***...***

.

Senin, 21 Januari 2019

Babinsa Desa Jadi Tenaga Pengajar di Bulo
Sudah 5 Tahun Sekolah ini Tak Ada Proses Belajar
POLEWALITERKINI.NET – Lantaran tak ada tenaga pengajar, puluhan anak pedalaman di Dusun Bombang, Desa Patambanua, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, putus sekolah.

Melalui media penerangan Kodim 1402/Polmas, melaporkan bahwa untuk antisipasi anak ini tak belajar Babinsa setempat mengambil peranan dan mengajak anak-anak setiap berkunjung ke wilayah desanya.

Sebutlah Koptu Kaharuddin, tercatat sebagai anggota TNI yang bertugas sebagai Babinsa Koramil 1402-02/Wonomulyo jajaran Kodim 1402/Polmas. Dengan keikhlasannya menyempatkan mengajar anak-anak setiap ke wilayah binaan.

“Berdasarkan data sekira 40 orang anak dari 50 Kepala Keluarga (KK) di Dusun ini buta huruf tidak tahu baca tulis karena sejak 5 tahun terakhir tidak ada aktivitas belajar mengajar di sekolah.” Ungkap Babinsa. Selasa (22/01/2019).

Di Dusun ini ada 2 ruangan kelas beralaskan tanah tanpa meja dan kursi dan sejak 5 tahun lalu tidak ada gurunya sehingga anak anak di dusun ini tidak sekolah.

“Anak-anak di dusun ini tidak ada yang sekolah, kegiatan mereka yang sudah berumur 12 tahun ke atas sudah ikut kerja di ladang bersama orang tua mereka.” Ungkap Babinsa.

Setiap ke wilayah ini biasanya saya hanya mendapati anak-anak yang masih kecil, karena yang besar sudah berangkat bersama orang tuanya bekerja di kebun.

Karena lokasinya cukup jauh dan jalan kurang bagus jadi saya biasanya menempuh perjalanan 3 sampai 4 jam perjalanan baru bisa tiba di dusun ini menggunakan sepeda motor.

Dia berinisiasi mengajar karena keikhlasan, selain itu Dandim 1402/Polmas, Letkol Arh Dedi Setia Arianto selalu menyampaikan bahwa Tugas pokok TNI adalah menegakkan kedaulatan negara, mempertahankan keutuhan wilayah NKRI.

Namun kata Dandim, pengabdian TNI bukan hanya dalam bentuk operasi militer saja, tetapi sebagai aparat teritorial harus mampu menjadi guru, mengajar kepada masyarakat terutama di pelosok.

“Tujuan kami yaitu supaya anak - anak di Dusun Bombang  ini bisa mendapatkan pendidikan layaknya anak-anak sekolah di tempat lain. Walaupun fasilitas dan tenaga pengajar tidak ada.” Ujar Koptu Kaharuddin.

Sementara itu Kepala Dusun Bombang, Masril mengatakan, sekitar 40 orang anak –anak di Desa ini tidak tau baca tulis karena tidak ada yang sekolah.

“Dulu pernah ada guru yang datang mengajar terkadang 2 kali sebulan dan sejak 5 tahun terakhir gurunya sudah tidak pernah datang.” Ungkap Kepala Dusun Bombang, Masril.

Sekarang hanya bapak Pembina desa yang mengajar anak-anak yang belum berangkat ke ladang, karena anak-anak yang lain masih pagi-pagi sudah berangkat ke ladang dan kembali sore hari.

“Warga juga juga tidak ada yang punya kemampuan untuk mengajar karena rata-rata warga tidak sekolah bahkan tidak tahu baca tulis tidak bisa berbahasa indonesia.”
Tutup Masril.(*)

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini