GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Selasa, 12 Januari 2021

POLEWALITERKINI.NET – Bupati Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Andi Ibrahim Masdar (AIM) kepada wartawan menyebut jika ada warga menolak vaksinasi tentu bukan lagi ranah Pemerintah Kabupaten melainkan Kepolisian.

Kata AIM Jika ada warga yang menolak untuk di Vaksin pemda tidak bisa melakukan upaya paksa dengan alasan itu merupakan ranah Kepolisian.

“Bagaimana Dengan Warga Polman Yang menolak di Vaksin? Kalau ada yang menolak, saya kira iya kita tidak bisa paksa juga, masalahnya iya bukan mi ranahnya Pemda, ranahnya Kepolisian.” Kata Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar. Selasa (12/01/2021).

Menurutnya dalam Vaksinasi ini Pemerintah Daerah fokus memikirkan bagaimana upaya agar masyarakat Polewali Mandar bisa sehat dan berinteraksi dengan beraktivitas seperti sebelum covid-19 ini mewabah.   

“Pemda ini kan bagaimana masyarakatnya bisa sehat dan berinteraksi kembali seperti dulu lagi. Tapi kalau dia sakit tentu tetangganya juga bisa ikut sakit, nah ini yang kita tidak inginkan. Jadi harus kompak dalam vaksinasi nanti.” Harap Bupati Polman, Andi Ibrahim Masdar.

Disinggung terkait sanksi bagi warga yang menolak Vaksin, AIM menjelaskan bahwa hingga hari ini belum ada intruksi dari pusat untuk menjadi acuan bagi yang menolak akan diberikan hukuman.

“Kira-kira ada sanksi bagi yang menolak di Vaksin? Itu sampai sekarang belum ada, kita ini kan selalu intruksi dari pusat yang kita dengar, intruksinya begitu iya begitu lagi.” Jelas Andi Ibrahim Masdar.

Laporan  :  Sukriwandi


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA