DIHARAPKAN UNTUK TETAP MENERAPKAN PROTOKOL KESEHATAN COVID-19


GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Selasa, 20 Oktober 2020

POLEWALITERKINI.NET - Akibat intensitas hujan meningkat membuat aliran sungai cukup kuat sehingga menyebabkan terjadiya pengikisan tanah pinggiran sungai di Dusun Kurra, Desa Kurma, Kecamatan Mapilli, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat. Selasa (20/10/2020).
 
Kondisi ini sudah terjadi bertahun tahun bahkan lahan kebun penduduk setempat banyak mengalami kerusakan sampai ratusan meter, pengikisan tanah ini juga sudah mendekati jalan di sekitaran sungai  yang biasa dilalui masyarakat melakukan aktivitasnya.

Parahnya pengikisan tanah ini meyebabkan kerugian finansial bagi penduduk setempat karena rusaknya tanaman dan tumbuhan produktif di areal perkebunan warga yang berdekatan dengan bantaran sungai.

Abdul Kadir warga sekitaran sungai pun berharap kepada pemerintah terkait khususnya Desa Kurma, agar serius menangani persoalan ini, karena pengikisan sungai sudah bertahun tahun terjadi dan merugikan warga.

“Saya pun termasuk penduduk yang merugi serta masyarakat yang lainya, lahan saya sudah kurang lebih 1 hektar yang rusak." Kata Abdul Kadir, penduduk di sekitaran sungai.

“Kalau pun hujan tidak turun di Desa Kurma, tapi kalau air dari gunung meluap dipastikan akan tetap terjadi pengikisan.” Lanjut Abdul kadir. Minggu (18/10/2020).


Terkait itu Kepala Desa Kurma, Jais.,S.Sos mengatakan, masalah pengikisan sungai bukanlah kewenangan Pemerintah Desa, Kabupaten atau Provinsi, akan tetapi menjadi kewenangan Balai Kantor Sulawesi 3 di Palu, Sulteng.

"Perlu di ketahui bukan kewengan desa, bukan kewenangan bupati dan bukan kewenangan provinsi, itu kewenangan dari balai kantor sulewesi 3 di palu, terkait dengan sungai ini, itu kewenanganya dan semenjak saya menjabat tahun 2015 baru 2 kali pembangunan dari balai sulawesi 3." Kata Kepala Desa Kurma, Jais.,S.Sos

Dia pun mengaku telah mengangkat masalah warga ini di setiap rapat Pemerintah, menurutnya pembangunan buronjong setahun yang lalu dari kantor balai sulewesi 3 palu berkesan mubassir karena cepat rusak

“Saya selaku kepala desa kurma memohon kepada pemerintah yang berhak agar sekiranya serius menangani permasalahan desa kurma dalam mengantisipasi permasalah abrasi ini." Ungkap Kepala Desa Kurma, Jais.,S.Sos. 

Laporan  :  Muhdar


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA