Jumat, 21 September 2018

Deklarasi Pelaksanaan Kampanye
Rapat Kordinasi Pelaksanaan Kampanye
POLEWALITERKINI.NET -  Menjelang pelaksanaan kampanye peserta Pemilu tahun 2019 pada tanggal 23 September 2018, Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar gelar Rapat Koordinasi dengan Partai Politik peserta Pemilu tahun 2019.

BERITA TERKAIT : KPU Polman Tetapkan 522 DCT, Berikut Daftarnya....

Selain Partai Politik dalam kegiatan di Hotel Ratih, Kecamatan Polewali, tampak Bawaslu (Badan Pengawas Pemilu), Kepolisian, dan Dinas Perhubungan. Jumat (21/09/2018).

Dalam koordiansi tersebut, disampaikan mengenai pedoman teknis penyelenggaraan Kampanye, pembuatan APK (Alat Peraga Kampanye) dan penentuan titik lokasi APK  peserta Pemilu yang sesuai dengan kesepakatan pemerintah daerah yang tersebar dalam 167 titik tiap desa/kelurahan dan 16 titik berdasarkan jumlah kecamatan yang ada di Kabupaten Polewali Mandar.

Selain itu, masing-masing perwakilan partai politik peserta Pemilu tahun 2019 menerima Salinan Surat Keputusan penetapan DCT (Daftar Calon Tetap) Pemilihan Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah tingkat Kabupaten Polewali Mandar dengan jumlah 522 orang yang kemarin telah diplenokan.                                                                                                          

Ketua KPU Kabupaten Polman, H.M. Danial mengatakan, rapat koordinasi tersebut digelar untuk menyamakan persepsi antara penyelenggara pemilu, pihak kepolisian, partai Politik dan stakehoulder lainnya terkait pelaksanaan kampanye,  baik kampanye rapat umum, kampanye pertemuan tertutup/pertemuan terbatas, maupun terkait lokasi pemasangan Alat peraga kampanye (APK).

"Rapat koordinasi pelaksanaan kampanye pemilu 2019 adalah untuk membuat kesepahaman bersama terkait dengan tahapan pemilu baik yang sedang berjalan maupun yang akan dilaksanakan." Kata Ketua KPU Kabuiaten Polman, H.M. Danial.

Pada akhir kegiatan juga dilakukan penandatanganan Deklarasi Bersama oleh Kapolres Polewali Mandar, AKBP Muhammad Rifai dengan seluruh peserta yang undangan yang hadir terutama dari Parpol untuk mewujudkan Pemilu tahun 2019 yang aman, damai, dan sejuk di Kabupaten Polewali Mandar.(***).

Kamis, 20 September 2018

  • September 20, 2018
  • Grup Media Bakri Centre
POLEWALITERKINI.NET - Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Polewali Mandar,  akhirnya menetapkan sebanyak 522 Daftar Calon Legislatif Tetap (DCT) yang akan mengikuti pemilu 2019. Kamis, 20 September 2018.

BERITA TERKAIT : KESIAPAN KAMPANYE, KPU POLMAN RAPAT KOORDINASI DENGAN PESERTA PEMILU TAHUN 2019

522 Caleg tersebut sebelumnya telah terdaftar pada Daftar Caleg  Sementara (DCS) kemudian menjadi DCT untuk Caleg DPRD Polman.

Penetapan DCT diawali rapat pleno KPU Polman dilanjutkan dengan penandatanganan DCT  untuk caleg DPRD Polman.

"Yang terdaftar dalam DCT sebanyak 522 Caleg yang akan bertarung dalam Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang." Kata Komisioner KPU Polman Rusman Toni 

Sehari sebelumnya KPU Polman kembali melakukan pencermatan terhadap caleg yang terdaftar pada daftar caleg sementara (DCS) bersama dengan pengurus partai politik di daerah ini sebelum dilakukan rapat pleno penetapan DCT.

Rapat pleno penetapan DCT dihadiri 4 komisioner KPUD Polman, yaitu Ketua H. M. Danial, Hasriadi, Muslim Sunar dan Rusman masing-masing sebagai anggota.

BNNK Polman Sosialisasi Tentang Dampak
Narkoba Pada Otak
Warga Binaan Tampak Serius Menerima Materi
Tentang Bahaya Narkoba
POLEWALITERKINI.NET – Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kali ini melakukan penyuluhan tentang bahaya narkotika dan dampak buruk terhadap kesehatan di Lapas Kelas IIB Polewali. Rabu (19/09/2018).

Sekira 40 orang warga binaan yang menjalani hukuman baik kasus Narkotika maupun kriminal umum mengikuti penyuluhan di aula Lapas Kelas II B Polewali. Bahkan kegiatan itu sudah terprogram 4 kali pertemuan dalam seminggu.

Penyuluh narkoba, Muhammad Ali Haider, S.KM bersama Moch. Efan Pratama (staf seksi pencegahan dan pemberdayaan masyarakat (P2M) mengatakan, penyuluhan ini sesuai rencana 4 kali seminggu dengan metode penyuluhan dan diskusi.

Tujuannya memberikan pemahaman kepada warga binaan bahaya penyalahgunaan narkoba. Dia berharap setelah keluar dari lembaga pemasyarakatan tidak lagi terjerat kasus penyalahgunaan narkoba.

Pada kesempatan itu, Kepala Lembaga Pemasyarakatan Polman, diwakili Kasi Bimnadik dan Giatja, Baharuddin, S.Pd menyampaikan bahwa sepanjang tahun 2018  warga binaan sudah 3 kali dilakukan tes urine dan alhamdulillah semuanya negatif.

Selain pemateri membahas tentang aspek kesehatan tentang kerusakan otak dan tubuh yang disebabkan oleh narkoba juga menyampaikan metode rehabilitasi dan aspek hukumnya.

Laporan  :  Sukriwandi


Tim Manggala Agni Berposko di Polman
POLEWALITERKINI.NET – Dalam rangka penanganan kebakaran hutan dan lahan Balai PPIKHL wilayah Sulawesi mengutus personil Manggala Agni Daops Gowa berkolaborasi bersama Dinas Kehutanan Provinsi Sulawesi Barat guna bersama sama melakukan penanganan terhadap kebakaran hutan.

Menyikapi instruksi dari kementerian Kehutanan tersebut pula saat ini  personil Manggala Agni daops Gowa yang didampingi langsung Kepala Daerah Operasi (Kadaops) Gowa telah melakukan pemantauan terhadap Hotspot dan kebakaran yang ada di wilayah Sulawesi Barat bersama dengan KPHL Mappili.

"Jadi saat ini kami telah melakukan pemantauan terhadap peningkatan  titik hotspot di wilayah kerja KPH Mappili dan siaga 1 untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan." Jelas Kadaops Gowa Ishak Andi Kunna.

Lanjut menurutnya bahwa personil Daops Gowa yang di BKO ke Polman juga akan di aplos bergiliran hingga tahap siaga 1 berlalu. Ungkapnya Rabu (19/9/2018).

Sementara itu Rusman selaku Kepala Perlindungan Hutan KSDAE dan Pemberdayaan Masyarakat yang didampingi Istiqlal bersama Andi Khaeruddin saat berkunjung ke Posko Dalkarhutla mengaku senang dengan adanya backup personil Manggala Agni Daops Gowa.

"Dengan hadirnya personil Manggala Agni di KPHL Mappili Polman kami harap selain mendapat bantuan personil pemadaman kebakaran hutan juga dapat saling sharing ilmu pengetahuan tentang kebakaran hutan." Kata Rusman.

Selama posko Manggala Agni di Polman, personil KPHL kami juga senangtiasa mendampingi dan melakukan pengenalan lokasi rawan kebakaran hutan yang ada di wilayah kerja KPHL Mappili.

Laporan  :  Z Ramadhana
Kondisi Kendaraan di Lokasi Kejadian
Mobil Pick Up Alami Kecelakaan Tunggal
Kendaraan Pick Up Tampak Alami Kerusakan
POLEWALITERKINI.NET – Satu unit mobil Pick Up Carry Nomor Register DC 8852 CV mengalami kecelakaan tunggal di dekat perkuburan Labasang, Jalan Poros Wonomulyo – Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Kamis (20/09/2018).

Kepala Kepolisian Sektor Wonomulyo, Kompol Jufri Hamid mengatakan, musibah kecelakaan ini. Rabu, 19 September 2018 sekitar pukul 20.00 Wita.

“Ia benar 1 unit mobil pick up suzuki carry  DC 8852 CV warna hitam kecelakaan di jalan poros Wonomulyo - Polewali tepatnya di Labasan, Desa Tumpiling, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman.” Kata Kompol Jufri Hamid. 
Pengemudi mobil Halil Yusrianto Bin Sadiman (31 tahun), penjual sayur, warga sugihwaras, Wonomulyo, bergerak dari arah barat ketimur atau dari Wonomulyo menuju ke Polewali dan diduga dalam kecepatan tinggi dan kehilangan kendali.

“Dia diduga melaju dalam kecepatan tinggi, kemudian oleng dan menabrak pagar jembatan.” Ujar Kompol Jufri Hamid.

Akibat kecelakaan itu pengemudi Halil Yusrianto Bin Sadiman (31 tahun) mengalami luka robek betis kanan, luka robek pada punggung kaki sebelah kiri, dan ada kelainan pada mata kaki sebelah kanan dan dirujuk ke RSUD Polewali.

Sementara penumpang, yakni Janna bin Sugen (27 tahun), Irt, warga Desa sugiwaras, Wonomulyo, Polman, mengalami luka robek pada pipi sebelah kiri, pada dagu, luka lecet pada lengan tangan kiri. Eka Ramadani bin Nanang (23 tahun), Irt, warga Desa Sumberjo, Wonomulyo, mengalami luka nyerih pada dada, luka lecet pada siku kiri dan pada lutut sebelah kanan.

Elmi bin Muh Halil (4 tahun), warga Desa Sugiwaras, Wonomulyo, mengalami luka lecet pada punggung sebelah kanan. Tika bin Muh. Halil (10 tahun), pelajar, warga Desa Sugihwaras. Hamsi bin Kuri (32 tahun), Wiraswasta, warga Mambu Desa Luyo, Luyo, mengalami luka terbuka pada kepala bagian atas, lecet pada lengan tangan kanan.

Icho bin Syafar (27 tahun), wiraswasta, warga Mambu, Desa Luyo, Luyo, mengalami luka terbuka pada tangan kanan, luka lecet pada pipi kiri. Siswanto bin Syaimin (26 tahun), wiraswasta, warga Desa Sumberjo, Wonomulyo, mengalami luka keluar darah dari hidung, nyerih pada leher bagian belakang, luka lebam pada paha kiri.

Kini lanjut Kapolsek, seluruh korban sudah mendapatkan perawatan medis, sementara untuk proses hukumnya langsung ditangani unit Laka Satuan Lalu Lintas Polres Polewali Mandar.

Laporan  :  Sukriwandi


Rabu, 19 September 2018

Suasana Musrenbang di Desa Galeso
Peserta Musrenbang di Desa Galeso, Wonomulyo
POLEWALITERKINI.NET – Warga Mampie dalam Musyawarah Perencanaan Pembangunan Desa (Musrenbang) di Aula Kantor Desa Galeso Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, usulkan pencegahan abrasi. Selasa (18/08/2018).

Musrenbang Desa itu dihadiri utusan masyarakat dari 6 dusun yang ada di Desa Galeso. Bahkan dalam perencanaan desa para kepala Dusun, Tokoh Masayarakat, agama dan Pemuda turut mengambil bagian.

Kepala Pemerintahan Kecamatan Wonomulyo, H. Umbar saat mebuka acara musrenbang berharap agar para utusan masyarakat memberikan usulan lewat musrenbang sesuai kebutuhan daerahnya masing masing.

"Saya mohon kepada masyarakat yang sempat hadir hari ini kita usulkan untuk anggaran 2020. Karena musrenbang ini hukumnya wajib." Kata H. Umbar.

"Apa yang kita usulkan hari ini itu lah yang akan diprogramkan untuk pembangunan 2020 nanti." Tambah H. Umbar.

Ditempat yang sama. Kepala Desa Galeso H. Suardi. M juga berharap agar warganya tidak kecewa apabila yang diusulkan belum terealisasi. Namun  dirinya tetap mengawal usulan warganya hingga ke tingkat kabupaten agar bisa mendapat bantuan.

"Semua usulan akan kita kawal di kecamatan hingga ke kabupaten." Kata Kades Galeso, H. Suardi.

H. Suardi menambahkan, bahwa sebelumnya telah dilaksanakan musyawara rencana pembangunan Desa dimana sumber dananya adalah Dana Desa.

"Jadi musrenbang hari ini untuk rencana pembangunan yang dibiayai APBD karena untuk Dana Desa sudah ada programnya tahun depan sesuai hasil rapat bersama masyarakat." Ujar H. Suardi.

Sementara itu Darwis. S Kepala Dusun Mampie mengusulkan beberapa permasalahan yang dialami dusunnya, salah satunya adalah Abrasi Pantai sehingga dia mengusulkan Tanggul Pemecah Ombak (TPO).

"Kita usulkan yang mendesak seperti TPO dan Pengecoran jalan poros Mampie." Kata Kadus Mampie, Darwis.

Selain TPO Warga Mampie juga berharap  lewat musrenbang agar Dinas terkait bisa membantu alat pengolah buah mangrove jadi berbagai jenis makanan. Karena selama ini warga setempat sering membuat kue berbahan mangrove namun masih terkendala pada alat pengolahan.

Laporan : Yz

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini