Rabu, 29 Agustus 2018


POLEWALITERKINI.NET - Kisah mantan Tenaga Kerja Wanita (TKW) asal Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, sebut saja namanya Bunga (37 tahun) mengaku pernah bekerja di negara Arab Saudi sebagai Pembantu Rumah Tangga (PRT) selama 20 tahun.

BERITA TERKAIT : Perkiraan TKI Polman 12 Ribu dan 70 Persen Berangkat Secara Ilegal?   

Disana Bunga menikah dengan pria warga negara setempat asal Kota Riyadh tahun 2010, pasangan suami istri ini pun hidup bahagia mengarungi bahtera rumah tangga selama 10 tahun dan sudah dikaruniai 2 orang anak berusia 5 tahun dan 4 tahun.

"Saya berangkat ke Arab Saudi bekerja melalui agen penyalur TKI pada saat masih berumur 15 tahun." Ujarnya. saat ditemui, Senin malam 27 Agustus 2018.

BERITA TERKAIT : Disnakertrans Polman ; TKI Nikah di Luar Negeri, Wajib Ikuti Prosedur!

Menurut Bunga, proses pernikahan beda negara di Arab Saudi tidaklah mudah perlu ada surat resmi dari orang tua, lalu disetorkan ke kantor pengadilan setempat kemudian ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI).

"Nikah saya resmi disana, sebelum nikah saya kembali ke kampung memberitahu orang tua dan meminta surat persetujuan, bahkan ada surat dari KBRI dan pengadilan setempat." Singkatnya.

Bunga kini telah kembali ke kampung halamannya di Kecamatan Polewali, Kabupaten Polman, dengan membawa pulang ke 2 buah hatinya, Bunga terpaksa pulang lantaran kontrak kerja di sana sudah habis masanya.

"Tapi saya tidak cerai dengan suami, kami masih aktif komunikasi melalui telepon seluler tanya tanya kabar dan anak anak nya." Jelasnya.

Meski demikian, berkat usahanya mengurus di kantor Dinas Catatan Sipil, kedua putra putri Bunga telah memperoleh dokumen akte kelahiran.

"Saya kan punya KTP,  jadi saya bisa ngurus akte kelahiran anak saya." Tutur Bunga.

Laporan  :  Z Ramdhana.

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini