PIFAF 2017

Sabtu, 16 September 2017

Sosialisasi Layanan Aspirasi Berbasis Online
Wakil Ketua II DPRD Polman, Amiruddin S.H Hadiri
Sosialisasi Layanan Aspirasi Online
POLEWALITERKINI.NET – Demi memberi pelayanan cepat dan optimal, Sekretariat kantor DPRD Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berharap pelayanan aspirasi berbasis online dimanfaatkan masyarakat.

Kepala Sub Bagian Aspirasi Sekretariat DPRD Polman, Imran mengatakan sebelumnya ada 2 cara menyampaikan pengaduan, yakni datang langsung dan menyurat namun kini masyarakat dipermudah dengan cara masuk ke konten  layanan aspirasi dengan sistim 24 jam nonstop.

"Bisa mengadukan aspirasi via website atau email, selanjutnya aspirasi yang masuk akan diverifikasi, apakah itu ada hubungannya dengan kebijakan pemerintah atau fungsi pengawasan DPRD." Kata Kepala Sub Bagian Aspirasi Sekretariat DPRD Polman, Imran.

Setelah aspirasi diverifikasi lanjut dia, kemudian bagian sekretariat menyampaikan kepada pimpinan dewan mengenai aspirasi online yang masuk, selanjutnya pimpinan dewan melakukan disposisi ke leading sektor masing masing komisi.

"Siapa yang menyampaikan aspirasi tersebut akan kita panggil, misal aspirasinya terkait pemerintahan maka pimpinan mendisposisi ke komisi I, dan diteruskan ke dinas terkait." Ungkap Imran.

Selain itu, kata dia, tujuan dari aspirasi online ini adalah meningkatkan koordinasi antara DPRD dan pemerintah dalam menindaklanjuti pengaduan masyarakat.

"Artinya disini ada peran aktif masyarakat menjadi bagian dari kebijakan yang akan dihasilkan." Ucap Imran.

Semenjak aspirasi online dirilis awal tahun 2017, bagian sekretariat DPRD Polman sudah menerima 10 pengaduan masyarakat.

"Aspirasi yang masuk itu ada 10 baik via e-mail maupun website." Ucapnya.

Untuk alamat layanan aspirasi online melalui website : http://dprdpolman.net dan melalui e-mail dprd.polewalimandar@gmail.com.

"Masyarakat yang menyampaikan aspirasinya harus menyertakan identitas lengkapnya, biar gampang kalau diminta kehadirannya." Ungkapnya.

Sosialisasi layanan aspirasi berbasis Online pada sekertariat DPRD Polewali Mandar, teknisnya buka layanan aspirasi atau pengaduan berbasis website dengan cara masuk di web Dprdpolman.net, disitu ada konten sub menu tentang layanan aspirasi.

“Jadi untuk lebih efektif dan efisien, pengaduan atau keluhan ke DPRD, kami sub bagian aspirasi membuka layanan sistem 24 jam nonstop tentang pengaduan, agar supaya bisa lebih cepat DPRD menindaklanjuti proses aduan dan keluhan masyarakat.” Katanya.

Laporan  :  Z Ramadhana.

Sekretaris Panitia Pendirian Perguruan Tinggi
Muhammadiyah Polman Firdaus Abdullah Pimpin Rapat
Rapat Digelar di Wonomulyo
POLEWALITERKINI.NET – Pimpinan Wilayah Muhammadiya Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, bakal mewujudkan keinginannya mendirikan perguruan tinggi, kesiapan itu mulai dilakukan dengan merampungkan syarat administrasinya dan menggelar pertemuan.

Bertempat di Masjid Ta'mir Wonomulyo. Jumat Sore usai bada ashar, 15 September 2017 panitia pendirian Perguruan tinggi di ketuai Syamsuddin S.Ag M.Ag dan Sekretarisnya Muh Firdaus Abdullah SE melakukan rapat dengan mengundang khusus Dr Mustafa M.Pd sebagai sosok pengalaman dalam Pendirian Sejumlah Perguruan Tinggi di Polewali Mandar.

Rapat itu juga dihadiri Sekretatis PW Muhammadiyah Sulbar, H Ismail Ibrahim S.Ag M.Ag dan Pimpinan Wilayah Muhammadiyah Polman, H Azis Gozal serta hadir pula wakil ketus PDM bidang pendidikan Drs Bohari M.Pd dan sejumlah Pengurus Perserikatan di lingkup Muhammadiyah Polewali Mandar.

Seperti disampaikan oleh Dr Mustapa M.Pd, mendirikan Perguruan Tinggi (PT) baru ada beberapa hal yang perlu diperhatikan diantaranya Dosen minimal 6 orang S2 yang belum mengajar di Perguruan Tinggi lain serta usia tergolong masih muda.

Selain itu fasilitas Kampus yang masih berstatus pinjaman mesti memiliki kesepakatan bukti Adminitrasi, uji kelayakan terkait jurusan dan Calon Mahasiswa serta yang utama surat sakti dari Pimpinan pusat Muhammadiyah.

“Kalau itu semua sudah ada maka Dikti tidak ada alasan menolak dan sebagai Pribadi saya katakan Muhammadiyah sudah saatnya punya Perguruan Tinggi di Polewali Mandar.” Kata  Dr Mustafa M.Pd.

Sementara itu, H Ismail Ibrahim menyarankan membentuk panitia pencarian dan pengadaan lokasi kampus.

“Jadi sama sama jalan, lain yang urus administrasi pendirian hingga ke PP, disini juga ada panitia pengadaan lokasi kampus, kalau bisa lokasinya yang strategis di jalan trans Sulawesi antara Polewali-Wonomulyo.” Ungkap H ismail Ibrahim.

Ditempat sama Sekretaris Panitia Firdaus Abdullah mengatakan, menargetkan penyelesaian administrasinya bisa rampung 1 bulan.

“Target kami 1 bulan Insha ALLAH administrasi Rampung, berharap bisa selesai sampai puncak acara milad Muhammadiyah tahun 2017.” Kata Firdaus.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna.

Jumat, 15 September 2017


Aksi Demo di Gedung DPRD Polman
Menyampaikan Aspirasinya di DPRD Polman
Para Pendemo Berorasi di Pintu Gedung DPRD Polman
POLEWALITERKINI.NET – Puluhan mahasiswa dari IAI DDI, Pemuda Muhamadiyah, Pesantren Hidayatullah dan KAMMI yang tergabung dalam Aliansi Peduli Rohingya turun ke jalan melakukan aksi unjuk rasa dan penggalangan dana di perempatan lampu merah kemudian menuju kantor DPRD Polman, Pekkabata. Jumat, 15 September 2017.

Di depan kantor DPRD Polman, Ahmad Rezki Koordinator aksi menuntut pemerintah pusat segera mengambil sikap tegas terhadap kekejaman dan pembersihan etnis Rohingya yang dilakukan angkatan militer Myanmar.

"Pembantaian di Rohingya adalah pelanggaran HAM terparah di asia tenggara, pemerintah harus segera membantu saudara kita disana." Ujar Ahmad Rezki.

Kedatangan aliansi peduli Rohingya ini, diterima Amiruddin Wakil Ketua II DPRD Polman kemudian meminta rombongan ini masuk ke ruang aspirasi, untuk melakukan rapat dengar pendapat

Amiruddin menanggapi bahwa Pemerintah RI lambat bersikap terhadap tragedi Rohingya menjelaskan sejak adanya pembersihan etnis muslim di Rohingya sudah bersikap dengan mengirim menteri luar negeri kesana mencari solusi dan juga mengirim bantuan makanan kesana.

"Bahkan hampir seluruh fraksi di DPR RI menyumbangkan sebagian gajinya untuk saudara kita di Rohingya." Ungkapnya.

Dia berharap lewat doa saudara kita sesama muslim di Rohingya Myanmar bisa hidup dan bisa selamat dari pembantaian yang ada disana, kata dia,

Ketua PKB Muhaimin Iskandar telah memerintahkan kepada seluruh unsur partai mulai dari menter hingga legislator pusat dan daerah dari partai PKB wajibnya menyumbangkan gajinya selama sebulan.

"Ini instruksi dari pak Muhaimin, saudara kita di Rohingya harus dibantu." Kata Amiruddin.

Sementara itu, Busman M Yunus Wakil Ketua I DPRD Polman mengapresiasi aksi yang dilakukan adik adik mahasiswa ini.

"Tentu kami mengecam terhadap aksi pembantaian yang tidak memiliki batas kemanusiaan di Rohingya." tuturnya

Nahar Bakri Ketua fraksi PAN DPRD Polman berkomitmen sejalan dengan tuntutan aliansi ini karena pelanggaran HAM di Rohingya sangat menyayat hati dan menzalimi nilai nilai kemanusiaan.

"Kami mengutuk angkatan militer Myanmar karena islam itu satu jika ada tersakiti maka semua tersakiti." Tandasnya.

Senada dengan legislator lainnya, Arsad Saggap berempati dengan apa yang dikeluhkan seluruh masyarakat Polman tentang Rohingya.

"Jujur saja apa yang dirasakan seluruh masyarakat saya katakan sama yang kami rasakan apalagi disana, Tidak ada seorang anggota DPRD pun disini yang tidak melaknat pembantaian yang ada disana." Terangnya.

Terpisah, Alauddin Ketua Pemuda Muhammadiyah Polman menuturkan sejak dimulainya penggalangan dana 3 hari yang lalu dana yang berhasil dikumpulkan sebanyak Rp. 5 Juta.

"Penggalangan kita lakukan di pasar dan perempatan lampu merah, dari hari rabu kita mulai dana yang terkumpul sebesar Rp. 5 Juta." Jelasnya

Dana tersebut lanjut Alauddin akan di transfer ke rekening unit reaksi tanggap cepat yang berada di Jakarta.

"Karena kondisi Myanmar saat ini terisolir jadi yang bisa tembus cuma itu unit tanggap cepat peduli Rohingya." Ucapnya.

Dia menambahkan, mendesak PBB mencabut Hadiah Nobel Perdamaian yang diperoleh pemimpin de facto Myanmar, Aung San Suu Kyi.

Laporan  :  Z Ramadhana
Kiri, Ilustrasi dan Lokasi Terjadinya Peristiwa
POLEWALITERKINI.NET – Nah...! ini kasus bisa menjadi pelajaran bagi Nitizen seluruh Indonesia, seorang pria tega bacok istri dan anaknya karena terbakar api cemburu. Belakangan mencium sesuatu yang aneh setelah istrinya menghadiri acara reuni dengan teman SMA-nya.

Peristiwa ini terjadi di Jalan Raden Fatah Gang Hasyim, Kelurahan Sudimara Selatan, Kecamatan Ciledug, Kota Tangerang. Kamis, 14 September 2017 sekitar pukul 9.30 Pagi. Seperti dikutip akun Facebook yuni rusmini.

Dalam postingannya kejadian ini berawal saat sang istri menghadiri reuni SMA, disana dia bertemu dengan mantan pacarnya waktu di sekolah. Sang suami cemburu dan kemarahannya memuncak saat sang istri kerap di telefon dan memainkan pesan singkat melalui WA.

Hasil reuni ini berujung pertengkaran, hingga sang suami nekat untuk membacok sang istri di rumahnya sendiri, saat hendak di lerai oleh anaknya yang berusia 16 tahun malah anaknya ikut di bacok hingga keduanya dilarikan ke rumah sakit Bhakti Asih.

Dia menulis, mari jadikan kisah Ini buat pembelajaran, teman reuni Kita Bukan seperti dulu, sudah punya keluarga, berkomunikasilah sewajarnya agar tdk menimbulkan kecemburuan pasangannya, apalagi hingga membuat keretakan rumah tangga.

“Tdk merasa berdosakah kita bila sampai berujung seperti ini??? Kita lah YG pantas disalahkan. Reuni hanya ajang silaturohmi, utamakan keselamatan keluarga. Bukan demi teman reuni korbankan keluarga.” Tulis yuni rusmini dalam akun fecebooknya.

Postingan yuni rusmini ini menuai tanggapan dari berbagai Nitizen, seperti komentar dalam postingan Yuyun Febrianti Midwife.

“Kebanyakan skrg apa lg sejak ada hp canggih, kebanyakan ibu2 lebih sibuk dengan media sosialnya dan lbh senang meladeni laki2 yg dikenal dimedia sosial, bahkan maaf lbh ganjen dr anak gadis sehingga menyebabkan banyak kasus pembunuhan perceraian, ini pengamatan pribadi saya dilingkungan saya dan sekitar sya, kebanyakan para istri tdk lg mengenal batasan dan kewajibannya walaupun tidak semua, tp tdk sedikit jg yg sprt itu.” Tulis Yuyun Febrianti Midwife.

Lain lagi akun facebook Vian Gordeng menulis “Trbukalah terhadap pasangan anda, manfaat reuni emang bagus menjalin silaturahmi lagi masa lalu, setidak nya ajak lah pasangan anda klo yg udah punya pasangan, ini itu pokonya harus di ajak pasangan nya, klo pasangan anda sedang bekerja mncari nafkah hargailah pasangan anda, jangan pergi k tmpat reunian itu.”
Kemudian komentar Annoara West dalam akun facebooknya, “Itulah cemburu buta so yg udh. Brkeluarga hindari la kontek berlebihan. Ma mantan klo bs hindari.jgn takut di blg kita sombong ato apa krn semua demi menjaga hubungan.. Baik..ma rmh tangga kita sendiri ato pun rmh tangga sang mantan..bertemu y bertemu biarlah saat itu jug berlalu jgn tukar no hp.”

Masih banyak komentar lain yang tak di powsting pihak polewaliterkini.net, namun semoga tulisan ini bermanfaat bagi semuanya agar kejadian serupa bisa diminilisir dan dijauhkan dari keluarga kita.(*)

Empat Orang Diamankan Karena Narkoba
Barang Bukti Diamankan Polisi
POLEWALITERKINI.NET – Bidang Humas Kepolisian Daerah (Polda) Sulawesi Barat (Sulbar), publikasikan keberhasilan unit lidik Satuan Reskrim Narkoba Polres Polman, atas keberhasilan mengamankan 4 orang diduga nyabu.

Penangkapan terhadap 4 orang pelaku lahgun Narkotika jenis sabu. Rabu, 13 September 2017 sekitar pukul 23.00 wita, di Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polman,     Provinsi Sulawesi Barat.

Keempat orang ini yakni, Anwar bin nahar (26) supir mobil, alamat Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polman. Muh Ray bin Dera (21), sopir mobil, alamat Desa Kalimbua, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polman.

Dua orang lainnya, yakni Arman bin Amir (22), sopir mobil, alamat Daya, Kodya Makassar, dan Ambo Ala bin Kinta (21), alamat Desa Banato Rejo, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Selain mengamankan pelaku polisi juga menyita Barang Bukti (BB) 1 sachet plastik bening yang di duga berisikan narkotika jenis sabu, 1 set bong tertancap kaca pireks, 1 pipet pendek yang ujungnya runcing, 1 buah korek api gas.

Untuk kepentingan penyelidikan dan penyidikan, pihak Kepolsian setempat langsung melakukan pengembangan mengungkap jaringan narkoba, mengambil urin, darah, dan BB narkotika yang diduga sabu untuk dikirim labfor Makassar.(*)

PolewaliTerkini.Net