.

.

Minggu, 16 Desember 2018

Aliansi Unras di Depan Kantor Pemkab Polman
Pjs Sekda Polman Temui Mahasiswa
POLEWALITERKINI.NET – Sekira 30-an Mahasiswa tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Tubbi Taramanu menggelar aksi Unjuk Rasa (Unras) di Jalan Manunggal, Pekkabata, depan Kantor Pemkab Polewali Mandar, Sulawesi Barat. Senin (17/12/2018).

BERITA TERKAIT : BUPATI POLMAN TANGGAPI TUNTUTAN ALIANSI MAHASISWA TUBBI TARAMANU BERSATU 

Dikoordonir kordinator lapangan Rudi Pattendeng (24), Mahasiswa Unsulbar Majene, menuntut pemerataan pembangunan infrastruktur di Tubbi Taramanu yang dianggap tertinggal dalam peta administratif Kabupaten Polman.

Mereka berorasi bahwa Tubbi Taramanu adalah kecamatan sangat tertinggal jika dibandingkan Daerah lain di Polman mulai Infrastruktur Jalan, Kesehatan, pendidikan dan ekonomi, dimana hanya diingat jika penguasa membutuhkan suara tetapi dilupakan jika mereka menjadi penguasa.

Selain itu massa membentangkan spanduk berwarna putih bertuliskan ALIANSI MAHASISWA TUTAR BERSATU mendesak pemerintah dalam perataan pembangunan Infrastruktur Jalan, Pendidikan dan Kesehatan.

Adapun tuntutan Aliansi Mahasiswa Tubbi Taramanu Bersatu yakni

1. Menuntut PEMDA POLMAN untuk segera membangun Infrastruktur jalan yang layak ke seluruh daerah tertinggal khususnya Kec. Tubbi Taramanu
2. Menuntut PEMDA POLMAN untuk membangun fasilitas kesehatan dan menambah tenaga medis yang dapat tinggal di daerah Kec. Tubbi Taramanu
3. Menuntut PEMDA POLMAN untuk membenahi sekolah dan menambah tenaga pengajar yang aktif di Kec. Tubbi Taramanu
4. Menuntut PEMDA POLMAN untuk dapat menjaga ketersedian bahan pokok dan menjaga kestabilan harga Bahan Pokok di Daerah tertinggal khusunya Tubbi Taramanu pada Musim Penghujan.
5. Apabila tuntutan ini tidak dipenuhi kami akan kembali lagi dan memblokir jalan masuk di tutar dan menuntut Andi Ibahim Masdar turun dari Jabatannya sebagai BUPATI POLMAN karena dinilai GAGAL dalam mengembankan amanah dan pembangunan POLMAN secara merata.

Dalam kesempatan itu Kasat Pol PP Polman, Aco Djalaluddin AM menemui massa dan meminta 5 orang perwakilan untuk diterima namun ditolak oleh Massa unras, kemudian meminta Bupati Polman menemui massa jika tidak di perbolehkan seluruh massa masuk. 

Desakan itu membuat Pjs Sekda Polman, Andi Parial Patajangi menemui Massa Unras untuk menerima aspirasi namun massa tetap meminta seluruh massa masuk dan diterima di aula Kantor Pemda Polman.

Pada kersempatannya PJS Sekda Polman mengatakan, mengenai infrastruktur jalan perlu dipahami soal peningkatan infrastruktur jalan ada jalan yang ditangani oleh Pemda dan ada yang ditangani oleh Provinsi, untuk jalan Luyo ke Tutar itu adalah tanggung jawab Provinsi.

Sementara kata Andi Parial Patajangi untuk infrastruktur pendidikan Daerah Tubbi Taramanu merupakan perioritas dan selama ini Daerah Tubbi Taramanu juga tidak luput dari Bansos yang diberikan oleh Pemda Polman.

Meski demikian Massa Unras tetap menolak serta menuntut Bupati Polman untuk menemui dan menerima seluruh massa di dalam kantor Pemda Polman. Dan akhirnya merengsek mendesak masuk ke Kantor Pemda Polman namun dihalau oleh petugas Kepolisian dan Sat Pol PP.

Tak hanya itu untuk menenangkan massa Camat Tubbi Taramanu, Nurdin turun menemui massa dan meminta perwakilan 5 Orang tiap Desa untuk diterima oleh PJS Sekda Polman namun massa tetap menolak dan memilih untuk membubarkan diri.

Mereka pun membubarkan diri dan akan melakukan konsolidasi untuk merencanakan aksi dengan jumlah massa yang lebih banyak

Laporan  :  One-di

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini