Rabu, 20 Juni 2018

Akibat Kecelakaan Mobil Tangki LPG Arus Lalu Lintas
Macet Panjang
POLEWALITERKINI.NET – Warga Binuang dan Wonomulyo, Polman, Sulbar, minta pihak Pertamina Pare-pare, Sulawesi Selatan, segera melakukan Evakuasi Mobil tangki LPG bermuatan 13000 Kg yang mengalami kecelakaan tunggal.

BERITA TERKAIT : Mobil Tangki LPG 13000 Tabrak Pohon, Kerahkan 2 Excavator Belum Berhasil Evakuasi!

Akibat kecelakaan itu pada jam tertentu arus balik mudik lebaran dari kedua arah Makassar-Mamuju dan Sebaliknya macet panjang.

Salah satu warga Wonomulyo, Herlina Latif mengatakan, pada Selasa kemarin, 19 Juni 2018 sekira pukul 12.00 Wita menyangka proses evakuasi mobil tangki LPG ini selesai hingga rombongan keluarga kembali melanjutkan perjalanan Ke Pajalele, Kabupaten Pinrang.

“Kami menyangka kemarin sudah di Evakuasi, mobil tangki memuat LPG ini tabrak pohon Asem besar yang tumbang. Kita berharap pihak Pertamina segera evakuasi, karena kita lama menunggu baru bisa lewat sekira 30 Menit, panjang antriannya ada 2 Kilo Meter.” Kata Herlina Latif.

Senada dengan itu warga Kecamatan Binuang, Syamsuddin juga berharap kepada pihak Pertamina Pare-pare agar segera menurunkan tim dan alat untuk melakukan Evakuasi, mengingat pada jam tertentu memicu kemacetan panjang.

“Macet total mulai Rea sampai rumah kami di Sappoang, ini karena ada evakuasi mobil kecelakaan, hujan lagi. Mulai Dusun Silopo sampai Sarampu mulai jam 3 hingga 8 malam antrian karena kemacetan.” Kata Syamsuddin.

Pihak Kepolisian sejak kemarin lanjutnya sudah berada di lokasi Kejadian, bahkan alat berat dikerahkan juga belum berhasil evakuasi.

“Tadi sore mulai lagi diangkat dengan alat berat, tapi ada kesalahan tidak tau apanya yang patah jadi mobil pindah posisi di tengah jalan. Selain itu hujan deras, macet luar biasa dari Rea saja sampai rumah di Sappoang harus antri dari jam 3 sampai 5 sore.” Kata Samsuddin.

Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini