Selasa, 17 Januari 2017

Gedung Megah SerbagunaIluni Smada Hampir Rampung 
Aula Iluni SMADA Polewali
POLEWALITERKINI.NET - Gedung Aula Ikatan Alumni (Iluni) SMA Negeri 2 (SMADA) Polewali, Polewali Mandar yang baru rampung terbangun merupakan salah satu aula sekolah termegah dan terbesar yang ada di Sulawesi Barat.

Letak aula ini juga sangat strategis karena berada ditengah-tengah pusat keramaian kota tepatnya di jalan. Hos Cokroaminoto nomor. 2 berhadapan langsung dengan SMP Negeri 4 polewali.

Pembangunan aula ini bersumber dari dana aspirasi anggota DPRD Provinsi Risbar Berlian Bachri yang juga merupakan alumni dari SMA Negeri 2 Polewali.

Risbar berinisiatif mendirikan gedung megah ini agar SMAN 2 Polewali bisa lebih maju, lebih berkembang, serta menepis anggapan bahwa sekolah itu sebagai "sekolah pembuangan." Dari istilah itulah ia mulai termotivasi untuk membangun aula ini.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Untuk membuktikan bahwa SMAN 2 Polewali bukanlah sekolah celaaan serta membuang jauh-jauh pemikiran-pemikiran negatif. Sebagai alumni saya ingin membuktikan dedikasi saya, sebagai anggota DPRD Sulbar, saya gelontorkan aspirasi di sekolah ini," jelas Risbar.

Bangunan aula terbilang mewah ini telah menghabiskan dana kurang lebih Rp. 1,3 Miliar, bangunan ini juga mampu menampung hingga ribuan orang.

"Tak kurang Rp. 1,3 Miliar dana telah dihabiskan untuk membangun gedung iluni ini, sungguh suatu pengorbanan besar untuk perubahan yang gemilang." Ujar Risbar.

Gedung aula iluni ini peruntukannya kedepan tak hanya bagi alumni SMADA Polewali saja, tetapi juga untuk seluruh siswa siswi yang tengah menempuh pendidikan di sekolah tersebut.

Selain sebagai tempat berkumpulnya para siswa ataupun orang tua siswa, aula ini juga masih memiliki banyak manfaat yang berhubungan dengan dunia pendidikan,  yaitu diantaranya sebagai tempat acara perpisahan sekolah, pameran, bazar, seminar bahkan sebagai tempat pelaksanaan program sekolah maupun ikatan alumni SMADA untuk reunion.

"Insya Allah, Aula serbaguna ini akan diresmikan langsung oleh Gubernur Sulawesi barat pada bulan Februari 2017 mendatang." Kata Risbar yang juga menjabat Ketua Ikatan Alumni SMADA Polewali.

Gedung ini dikatakan termegah karena sekolah-sekolah yang ada di Sulawesi Barat khususnya di daerah Polewali, baik di tingkat SD, SMP,  maupun SMA belum ada yang menyamai bahkan menyaingi aula iluni tersebut.  

Laporan  :  Z Ramdhana

Editor      :  Sukriwandi
Sekertaris Dinas Peranian dan Peternakan, H. Ibrahim
POLEWALITERKINI.NET – Dinas Pertanian Peternakan dan Ketahanan Pangan  (Distannak) Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, kerepotan menempatkan pegawai tambahan yang berpindah dari lembaga lama kelembaga yang baru.

Penempatan pegawai ini menyusul adanya perombakan kelembagaan dampak dari pada penerapan UU 23 tahun 2016 yang membuat beberapa instansi dan SKPD di lebur.
LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!


Ada beberapa lembaga yang lebur termasuk Dinas Pertambangan, Kehutanan dan BP4KKP, dari perombakan itu banyak pegawai yang berpindah dan menyesuaikan di tempat baru.

Seperti di Distannak Polman, ada beberapa pegawai baru yang belum mendapatkan tempat karena minimnya sarana atau gedung kantor untuk menampung pegawai.

Sekertaris Dinas Pertanian dan Peternakan. H. Ibrahim mengatakan, ada beberapa pegawai tambahan dari instansi lain dari kehutanan sekitar 44 orang, BP4KKP ada 178 orang sedangkan sebelumnya hanya berjumlah sekitar 97 orang.

Kalau semua pegawai dari lembaga yang dilebur yang ada kaitannya dengan pertanian itu dibawa kemari semua itu  akan berjumlah sekitar 326 orang. Sedangkan gedung yang kami punya tidak dapat menampung semua pegawai itu.” Kata H. Ibrahim.

Pegawai yang terbanyak bergabung di Distannak dari Badan Penyuluh Pertanian. Untuk menempatkan mereka penambahan Bidang dari 4 menjadi 6, yakni bidang Tanaman Pangan dan Hortikultura, Bidang Peternakan, Bidang Perkebunan, Bidang Pengembangan SDM, Bidang Prasarana dan Sarana Pertanian serta Bidang Ketahanan Pangan.

Distannak sekarang masih sangat kekurangan ruangan untuk menampung beberapa pegawai tambahan, jadi kita ambil alternatif lain seperti ruang aula di jadikan tempat untuk bekerja, lahan parkir pun terkadang diambil untuk ditempati bekerja, untuk pertemuan atau rapat pihak Dinas meminjam gedung Cadika.” Ungkap H. Ibrahim.

Dia ambahkan, sementara waktu bagian perbendaharaan belum bisa menginput beberapa pegawai untuk dimasukkan di dalam daftar gaji, karena semua belum memiliki SK dan hanya dilantik dan di empatkan di Distannak Polman.

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi
AIM Rayakan Ultah Secara Sederhana
AIM Berbagi Kue Ultah Kepada Istri Tercinta
POLEWALITERKINI.NET - Ulang tahun Andi Ibrahim Masdar ke 54 di rayakan secara sederhana di rumahnya, jalan todzilaling, Pekkabata, Kecamaan Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Beliau lahir di Makassar, 18 Januari 1962 dari Pasangan H. Masdar Pasmar dan  H. Andi Suryani Pasilong. Selasa, 17 Januari 2017.

Hadir dalam Ultah AIM, Ketua DPRD Kabupaten Polewali Mandar. H Hamzah Haya, Asisten III Ir. H. Budi Utomo Abdullah Jaga serta H. Sukirman, Anggota PKK, sejumlah kontraktor dan Juga Kasat Reskrim Polewali Mandar dan yang mewakili keluarga Hj Andi Samsani Masdar.

Pemotongan Kue Ultah di lakukan oleh Andi Ibrahim Masdar dan yang pertama mendapat suapan kue Ulta adalah Istri Tercinta Hj Jumriah, setelah Itu Adinda tercinta Hj Samsani, selanjutnya Hj Wati Irwan Masdar (Ipar) ke Ir. Budi Utomo mewakili para pejabat dan H Sukirman mewakili AIM Track.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Ketua DPRD Polewali Mandar turut memberikan sambutan dalam acara Ultah tersebut, dikatakannya kita berbeda pilihan tetapi persaudaraan tetap jalan, karena AIM itu guru saya, orang tua saya dan juga kakak saya, ini karena politik saja sehingga kadang kami terbatas bertemu namun kalau dinas mau tak mau kita selalu sama.

Ditempat yang sama AIM mengucapkan terima kasih atas kehadirannya membuat acara ultah di pukul 00 dini hari ini, penghargaan yang luar biasa bagi saya dan keluarga, semoga do'a kita semua di kabulkan dan kami dalam memimpin Polewali Mandar tetap di berikan kesehatan oleh Allah Swt.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

Editor      :  Sukriwandi
ABM-ENNY Kampanye Terbatas di Mamuju Utara
Ribuan Massa Hadiri Kampane ABM-ENNY 
POLEWALITERKINI.NET - MAMUJU UTARA - Pasang Calon (Paslon) Ali Baal Masdar dan Enny Anggraeni (ABM-ENNY), melakukan kampanye terbuka terbatas di Matra, Selasa 17 Januari 2017.

Kampanye ini dihadiri oleh sejumlah tokoh politik Sulbar dan Matra, diantaranya Anwar Adnan Saleh, Andi Ruskati Ali Baal, Syahril Hambali, dan beberapa anggota DPRD Sulbar.

Sementara tokoh pilitik Matra sendiri, hadir Agus Ambo Djiwa, Lukman Said, dan sejumlah anggota DPRD Matra dari partai pengusung ABM-ENNY.

Kampanye yang dilangsungkan di lapangan sepak bola desa Ako, Kecamatan Pasangkayu ini, dipadati oleh ribuan massa pendukung ABM-ENNY, mereka nampak bersuka ria saat 'DIGOYANG' oleh personil trio macan dengan lantunan lagu dangdutnya. Mereka juga nampak tetap semangat mendengarkan orasi politik meski sinar matahari cukup menyengat saat itu.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Dikesempatan itu, Ketua Tim Pemenangan ABM-ENNY, Agus Ambo Djiwa menyampaikan klarifikasi terkait isu 'SETENGAH HATI” yang menerpa dirinya. Ia menyatakan secara tegas bahwa isu itu bohong adanya.

Dia selaku ketua tim mengaku berkomitmen untuk memenangkan ABM-ENNY secara umum di Sulbar dan terkhusus di Matra, sebagaimana perintah langsung dari Ketua Umum PDIP Megawati Soekarno Putri.

Bahkan, di Matra ia berkomitmen memenangkan pasangan calon gubernur dan wakil gubernur nomor 3 itu hingga 70 persen. Ia mengimbau semua tim pendukungnya saat pilbup lalu agar tetap sejalan dengannya, dan bekerja maksimal untuk mencapai target tersebut.

"Kalau ada bilang pak Agus kesana (Mendukung Calon Lain) itu tidak benar, itu propaganda. Saya ketua tim koalisi menyatakan wajib menang di Matra ini, tidak boleh tidak. Semua komponen saya harus bersama-sama. Saya yakin masyarakat saya orang beradab, orang sopan, dan orang menghargai pemimpinnya. Hasil survei kemarin di Matra baru 63 persen, tapi saya mau ABM-ENNY harus menang di atas 70 persen." Ujar Bupati Matra ini saat melakukan orasi politik.

Laporan  :  Joni

Editor      :  Sukriwandi
SDK Selfie Bersama Anggota Majelis Taklim
Ribuan Anggota Pengajian Majelis Taklim Hadiri
Acara Maulid
POLEWALITERKINI.NET - 1300 orang Ibu ibu pengajian majelis taklim Ratih Al-Kaffah berkumpul bersama dalam peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, bertempat di gedung Ball Room Hotel Ratih Polewali. Selasa, 17 Januari 2017.

Bendahara majelis taklim Ratih Al-kaffah. Tunggal Singkarru mengatakan, peringatan maulid merupakan agenda rutin majelis yang di adakan setiap tahun.

Maulid ini tiap tahun kita lakukan. Ini merupakan salah satu agenda rutin, ini dihadiri 1300 orang ibu ibu pengajian kita,"  Kata Tunggal Singkarru.

Pesertanya merupakan ibu-ibu pengajian dari seluruh wilayah Kabupaten Polman yang tergabung dalam majelis taklim tersebut.

"Rangkaian acara Maulid ini di isi dengan tadarusan bersama dengan melantunkan ayat suci Al Quran, karena ini memang ciri khasnya.“ Ungkap Tunggal Singkarru.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Banyak hal positif dari kegiatan ini, diantaranya menjalin ukhuwah islamiyah khususnya bagi anggota majelis taklim serta menjadi sumber informasi pembinaan umat islam.

"Lalu apapun informasi terkait dengan pembinaan umat islam, mudah-mudahan sumbernya ada di sini dengan harapan agar ke depan menjadi sentral informasi karena acara Maulid ini di isi juga dengan ceramah." Harap Tunggal Singkarru.


Agar bisa mengikuti pengajian ini tidak ada persyaratan khusus. Ia lebih senang jika antusias masyarakat tinggi untuk berpartisipasi ke depan, pihaknya juga akan mengadakan beberapa perlombaan dan kegiatan sosial.

Siapa saja yang berantusias untuk meningkatkan pengetahuan Alquran, bisa bergabung dengan kami,” ajaknya.

Sementara itu, Suhardi Duka calon gubernur Sulbar yang turut hadir dan menyampaikan ceramahnya di acara ini mengatakan, sangat mengapresiasi upaya Yayasan Ratih Al-Kaffah dalam membina kelompok pengajian di Polman bahkan hingga sampai skala provinsi.

"Saya sangat kagum dengan Yayasan Ratih Al-Kaffah baik dalam membina dan memberdayakan kelompok pengajian di Polman bahkan sudah lintas kabupaten di Sulbar." Kata Suhardi Duka.

Laporan  :  Ramadhana

Editor      :  Sukriwandi
Korban Pencurian Kekerasan di Matra di Rawat di RSUD
Mamuju Utara
POLEWALITERKINI.NET – Satuan Reskrim Kepolisian Resort Mamuju Utara, Sulawesi Barat, tengah melakukan penyelidikan dan penyedikan tindak pidana pencurian dengan kekerasan di jalan poros Mamuju – Palu, Desa Jengeng, Kecamatan Tikke Raya, Kabupaten Matra. Selasa, 17 Januari 2017 sekitar jam 09.00 wita.

Berdasarkan rilis Kepala Divisi Humas Polda Sulawesi Barat. AKBP Hj Mashura, kronologis kejadian sekitar pukul 08.00 wita pelaku bertemu korban di Lambara, Desa Kasano, Kecamatan Baras, Mamuju Uara, kemudian korban mengajak ditemani ke Pasangkayu.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Dalam perjalanan tepatnya di Desa Jengeng, pelaku berpura pura singgah buang air kecil, setelah itu korban duduk menelepon di bawah pohon sawit lalu tersangka berniat mengambil uang korban lalu mengambil sebilah pisau yang di bawa dari rumah.

Korban pun langsung di tikam pada bagian tubuh dada kanan, meski demikian korban melawan tersangka sampai terguling ke bawah dan melempar batu ke pelaku dan mengenai kepala. Tak jelas apa pertimbangan pelaku pergi dan saat itu korban meminta pertolongan kepada masyarakat yang melintas.

Dilaporkan korban sekarang ini sementara menjalani perawatan di RSUD Kabupaten Matra. Sementara  pelaku sudah diamankan di Polres Mamuju Utara untuk menjalani proses lebih lanjut.

Laporan  :  Sukriwandi
Hasil Panen Petani di Matakali Terancam Tak Maksimal
Sekertaris Dinas Pertanian dan Peternakan H. Ibrahim
Kasi pengendalian Hama Distannak Polman, Abdullah Halim
Lahan Pertanian di Polman Yang Masih Sehat
POLEWALITERKINI.NET - Para petani di kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, mulai was was dan cemas setelah hama tikus yang menyerang sebagian tanaman padi mereka. Dikhawatirkan untuk musim panen kedepan para petani ini tidak menikmati hasil dari tanamannya.

Salah satu petani di Desa Tumpiling, Kecamatan Wononomulyo, Polewali Mandar. Syamsul merasa cemas dan was was melihat kondisi serangan hama. Dia katakan, kemungkinan tak akan menikmati hasil padi yang berumur sebulan, karena sebagian rusak dan diserang Hama.

Sawah saya sendiri sekitar 1 Ha di serang Hama tikus dan sebagian itu habis rusak, namun sudah ditangani oleh petugas pengendali Hama dari Distannak kabupaten Polman serta  penyuluh.” Kata Syamsul. Selasa, 17 Januari 2017.

Sementara itu Kepala Seksi Pengendalian Hama Distannak Kabupaten Polman. Abdullah Halim yang ditemui diruangannya. Selasa, 17 Januari 2017 mengatakan, daerah persawahan di Polman yang diserang hama tikus, wereng coklat dan hama penggerak batang tak menyeluruh.

Beberapa Kecamatan  yang di serang Hama ini masih bisa diatasi, karena padi yang di serang ini rata-rata umurnya masih mudah dan kalau di rusak itu masih bisa tumbuh. Alasannya karena para petani ini baru sekitar sebulan turun sawah dan padi mereka masih sangat muda jadi masih ada harapan untuk bisa tumbuh kembali.” Katanya.

Daerah persawahan yang diserang Hama wereng coklat, yakni Kecamatan Mapilli 22 Ha, Campalagian 8 Ha, Binuang 8 Ha dan masih kategorinya rusak ringan. Untuk hama tikus sendiri menyerang daerah persawahan Kecamatan Matakali seluas 18 Ha, Polewali 7,50 Ha, Mapilli 14.50 Ha, Wononomulyo 7 Ha, Binuang 1,50 Ha, Tapango 15 Ha dan Luyo 13 Ha.

LEBIH LANJUT MENGENAI DINAS TARKIM
POLMAN KLIK..!

Khusus di Kecamatan Anreapi, hama penggerek batang menyerang 8 Ha persawahan, Polewali 6 Ha, Campalagian 15 Ha, Mapilli 99 Ha, Wononomulyo 2,9 Ha, Tapango 28 Ha, Luyo 150 Ha dan semua kerusakan yang menyerang para petani ini masih dalam  kategori rusak ringan dan petugas sudah melakukan penanganan.

Kabid Tanaman Pangan dan Hortikultura. Muhammad Nasir mengatakan, sebenarnya hama yang seperti ini bisa tidak datang kalau saja para petani mendengar apa yang sudah disampaikan oleh bagian penyuluh.

Penyuluh sudah menyampaikan untuk memperhatikan cuaca dan musim. Kalau petani mau kompak tentu tidak akan terjadi ada hama perusak sebab adanya hama ini tergantung dari petaninya, seperti hama tikus kebanyakan itu ada karena  migran yang berpindah dari tempat lain ketempat baru, kalau semua petani bersamaan menanam tentu tidak akan ada hama sebab sawah tidak berisi dan masih digarap.” Ungkapnya.

Laporan  :  Erwin Setiawan

Editor      :  Sukriwandi

Berita Populer