GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Kamis, 23 Desember 2021

  • Desember 23, 2021
  • Grup Media Bakri Centre

POLEWALITERKINI.NET -- Langkah antisipasi dini pihak Sekolah Menengah Kejuruan Negeri (SMKN) 1 Polewali melaksanakan roots day sebagai ajang kreasi agen perubahan anti perundungan.

Selain itu pada hari yang sama pihak sekolah juga memamerkan kereatifitas siswa dengan menampilkan hasil produksi siswa dari setiap jurusan digelar di halaman sekolah. Kamis (23/12/2021).

Perundungan sendiriadalah tindakan kekerasan atau tindakan agresif yang terjadi berulang-ulang. Hal itu kemudian membuat para pelakunya merasa senang dengan apa yang dia lakukan kepada korbannya. "Perundungan ini bukan hanya terjadi dari orang per orang, tapi antar kelompok.

Kepala SMKN 1 Polewali, Mustari mengatakan, hari ini ada 2 kegiatan yakni perayaan hasil belajar projek penguatan profil pelajar pancasila dan budaya kerja (P5BK) dimana setiap jurusan menampilkan hasil kreatifitas mereka sesuai dengan bidang keahliannya.

"Program belajar ini siswa menampilkan hasil karya mereka sendiri, kita ingin merubah mindset siswa bahwa PNS itu bukan satu-satunya pekerjaan. Dengan berwirausaha kita juga adalah pekerjaan yang menghasilkan." Kata Kepala SMKN 1 Polewali, Mustari

Mustari juga menjelaskan, 30 orang siswa SMKN 1 Polewali juga telah mengikuti pelatihan agen anti perundungan. Kegiatan ini memberikan pemahaman bahwa bulying atau perundungan adalah perbuatan tercela."

Melalui kegiatan ini bagaimana kita tanamkan pemahaman saling menyayangi, menghormati perbedaan. Sebagai selaku Sekolah PK kegiatan ini masuk bagaimana siswa belajar dengan mengamalkan nilai Pancasila, sehingga bisa meminilisir perkelahian antar siswa dan sekolah lain." Ujar Mustari.

Salah satu upaya kami agar siswa tetap saling kompak dan menghormati yakni setiap kegiatan semua organisasi saling bejerjasama setiap kegiatan sehingga mereka bersatu.

Dua kegiatan yakni dan budaya kerja dimonitoring langsung wakasek kurikulum sementara perundungan di monitoring wakasek kesiswaan dan guru BP. SMKN 1 Polewali ditunjuk sebagai sekolah PK 2021, untuk kegiatan pembangunan sudah ada 85 persen fisik dan non fisik.

Kepala Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Wilayah I Roslina mengapresiasi Kepala Sekolah dan guru atas terselenggara nya kegiatan ini yang temtunyan dapat terlaksana berkat kerja keras  dan kerjasama yang baik.

"Kita harap agen Bulying ini berperan aktif mengkampanyekan pencegahan bulying baik di dalam lingkungan sekolah maupun di luar karena dalam belajar dibutuhkan rasa aman dan nyaman." Katanya 

Menjadi contoh bagi temannya, jangan ada bulying kepada kekurangan teman, kejelekan teman ayo bersama stop bulying. Perayaan hasil belajar ini semoga dapat terus diringkatkan karena akan berlanjut sekolah unggulan pusat. Selain itu, ia juga berharap siswa SMK dapat menjadi wirausahawan muda yang menciptakan lapangan kerja.

Laporan : Sukriwandi 

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA