*** GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA ***

Kamis, 17 September 2020

Polisi Mendatangi TKP dan Memeriksa Kondisi Kesehatan
Korban di Wonomulyo
POLEWALITERKINI.NET – Pihak Reskrim Polsek Wonomulyo tengah menangani kasus penganiayaan berat dengan menggunakan sajam jenis badik hingga berakibat korban mengalami luka tusuk di bagian perut kanan dan usus terburai. Rabu (16/09/2020).

Kejadian ini sekira pukul 15.25 Wita di rumah JUMANGIN, Dusun Bluro, Desa Sugihwaras, Kecamatan Wonomulyo, Kabupaten Polman, Sulawesi Barat. Korban JUMALI Alias JUM (41), warga Dusun Kebun Dalam, Desa Bumiayu, Kecamatan Wonomulyo, Polman, mengalami luka tusuk.

Menurut JUMANGIN, peristiwa ini terjadi dimana pelaku WIWIN (35), tukang batu, warga Kecamatan Wonomulyo, Polman, datang bersama korban JUMALI dengan 5 orang berteman, namun setelah mereka duduk sekira 20 menit pelaku langsung menikam korban.

“Mereka datang bersama dan duduk, sekira 20 menit kemudian tanpa adanya cekcok mulut, pelaku langsung melakukan penganiayaan terhadap korban dengan cara menikam korban dengan menggunakan badik sebanyak satu kali mengenai perut bagian samping kanan.” Jelasnya.

Kemudian setelah melakukan penganiayaan pelaku langsung lari meninggalkan TKP dan sempat di kejar oleh beberapa orang teman korban yang berada di tempat kejadian.

“Setelah pelaku lari, beberapa orang temannya membawa korban ke Puskesmas Wonomulyo untuk mendapatkan perawatan dan selanjutnya korban di rujuk ke RSUD Polewali.” Katanya.

Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo, IPDA Tio Septian Dwi Cahyo, S.Trk membenarkan telah terjadi penganiayaan berat dengan menggunakan senjata tajam jenis badik, akibat penganiayaan itu korban mengalami luka tusuk bagian perut kanan hingga usus terburai.

“Jadi penganiayaan ini dilakukan oleh pelaku WIWIN (35) kepada korban JUMALI. Adapun keduanya mempunyai hubungan sebagai teman.” Kata Kanit Reskrim Polsek Wonomulyo, IPDA Tio Septian Dwi Cahyo, S.Trk.

Berdasarkan hasil penyelidikan lanjutnya, motif penganiayaan diduga balas dendam dimana korban sebelumnya pernah melakukan penganiayaan terhadap pelaku pada tahun 2016 dan tahun 2018 namun diselesaikan secara kekeluargaan.

“Kalau motif nya dugaan sementara balas dendam, karena kan pelaku dulu pernah jadi korban penganiayaan.” Jelas IPDA Tio Septian Dwi Cahyo, S.Trk.

Kini pelaku sudah diamankan di Mapolsek Wonomulyo setelah sebelumnya menyerahkan diri kepada polisi. Sementara korban sore tadi selesai mendapatkan penanganan operasi medis di RSUD Polewali.

Laporan  :  Z Ramadhana

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA