PIFAF 2017

Senin, 25 September 2017

Kapolres Matra Jadi Pembicara Dalam Dialog Publik
Penanganan Konflik Lahan
Dialog Publik Libatkan Tim Terpadu, LSM dan Insan Pers
Peserta Dialog Publik Penanganan Konflik Tanah di Matra
Peserta Dialog Publik Penanganan Konflik Tanah di Matra
POLEWALITERKINI.NET - Maksimalkan peran serta stake holder dalam penyelesaian sengketa lahan, Polres Mamuju Utara (Matra) Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat, menggelar dialog publik dengan tema optimalisasi peran tim terpadu dalam penyelesaian konflik lahan.

Acara dihadiri berbagai elemen, mulai dari pejabat hingga tokoh masyarakat, diantaranya sebagai pemateri Asisten Pemkab Matra Makmur, Kapolres Matra AKBP Made Ary Pradana dan Ketua Komisi I DPRD Matra dari Fraksi PPP, Ikram.

Hadir sebagai peserta sejumlah Media Massa/Insan Pers Matra serta Aktifis dan LSM yang aktif dalam aksi sengketa tanah. Bertindak sebagai moderator Amiruddin Ainun Direktur LSP2M (Lembaga Studi dan Pemberdayaan Penguatan Masyarakat Mamuju Utara). Senin, 25 September 2017.

Dialog publik yang berlangsung selama 2 jam ini mulai pukul 14.30 hingga 16.30 wita menyimpulkan DPRD akan selalu memfasilitasi setiap aspirasi masyarakat terkait dengan sengketa lahan. Selain itu Pemerintah juga akan mendesak Instansi terkait untuk segera menentukan sikap terhadap konflik agar tidak meluas. 

Hal lain mengoptimalkan Peran Tim Terpadu dalam mengatasi Konflik tanah, Pihak Polres Matra akan membantu memfasilitasi setiap aspirasi masyarakat terkait dengan konflik lahan dan akan bersilaturahim dengan kelompok masyarakat yang terlibat konflik yang akan dipimpin langsung oleh Kapolres dengan mendatangi kelompok masyarakat melalui kegiatan sambangi masyarakat.

Pada kesempatan itu juga pihak Polres Matra mengajak agar LSM dan aktifis dalam melayangkan aspirasi selalu mengutamakan tindakan persuasif tanpa kekerasan dan menghindari pelanggaran atau perbuatan melawan hukum.

Sementara itu, Tim Terpadu melalui Pemerintah Daerah (Pemkab) akan menyiapkan dokumen dan administrasi yang perlu disiapkan untuk ditindak lanjuti ditingkat provinsi (DPRD Provinsi Sulbar) ataupun tingkat pusat (DPR RI).

Laporan  :  Z Ramadhana

Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai
POLEWALITERKINI.NET - Dihari pertama bertugas, AKBP Muhammad Rifai Kapolres Baru Polewali Mandar, Sulawesi Barat, komitmen berantas segala bentuk tindak kriminal utamanya Narkoba, Miras dan Perjudian.

Menurutnya semua tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat harus diberantas. Olehnya ia telah mengimbau jajarannya agar selalu siap siaga dan zero toleransi untuk kriminal.

“Komitmen awal saya sejak dinas pertama kali, memberantas semua perjudian, sabung ayam, kupon putih atau jenis permainan yang diplesetkan tapi bentuknya judi, apalagi narkoba dan miras tidak ada toleransi, semuanya itu haram.” Kata AKBP Muhammad Rifai.

Dalam pemberantasan kejahatan tersebut, seluruh jajarannya diharapkan pro aktif berkoordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama dan tokoh pemuda.

“Masyarakat yang tahu ada peredaran perjudian atau kriminal lainnya agar segera melapor, dan pihak kami akan segera bertindak.” Tambahnya.

Selain itu, kata dia, untuk memerangi perjudian, dalam sebulan penuh ini, pihaknya mewajibkan baik jajaran Reskrim maupun Polsek-Polsek untuk menjalankan operasi khusus pemberantasan judi.

Upaya ini tetap terus akan dilakukan sehingga wilayah hukum Kabupaten Polman bisa menjadi daerah “Zero Judi”.

“Dalam melakukan pemberantasan perjudian, tidak akan ada kompromi untuk menindaknya.” Tegas AKBP Muhammad Rifai saat ditemui. Senin, 25 September 2017.

Lanjutnya, selain tindakan pemberantasan pihaknya juga melakukan upaya pencegahan melalui kegiatan sosialisasi dan pendekatan agama.

"Pencegahan itu justru lebih baik, jadi kita akan menjalin kerjasama dengan stake holder dan masyarakat." Ungkap AKBP Muhammad Rifai.(*)


Sabtu, 23 September 2017

Tuntutan Warga Mulai Terealisasi
Bhabinkamtibmas Pantau Pesangan Listrik di Desa Kalola
Dimediasi Polisi, Listrik Bakal Dipasang Perusahaan
POLEWALITERKINI.NET - Kegiatan tindak lanjut upaya Polres Mamuju Utara, Polda Sulawesi Barat, dalam memfasilitasi tuntutan masyarakat Dusun Tawelauro, Desa Kalola, Kecamatan Bambalamotu, Kabupaten Mamuju Utara yang menuntut PT Toscano Indah Pratama kini mulai menemukan titik terang, sejumlah tuntutan yang dilayangkan mulai terealisasi.

Realisasi 5 keinginan warga setempat, yakni adanya tuntutan masyarakat untuk dilakukan pemasangan listrik sudah dipenuhi, mulai pukul 10.00 Wita kemarin sedang di lakukan pemasangan kabel.

Mengupayakan untuk semua rumah yang belum dialiri PLN akan dibantu listrik dari perusahaan PT Toscano Indah Pratama.

Koordinasi dan komunikasi dengan Kepala Desa Kalola dan juga warga mengenai bantuan penerangan yang diberikan oleh pihak perusahaan kepada warga Dusun Tawelauro akan dipenuhi semaksimal mungkin namun dibutuhkan sedikit kesabaran karena bahan baku seperti kabel harus didatangkan dari luar daerah.

PT. Toscano Indah menjanjikan kepada warga Dusun Tawelauro, Desa Kalola untuk semaksimal mungkin memberikan penerangan kepada warga yang bertempat tinggal dekat dari lingkungan perusahaan dan pihak perusahaan akan menanggung biaya pembelian bahan bakar solar dan perawatan Mesin PNPM sebanyak Rp 5.000.000,- per bulan.

Dan kelima, rencana tindak lanjut Kapolres Matra akan menemui Daeng Tompo pada hari Selasa, 26 September 2017 untuk silaturahmi dan memberikan pemahaman bahwa penyampaian kebutuhan warga tidak perlu dilakukan melalui unjuk rasa atau perbuatan anarkis lainnya yang justru akan merugikan masyarakat sendiri karena merupakan perbuatan melawan hukum.

Pelaksanaan kegiatan pemasangan kabel listrik berjalan lancar dan terkendali, lantaran adanya bantuan dan pengawasan dari Bhabinkamtibmas Kelurahan Bambalamotu dan Desa Kalola.  

Laporan  :  Z Ramadhana


Penyambutan Kapolres Polman Yang Baru
Kapolres Polman Yang Baru Disambut Dengan Pedang Pora
Kapolres Lama Tinggalkan Polman Dengan Penghormatan
Penyambutan Kapolres Polman Yang Baru
POLEWALITERKINI.NET - Bertempat di Mako Polres Polman, Jalan Dr. Ratulangi Kecamatan Polewali berlangsung penyambutan Pejabat baru Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai dan ketua Bhayangkari Cabang Polman yang disambut oleh Pejabat Lama Kapolres Polman AKBP Hanny Andhika Sarbini, S.I.K bersama istri Iis Hanny, mulai Pukul 08.40 hingga 10.50 Wita. Jumat 22 September 2017.

Laporan penerimaan pimpinan baru dilakukan oleh Waka Polres Polman Kompol Aska Mappe, dalam kegiatan ini pejabat baru Kapolres Polman disambut dengan tarian adat tradisional khas Bumi Tipalayo oleh personil polisi wanita Polres Polman.

Selain itu penghormatan pedang pora oleh para perwira dipimpin oleh AKP Rusli disertai masing masing sambutan para perwira jajaran Polres Polman, Personil Polres Polman dan Ibu bhayangkari.

Tak berselang lama, kemudian dilanjutkan acara laporan satuan (Lapsat) di ruang aula Rupatama dengan rangkaian kegiatan yakni pembacaan doa, Laporan kesiapan dan Laporan satuan oleh pejabat lama Kapolres Polman dan diterima oleh Pejabat baru Kapolres Polman.

Mantan Kapolres Mamuju ini selanjutnya memberi arahan kepada personil Polres Polman untuk selalu memberikan pelayanan yang baik kepada masyarakat serta menjalankan rukun rukun islam  khususnya yang beragama Islam, tak lupa ia juga berterimakasih kepada Pejabat Lama atas kerja kerasnya selama memimpin Polres Polman serta memperkenalkan diri sebagai Pejabat baru Kapolres Polman.

"Semoga personil Polres Polman selalu melayani, mengayomi, dan melindungi masyarakat sesuai tugas pokok dan fungsi Polri." Kata Muhammad Rifai.

Sementara itu, AKBP Hanny Andhika Sarbini, S.I.K mengatakan, pejabat lama Kapolres Polman berharap pejabat baru diberi dukungan penuh dalam melaksanakan tugas utamanya dalam pelayanan kepada masyarakat.

"Selamat datang Kapolres Baru, dan saya memohon ijin untuk pamit melanjutkan jenjang karir sebagai Wadir Intelkam Polda Sulbar."
Kata Perwira Dua Bunga Yang Sebelumnya Juga Menjabat Sebagai Kapolres Mamasa.

Setelah pelaksanaan Laporan Satuan (Lapsat) di Aula Ruppatama Polres Polman dilanjutkan dengan Pelepasan Pejabat lama Kapolres Polman AKBP Hanny Andhika Sarbini dengan rangkaian penghormatan pedang pora.
Laporan  :  Z Ramadhana


Objek Wisata Buttu Karamasang
Kanan, Owner Arfah Daeng Mappangar Bersama
Tim Dispop Polman
Pemandangan Alam di Puncak Buttu Karamasang
Tampak Gambar Lokasi Menarik di Objek Wisata
Pulau Karamasan
POLEWALITERKINI.NET - Buttu Karamasang kini menjadi destinasi wisata favorit di Kelurahan Ammasangan, Kecamatan Binuang, Kabupaten Mamuju Utara, Provinsi Sulawesi Barat.

Pesona keindahan alamnya yang terkenal begitu indah dan unik seakan mengundang decak kagum para pengunjung.

Buttu Karamasang letaknya persis berada di puncak gunung atau sekira 200 meter dari permukaan laut, meski belum di launching objek wisata baru ini selalu ramai dipadati wisatawan lokal.

Letaknya yang strategis dengan jarak tempuh yang tidak terlalu jauh dari kota Polewali, Buttu Karamasang menjadi  tempat rekreasi baru di Bumi Tipalayo.

"Alamatnya itu, berhadapan kantor Kelurahan Ammasangan, kurang lebih 100 meter masuk kedalam." Kata Arfah Daeng Mappangar owner objek wisata Buttu Karamasang.

Menurutnya, objek wisata buttu Karamasang dibangun diatas tanah 2 hektar milik mertuanya dengan investasi sebesar Rp. 30 Juta, kemudian dikelola bersama kelompok sadar wisata dan telah memiliki Ijin pariwisata bernomor B-33/DISPOP/BID.USAHA/430/8/2017.

Saat ini pembangunan fasilitasnya sudah memasuki tahap finishing, "Karcis masuknya cuma Rp. 3000, dan didalam sudah dilengkapi fasilitas tujuh gazebo, toilet, mushollah dan rencana kita akan launching rumah makan terapung." Arfah Daeng Mappangar owner.

Dia menambahkan pemandangan pulau pasir putih dapat disaksikan diatas puncak bukit karamasang sehingga menjadi daya tarik tersendiri untuk para pengunjung yang jumlahnya terus meningkat setiap harinya.

"Kalau ingin menikmati sunset dan sunrise disini tempatnya, apalagi hari libur bisa sampai ratusan orang." Jelas Arfah.

Tidak jauh dari objek wisata ini tersedia dermaga tempat transportasi perahu untuk penyeberangan ke Pulau Karamasang.

"Sewanya cuma Rp.10 ribu per penumpang dan jarak tempuhnya kira kira 20 menit sudah bisa menikmati panorama pantai." Ungkap Arfah.

Selain itu, hadirnya objek wisata ini juga meningkatkan taraf hidup masyarakat setempat karena tercipta lapangan kerja baru dan juga meningkatkan pendapatan daerah.

"Pajak ke pemda kita sisihkan 10% dari karcis dan juga kita rencana akan kita masukkan ke kas Kelurahan Ammessangan, masyarakat setempat juga diuntungkan karena  siang hari bisa mencari penumpang kemudian malam harinya melaut mencari ikan." Jelas Arfah.

Dia berharap buttu Karamasang akan menjadi ikon destinasi wisata populer tidak hanya di Polman tetapi juga di Sulawesi Barat, karena posisinya dekat dengan laut dan mudah dijangkau.

"Kecamatan Binuang kaya akan objek wisata dan budaya memiliki banyak sekali keajaiban alam yang begitu spektakuler dan sayang untuk dilewatkan, begitu pun buttu karamasang." Tutur Arfah.

Laporan  :  Z Ramadhana


PolewaliTerkini.Net