslon) Bupati dan Wakil Bupati Polman yang akan bertarung di Pilkada Polman, yakni Salim S Mengga dan Marwan ST (Paslon 1) dengan petahana Andi Ibrahim Masdar dan HM. Natsir Rahmat (Paslon 2).

Dalam debat publik itu Salim S Mengga dan Andi Ibrahim Masdar saling melempar pertanyaan dengan sapaan menunjukkan kepada para undangan nuansa kekeluargaan yang begitu akrab.

“Pertanyaan buat Andi Ibrahim Masdar, Kata Salim S Mengga menyapa dengan penyebutan Adinda. Demikian halnya Andi Ibrahim Masdar saat melontarkan pertanyaan ke Salim S Mengga dengan sapaan Kak Salim.” Seperti diketahui bahwa ke 2 Paslon ini masih terikat hubungan kekerabatan. 

Kesempatan pertama diminta membacakan visi misi masing masing, lalu paslon diminta menjawab pertanyaan yang sudah disiapkan panelis, Yundini Husni Jamaluddin, kemudian dilanjutkan sesi saling tanya jawab antar paslon yang waktunya dibatasi maksimal 2 menit.

Ketua KPU Polman, M Danial dalam sambutannya mengatakan, visi misi Paslon akan mempengaruhi masyarakat dalam menentukan pilihannya pada pemilihan Bupati dan Wakil Bupati Polman.

"Mari bersama sama ciptakan pilkada damai, jujur dan adil." Kata Ketua KPUD Polman, M Danial.

Menjawab pertanyaan panelis mengenai peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) Salim S Mengga mengungkapkan, supaya IPM membaik harus ditinjau dari kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) derajat kesehatan dan pertumbuhan ekonomi.

Karena konteks yang akan ia terapkan lanjut Salim S Mengga, bagaimana memperbaiki kualitas pendidikan secara adil dan merata termasuk pemberian beasiswa bagi siswa miskin dan siswa berprestasi ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.

"Lalu melakukan pelatihan kepada tenaga kerja yang ada di Polman dan peningkatan layanan kesehatan khususnya di daerah pelosok apabila ada masyarakat yang sakit maka petugas kesehatan harus mobile kesana." Ungkap Salim S Mengga.

Sementara itu, pertanyaan panelis bagaimana mengoptimalkan tata kelola pemerintahan yang efektif, paslon nomor urut 2 Andi Ibrahim Masdar menjawab tidak akan membuat lagi namun akan melanjutkan apa yang telah dilaksanakan, sebab dimasa kepemimpinannya telah mendapatkan penghargaan dari Ombudsman.

"Kita akan membuat berbagai macam program dalam memberi pelayanan lebih baik lagi ke masyarakat." Jelas Andi Ibrahim Masdar.

Dalam sesi tanya jawab Salim S Mengga melontarkan pertanyaan ke paslon petahana bagaimana mengatasi masalah kesehatan dengan mengacu data Dirjen Kesehatan bahwa Polman penyandang stunting gizi buruk urutan ke 2 terbesar di seluruh Indonesia.

Menanggapi pertanyaan ini Andi Ibrahim Masdar menjawab, gizi buruk di Polman diakibatkan banyaknya pernikahan dini sehingga perempuan yang belum wajib melahirkan akhirnya melahirkan maka terjadilah stunting gizi buruk.

"Untuk sekarang ini saya tinggal melanjutkan lagi membenahi infrastruktur, karena stunting gizi buruk banyak di pegunungan bukan di daerah pesisir, mari kita lihat sama sama rumah sakit kita adalah rumah sakit rujukan di Sulbar." Kata Andi Ibrahim Masdar dengan senyum.

Menanggapi jawaban tersebut Salim S Mengga menuturkan pengertian stunting gizi buruk adalah suatu penyakit gizi buruk kronis bukan disebabkan banyaknya pernikahan dini. "Namun disebabkan kurangnya asupan gizi." Beber Salim S Mengga.

Selanjutnya pada kesempatannya Paslon 2 Petahana memberi pertanyaan ke Paslon nomor urut 1 menuturkan, apakah saat ini Polman telah ada perubahan setelah meraih berbagai penghargaan dari sejumlah pihak diantaranya sertifikat Adipura 2 kali berturut turut dan WTP.

"Saya minta Pak Salim jawab dengan jujur dan tegas apakah sudah ada perubahan di Polman." Tanya Andi Ibrahim Masdar menegaskan.

Pertanyaan itu kemudian dijawab Salim S Mengga, bahwa Kabupaten Polman memang ada perubahan, tapi perubahannya belum siginifikan dengan kemajuan dan kesejahteraan masyarakat, contohnya pengadaan E- KTP belum maksimal sehingga bisa dibayangkan berapa ongkos transport warga Kecamatan Tutar dan Matangnga turun ke kota hanya untuk mengurus KTP.

"Juga belum ada layanan kesehatan mobile yang menjangkau masyarakat di daerah pegunungan sehingga masih ada masyarakat yang ditandu ke puskesmas, kenapa kita tidak membangun rumah sakit pratama di Bulo dan Matangnga?." Tutur Salim S Mengga dengan nada tanya.

Terkait hal di atas Andi Ibrahim Masdar pun menyanggah bahwa di Kabupaten Polman sudah ada disiapkan Poskesdes, Posyandu dan Puskesmas yang ditempatkan di daerah pelosok.

"Sehingga pemerintah sudah menjalankan apa yang diinginkan paslon nomor urut 1." Jawab Andi Ibrahim Masdar.

Debat publik ini dihadiri tamu undangan, diantaranya Ketua dan Anggota KPU Sulawesi Barat, Pimpinan Bawaslu Sulawesi Barat, Pimpinan dan Sekretaris Panwaslih Polman, Seluruh Ketua PPK Se-Kabupaten Polman, Kepala Badan Intelijen Daerah (BINDA) Sulawesi Barat, Ketua dan Anggota KPID Sulawesi Barat.

Hadir juga Kepala Perwakilan Ombudsman Sulbar, PJS Bupati Polman, Ketua DPRD Polman, Kasdim 1402/Polmas, Kapolres Polman, Kajari Polewali, Ketua Pengadilan Negeri Polewali, Ketua Pengadilan Agama Polewali, Kepala Kantor Kemenag Polman, Rektor Unasman Polewali, Rektor IAI DDI Polewali, Ketua MUI Polman dan sejumlah tokoh masyarakat.

Laporan  :  Z Ramadhana.

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini