***...***

.

Selasa, 11 Juni 2019

Korban Pembunuhan Oleh Suaminya Sendiri,
Foto, Facebook
Korban Ditangani Medis. Foto Facebook
Suami Korban Menyerahkan Diri di Mapolsek Tappalang
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Reskrim dan Polsek Campalagian Resort Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, kembali melakukan pendalaman kaitan kasus pembunuhan dimana pelakunya tak lain adalah suaminya sendiri. Rabu (12/06/2019).

Kapolsek Campalagian, IPTU Mustakim.,S.H mengatakan, kasus ini terungkap bermula sekitar pukul 00.15 wita datang 2 orang ke SPKT Polsek Campalagian melaporkan telah ditemukan mayat perempuan di rumah Hj. RUSDIA (Mertua Korban Wati) di Dusun Parubaya, Desa Lapeo.

“Berdasarkan laporan itu pihak kepolisian langsung mendatangi TKP dan menemukan korban WATI Bin SAENI (42 Tahun), PNS (Guru SMK Campalagian), warga Dusun Parabaya, Desa Lapeo, Kecamatan Campalagian, dalam kondisi meninggal dunia dengan luka tergorok di leher.” Kata IPTU Mustakim.,S.H.

Selain menemukan korban dalam kondisi tak bernyawa dengan luka tergorok pada bagian leher pihak petugas gabungan juga telah melakukan olah TKP dan mengamankan 1 buah balok dan pakaian serta jaket milik korban.

Adapun kronologis kejadian, sekitar pukul 18.30 wita saksi MASHURI bersama Hj. RUSDIA meninggalkan rumah (TKP) dimana saat itu korban WATI berdua bersama suaminya NURDIN berada di rumah.

“Setelah meninggalkan rumah saksi MASHURI kembali dan masih melihat NURDIN sedang menonton TV bersama istrinya (Korban WATI). Dan sekitar pukul 20.00 Wita kembali meninggalkan rumah.” Kata Kapolsek Campalgian, IPTU Mustakim.,S.H.

Namun lanjutnya, sekitar pukul 23.30 Wita Hj. RUSDIA (Mertua Wati) kembali ke rumah dan mengetuk pintu tapi tak seorangpun yang menjawab dari dalam rumah, selanjutnya dia mengambil kunci yang tersimpan di bawah batu yang berada disekitar depan pintu.

“Mengambil kunci dan membuka pintu rumah, setibanya di dalam kemudian Hj. RUSDIA melakukan sholat dan makan serta kembali mengunci pintu.” Jelas IPTU Mustakim.,S.H.

Barulah sekitar pukul 00.00 Wita HJ. RUSDIA melihat korban WATI tewas bersimbah darah di ruang keluarga bagian belakang rumah dan dalam keadaan tengkurap dengan kondisi luka terbuka pada bagian leher, namun suami korban NURDIN sudah tidak berada di TKP.

“Melihat kondisi itu Hj. RUSDIA memanggil warga sekitar dan MASHURI bersama SAHABUDDIN untuk melaporkan kejadian tersebut di Polsek Campalagian. Kemudian polisi menghubungi keluarga korban yang berada di Sila-sila, Kecamatan Mapilli, Polman.”
Kata IPTU Mustakim.,S.H.

Atas kejadian ini pihak Kepolisian menduga pelaku atau suami korban melakukan pembunuhan karena motif cemburu.

“Apa motif pelaku? Untuk motif itu sementara diduga cemburu, karena lelaki ini pernah melakukan hal serupa dengan menembak orang dengan Airsoft Gun oleh karena cemburu, jadi intinya seperti itu dia sedikit cemburuan, Kan dia pengangguran sementara istrinya PNS guru.” Ungkap IPTU Mustakim.,S.H.

Sementara Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaeni., S.E.,S.I.K mengatakan, usai melakukan mengeksekusi istrinya semalam, pelaku langsung melarikan diri ke wilayah utara dengan menggunakan sepeda motor Yamaha Vixion warna hitam putih.

“Setelah melarikan diri pada pukul 06.30 Wita tersangka NURDIN telah menyerahkan diri di Polsek Tappalang serta mengakui perbuatannya dan kini tim gabungan Polres Polman, melakukan penjemputan.” Kata Kasat Reskrim Polres Polman, AKP Syaiful Isnaeni., S.E.,S.I.K.

Laporan  :  Achmad Gazali

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini