.

.

Kamis, 21 Maret 2019

Peci Hitam, Ketua KPU Polman, Rudianto
dan Contoh Kertas Suara
POLEWALITERKINI.NET - Distribusi surat suara Pemilu serentak 17 April 2019 mendatang dikabarkan mengalami keterlambatan, hal itu lantaran Informasi dari percetakan surat suara di Kota Makassar, Provinsi Sulawesi Selatan, yang diterima Komisi Pemilihan Umum (KPU) Polman menyatakan bahwa ada keterlambatan bongkar muat bahan baku kertas di Pelabuhan, Makassar.

"Ternyata ada keterlambatan bongkar muat bahan baku surat suara, Info ini kami dapat dari percetakan surat suara PT. Adi Perkasa di Makassar." Kata Ketua KPU Polman, Rudianto, saat ditemui di rapat pleno terbuka penetapan daftar pemilih tambahan di Hotel Bumi Raya. Selasa, 19 Maret 2019.

Menurut Rudianto, pihaknya sudah mendapatkan info dari percetakan surat suara bahwa per tanggal 22 bulan ini surat suara sudah dicetak tapi kemudian melalui informasi lewat  grup aplikasi Whats App (WA) tersiar kabar ada penundaan.

"Kami masih menunggu info yang lebih akurat lagi seperti apa, tapi ini tadi informasi lewat grup WA khusus bidang logistik Pemilu." Jelas Ketua KPU Polman, Rudianto.

Selain itu, kata Rudianto, untuk mengantisipasi jangan sampai pihaknya kewalahan kehabisan waktu khususnya dalam pendistribusian surat suara maka diintruksikan menurunkan lebih awal logistik pemilu yang berada diluar kotak suara.

"Per hari ini sampai besok dan beberapa hari kedepan logistik pemilu yang berada di luar kotak itu sudah kami turunkan misalnya Id card untuk teman teman KPPS dan id card saksi." Ungkap Rudianto.

Dia menambahkan, semakin sempitnya waktu akan mempengaruhi kinerja KPU, sebab itu, pihaknya terus berupaya mencari solusi sehingga surat suara tidak terlambat didistribusikan.

"Apakah nanti ada penambahan tenaga sortir, kami terus berpikir untuk strategi yang terbaik, surat suara terlambat maka sedikit banyak  berpengaruh." Ujar Rudianto.
Dia juga mengakui saat ini KPU menghadapi persoalan kondisi keterlambatan surat suara di Provinsi Sulbar karena sedang mengalami penundaan percetakan.

"Kalau formulir belum bisa didistribusi karena formulir baru tiba kemarin dari percetakan, tapi dalam waktu dekat kami adakan penyortiran kemudian pengepakan." Terang Rudianto
Laporan : Achmad Gazali

Minggu, 17 Maret 2019

Syukuran Bakar Lammang 1 Ton
POLEWALITERKINI.NET –  Salah satu bentuk kesyukuran hasil panen maksimal periode ini, warga  Pummiri, Lingkungan Kiri-Kiri, Kelurahan Darma, malam ini membuat dan membakar lemmang 1 Ton. Minggu (17/3/2109)

Dimulai sejak. Sabtu siang hingga malam Senin tampak warga masih sibuk membakar lemmang (ketan dimasak dalam bambu)  tidak hanya itu 2 ekor sapi pun disembelih untuk dinikmati warga kelurahan darma dan sekitarnya.

Fahmuddin yang dikenal Cambang atau bapak Nanda salah satu tokoh masyarakat  Pummiri lingkungan kiri-kiri mengakui bahwa kegiatan ini dilakukan merupakan bentuk kesyukuran bahwa panen kita sangat memuaskan.

"ini sudah menjadi tradisi orang tua kami sejak dulu di pummiri ini setiap selesai panen." tutur Cambang

Kali ini yang paling banyak karna sampai 1 Ton beras ketan dan sudah dua hari 2 malam belum selesai dibakar semua.

Dengan tradisi ini juga menambah silaturrahmi dengan masyarakat di kelurahan Darma ini, Sejak Jumat kemarin warga berdatangan bahkan keluarga dari majene pun sempat hadir.

"Saya sangat bersyukur acara syukuran atau pesta panen ini bisa terlaksana dengan baik hingga malam ini." Tambahnya.
Laporan : Zaenal

Korban Meninggal Dunia Saat Ditemukan
POLEWALITERKINI.NET – Inisial HD (14) pelajar SMP menjadi korban Sungai Rea yang jadi batas Kecamatan Polewali dan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Minggu, 17 Maret 2019.

Menurut keterangan keluarga korban, (BH) kejadian ini sekitar jam 10.00 Wita dimana korban (HD) mandi-mandi disungai bersama 5 orang temannya. Kata dia, dari bibir sungai korban melompat salto ke air kemudian disusul temannya.

“Saat itu salah satu kaki teman korban sempat mengenai korban sehingga korban sempat mengacungkan tangannya dan meminta tolong, hingga teman korban berusaha mencari namun tidak menemukan korban, karena takut dan panik, teman korban pulang kerumahnya masing-masing bersembunyi.” Katanya.

Pada sekitar pukul 12.00 Wita salah seorang teman tetangga korban inisial (UC) mencari korban untuk mengajak bermain dan menemukan baju korban dipingggir sungai. Kemudian mengambil baju korban dan membawa ke rumah orang tuanya.

Dari informasi itu orang tua korban selanjutnya memanggil  teman korban inisial (ST) yang ditemani korban mandi dan baru menyampaikan bahwa korban tenggelam di sungai.

“Setelah mendengar keterangan temannya (ST) warga setempat pun berusaha mencari korban dan sekitar pukul 14.10 Wita korban ditemukan di bawa jembatan Rea, sekitar 500 meter dari TKP dalam keadaan sudah meninggal dunia".

Atas kejadian ini orang tua korban menolak anaknya dilakukan otopsi dan menerima kematian anaknya sebagai musibah. Korban sendiri beralamat di BTN Pesona Taman Madatte, Kelurahan Madatte, Polewali, dan rencananya akan dikebumikan di Palece, Desa Ugi Baru, Kec. Mapilli.(*)

Putra Asal Majene, Ready Kambo Dilantik Jadi
Wakil Bupati Tanah Bumbu
POLEWALITERKINI.NET - BANJARMASIN – Gubernur Kalimantan Selatan (Kalsel), H. Sahbirin Noor. Minggu (17/03/2019) melantik H Ready Kambo putra Mandar asal Kabupaten Majene, Provinsi Sulawesi Barat, menjadi Wakil Bupati Tanah Bumbu (Batu Licin) sisa periode 2016-2021.

Putra Mandar tersebut menggantikan H Sudian Noor yang naik jabatan menggantikan Bupati sebelumnya, Mardani H Maming yang mundur dari Jabatannya karena menjadi calon anggota DPR RI pada Pemilihan Legsilatif mendatang.

Mantan pejabat yang pernah bertugas di Kejaksaan Agung RI memastikan akan siap menunaikan tugas dengan baik sebagai pengabdian kepada Negara. Pelantikan ini berlangsung di Gedung Mahligai, Jalan R Suprapto, Kecamatan Banjarmasin Tengah, Kalsel.

Menurut Ready Kambo, dirinya siap mengemban amanah yang sudah dipercayakan sebagai Wakil Bupati Tanah Bumbu. Dia juga mengucapkan terima kasih kepada berbagai pihak yang telah mempercayakannya dalam membantu tugas Bupati Tanah bumbu disaat menjalankan roda pemerintahan.

"Terkhusus bagi semua fraksi di DPRD Kabupaten Tanah Bumbu mulai dari rapat paripurna usulan, tahap penyampaian visi misi calon, hingga pada pemilihan calon. Maupun sampai pada penetapan sebagai Wakil Bupati terpilih." Kata Ready Kambo.

Sebelumnya, Ready Kambo terpilih sebagai Wakil Bupati Tanah Bumbu setelah unggul atas kandidat pesaingnya Yuyu Endah dalam pemilihan secara voting melalui suara DPRD.

Setelah unggul dalam perhitungan suara, Ready Kambo akhirnya dtetapkan sebagai Wakil Bupati terpilih, kemudian ditindaklanjuti ke Mendagri melalui Pemprov Kalsel guna mendapatkan salinan surat keputusan penetapan pelantikan.

Ready Kambo adalah calon yang diusung Partai PDI Perjuangan karena dianggap memiliki potensi untuk menduduki posisi wakil bupati. Ready Kambo merupakan salah satu kader terbaik Partai PDI Perjuangan dari Jakarta dan diyakini mumpuni secara kapabilitas.

Ready Kambo adalah senior dalam pemerintahan, di mana tercatat pernah bertugas di Kejaksaan Agung sampai dengan pensiun. Sehingga secara tata kelola birokrasi, organisasi dan kepemimpinan pasti beliau mumpuni.

Dalam acara itu turut dilantik Tueudilantik Bupati dan wakil Tabalong, H Anang Syakhfiani dan H Mawardi. Turut hadir dalam pelantikan tersebut, antara lain Wakil Gubernur, Rudi Resnawan, Kapolda Kalsel, Irjen Pol Yazid Fanani, Kepala Kejati Kalsel, Danlanal Banjarmasin serta tamu undangan lainnya.(*)

Sabtu, 16 Maret 2019


Kemenpan RB Bersalaman Dengan Wakil Bupati Polman
POLEWALITERKINI.NET – Menteri Pendayaangunaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Menpan RB), Syafruddin Kambo, besok 17 Maret 2019 hadiri undangan pernikahan keluarga di Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat. 

Kepala Kepolisian Resort Polman, AKBP Muhammad Rifai,dikonfirmasi sabtu 16/03/2019 sesaat lalu via telepon  mengatakan, benar Menpan RB besok di gedung gadis menghadiri pernikahan adik kandung dari Bebas Manggazali atau keponakannya.

"Iya betul, rencananya besok beliau akan hadiri acara pernikahan ponakannnya dan akan menjadi  saksi pernikahan ponakanya itu yang pernikahannya akan dilangsungkan Digedung Gadis Pekkabata Polman." Kata kapolres Polman AKBP Muh.Rifai Sik.

Menurut Kapolres Polman Sesuai Jadwal Menpan RB akan menempuh perjalanan melalui udara menggunakan helikopter. Setelah mendarat di lapangan HS Mengga sekira pukul 10.00 WIta, Menpan RB langsung akan menuju gedung Gadis, tempat resepsi pernikahan ponakannya akan digelar.

Terkait sistem pengamanan, Kapolres mengatakan, tetap akan memberlakukan sistem pengamanan VVIP sesuai dengan Standar Operasional Sistem (SOP). "Pengamanan tetap diberlalukan karena beliau kan pejabat." Ujar Kapolres Polres Polman.

Laporan  :  Erwin Setiawan
Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH Paparkan Materi
di MAN 2 Polman
POLEWALITERKINI.NET – Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kali ini melakukan penyuluhan hukum terkait Anak Berkonflik Hukum karena tersandyng kasus penyalahgunaan Narkotika. Sabtu, 16 Maret 2019.

Melalui personil Seksi Berantas BNNK Polman, Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH yang juga penyidik BNN dengan menghadirkan 30 siswa/siswi PMR MAN 2 Polman, menyampaikan materi tentang pelaku Tindak Pidana Narkotika melibatkan anak.

Selain itu melalui seksi pencegahan BNN, Muhammad Ali Haider, S.KM tak lain adalah Penyuluh Narkoba menyampaikan materi bahaya penyalahgunaan narkoba bagi generasi muda khususnya anak-anak di usia sekolah (SD, SMP/SMA).

Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH yang juga penyidik BNNK Polman, saat ditemui mengatakan, kegiatan penyuluhan ini agar para siswa dan siswi mengetahui efek dan dampak negatif bagi kesehatan mental dan fisik penyalahgunaan narkoba terutama bagi anak-anak diusia sekolah.

Kata dia, penyalahgunaan Narkotika anak ini biasanya berawal dari penawaran dari pengedar narkoba. Diberikan secara gratis kemudian setelah merasa ketergantungan terhadap narkoba anak-anak tersebut harus membelinya bahkan digunakan sebagai kurir.

Dalam catatan BNNK Polman, pihaknya telah menangani kasus pelaku penyalahgunaan narkoba anak. Memprihatinkan mengingat mereka harus berhadapan dengan hukum karena melakukan tindak pidana dan harus mempertanggungjawabkan perbuatan yang telah mereka lakukan di Pengadilan Negeri (Disidang).

“Jadi seorang anak jadi pelaku penyalahgunaan narkoba juga akan diproses melalui peraturan perundang-undangan dan ini disamakan dengan pelaku dewasa, hanya saja untuk pelaku anak proses peradilannya berbeda dengan pelaku dewasa.” Jelas Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH.

Lebih lanjut dia katakan, perlindungan khusus yang diberikan kepada anak oleh negara diatur dalam Undang-Undang RI nomor 35 tahun 2014 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 Tentang Perlindungan Anak.

“Dalam Pasal 67 UU tersebut dinyatakan perlindungan khusus bagi anak yang menjadi korban penyalahgunaan narkotika, alkohol, psikotropika, dan zat adiktif lainnya dan anak yang terlibat dalam produksi dan distribusinya dilakukan melalui upaya pengawasan, pencegahan, dan rehabilitasi.”
Jelas Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH.

Sehingga penyuluhan hukum dapat memberikan pemahaman dan persamaan persepsi kepada pihak yang terlibat dalam melindungi anak-anak termasuk anak itu sendiri dalam penyalahgunaan narkoba.

“Kami berharap untuk mencegah penyalahgunaan narkoba pada anak-anak, peran keluarga dan orang tua sangat dibutuhkan dalam mengawasi dan mendidik anaknya untuk selalu menjauhi narkoba. Peran orang tua sangatlah penting merangkul anak-anak untuk pencegahan dari penyalahgunaan narkoba.” Tutup Bripka Syaifuddin Syam, SH.,MH.

Laporan  :  Baharuddin Tato

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini