SEGENAP MANAGEMENT
PORTAL BERITA ONLINE


Minggu, 27 Mei 2018

Tampak Anak Bermain Petasan di Seputar Masjid Syuhada
Pekkabata Polman
Tampak Anak Membakar Petasan
POLEWALITERKINI.NET - “Minta tolong kepada para pedagang dan orang tua? Orang tua pantau anaknya dan pedagang Jangan menjual petasan di bulan puasa!”.

BERITA TERKAIT : OM...! LEDAKAN SEPI, POLISI RAZIA PENJUAL PETASAN DI PEKKABATA, POLEWALI & WONOMULYO...

Penyampaian ini selalu berulang terdengar di corong Masjid baik selepas pelaksanaan sholat pardhu maupun para ustad dalam ceramah tarawinya di bulan ramadhan. Meski demikian masih banyak anak kepergok bermain petasan di seputaran Masjid.

Suasana puasa dan shalat tarawi di Kota Polewali, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terganggu lantaran letusan petasan bergemuruh dimainkan anak-anak.

Ini bukti bahwa peredaran petasan masih marak. Banyak wargan pun berharap pihak terkait dapat menertibkan peredaran petasan.

BERITA TERKAIT : MERATA DIRAZIA, POLSEK SITA PULUHANPETASAN DI KARAMA & TINAMBUNG!

Jamaah Masjid Raya Agung Syuhada Polman, Sulaimana mengungkapkan, suara petasan anak itu terdengar dan lebih banyak setelah maghrib saat akan terlaksana sholat isya dilanjutkan ceramah tarawi.

Anak-anak di luar terutama di sisi timur dan utara Masjid kerap memainkan petasan, ini sangat mengganggu penceramah dan kekhusyukan jemaah yang sedang sholat.

"Harusnya peredaran petasan ini dihentikan. Kalau semuanya tanpa kecuali ditertibkan pasti tidak ada lagi petasan dijual. Hingga kini masih banyak suara petasan mengganggu." Kata Sulaiman kepada polewaliterkini.net. Sabtu malam (26/05/2018).

Tak hanya di sekitaran Masjid, tetapi anak-anak ini juga memainkan petasan di lingkungan perumahan. Waktunya siang dan sore hari, umat islam sedang menjalankan puasa pun terganggu. Apalagi, kesabaran sangat perlu dijaga pada saat puasa.

"Ia kita sudah tegur tak memainkan petasan, namun anak-anak ini berhenti sebentar lalu mulai lagi. Himbauan kepada orang tua untuk memperhatikan anak-anak mereka yang memainkan petasan diluar masjid sudah dilakukan, namun tetap ada." Kata Pertugas Kepolisian Polres Polman Yang Melakukan Pengamanan kepada awak media.

Sementara itu anak anak pemain petasan yang ditemui mengungkapkan bahwa permaianan petasan ini adalah kebiasaan setiap tahunnya, dan mudah di dapatkan sekitar pasar senterl Perkkabata, Kecamatan Polewali, Polman.

“Jika tidak ada di jual om bagaimana anak anak di sekitar Masjid Raya Syuhada Polman, bisa bermain petasan. Kita beli di Pasar senteral Pekkabata.” Kata Anak yang sedang Bermain Petasan.

Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini