*** GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA ***

Minggu, 18 Oktober 2020

POLEWALITERKINI.NET - Selama pandemi COVID-19 ini berlangsung, sudah tidak terhitung informasi hoaks yang meresahkan tersebar di masyarakat, terutama pada media sosial facebook.

Pemuda, sebagai kelompok yang mendominasi penggunaan internet menjadi kelompok yang rentan terpapar dengan informasi hoaks.

Selain daripada itu, pemuda juga memiliki peranan yang penting dalam menangkal hoaks di lingkungannya, baik dalam keluarga dan masyarakat.

Berdasarkan hal tersebut, sejumlah dosen FIKES Universitas Sulawesi Barat (Unsulbar) berupaya melakukan pemberdayaan kepada warga karang taruna untuk meningkatkan kemampuan berpikir kritis pemuda dalam menyaring informasi khususnya terkait COVID-19.


Dosen FIKES Unsulbar melakukan kegiatan pengabdian masyarakat ini di desa Bunga-Bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, pada Sabtu, 17 Oktober 2020, dengan mengusung judul pengabdian “Pemberdayaan Karang Taruna Desa Bunga-Bunga dalam Menangkal Hoaks Terkait COVID-19”.

Pengabdian ini dilakukan oleh beberapa Dosen FIKES diantaranya : Kurnia Harli, Heriyati, dan Masyita Haerianti, beserta beberapa mahasiswa keperawatan : Roni Kambi, Melki Suprianto, Agis Mubarokah, dan Kornelius Kelfin. Peserta dalam kegiatan ini adalah warga Karang Taruna desa Bunga-Bunga.


Pada kegiatan ini terdapat dua materi yang disampaikan. Materi pertama membahas tentang komunikasi efektif dalam menangkal hoaks pada keluarga/masyarakat, dibawakan oleh Agis Mubarok (Mahasiswa Keperawatan Semester 5) yang disupervisi oleh Heriyati, M.Kes.

Selanjutnya, pada materi kedua membahas tentang COVID-19 dan informasi Hoaks yang menyertai, dibawakan oleh Melki Suprianto (Mahasiswa Keperawatan Semester 5) yang disupervisi oleh Kurnia Harli, BSN., MSN.

Materi yang dijelaskan ini sangat penting bagi Pemuda Karang Taruna. Apabila nantinya pemuda menemukan informasi hoaks terkait COVID-19, mereka dapat segera mengidentifikasi informasi tersebut apakah fakta atau Hoaks. 

Selain itu juga dapat melakukan edukasi di lingkungan terdekat dengan mengkomunikasikannya secara efektif. Sehingga masyarakat teredukasi dan informasi hoaks terkait COVID-19 dapat diredam.

Lebih lanjut, kegiatan ini dilaksanakan dengan tetap menerapkan protokol kesehatan. Sebelum dimulai, peserta diwajibkan mencuci tangan dan menggunakan masker serta menjaga jarak, jumlah pesertapun dibatasi. 

Laporan  :  Kaharli


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA