*** LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA ***

DATA COVID-19 INDONESIA

😷 Positif:

😊 Sembuh:

😭 Meninggal:

(Data: kawalcorona.com)

Jumat, 15 Mei 2020

Wakil Bupati Polman, Natsir Rahmat Hadiri Penyerahan
Bantuan Kemensos Kepada Lansia Pemecah Batu
Lansia Pemecah Batu Menerima Bantuan dari Kemensos
POLEWALITERKINI.NET - Masa pandemi Covid-19 merupakan masa yang sulit bagi semua kalangan, terlebih bagi manusia Lanjut Usia (LANSIA) yang termasuk dalam kelompok rentan.

Sebagai salah satu bentuk perhatian, Kementerian Sosial (Kemensos RI) melalui Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji, Gowa, Sulsel, menyalurkan bantuan sosial (Bansos) Program Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (PROGRES-LU) kepada  lansia.

Pemberian bantuan ini sebagai langkah untuk meringankan beban lansia agar mereka tetap terjamin kehidupannya.

Kegiatan yang berlangsung di lokasi tempat pemecahan batu di Lingkungan Sekka-sekka, Kelurahan Batupanga, Kecamatan Luyo, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Kamis (13/05/2020).

Dalam kegiatan itu hadir Wakil Bupati Polewali Mandar, Natsir Rahmat, Kepala Dinas Sosial Yusuf Djalaluddin, Lurah Batupanga, Babinkamtibmas, Babinsa, Ketua LKS-LU Mandar Indonesia, Fredy, dan lembaga kesehatan yang terlibat dalam kegiatan ini.

Wakil Bupati Polewali Mandar menyampaikan, bahwa proses simbolis penyaluran Bansos PROGRES-LU ini disampaikan kepada lansia yang sehari-harinya bekerja sebagai pemecah batu.

Simbolis penyaluran Bansos PROGRES-LU ini kami laksanakan di kediaman lansia yang potensial dan sehari-harinya bekerja sebagai pemecah batu." Kata Wakil Bupati Polewali Mandar, Natsir Rahmat.

"Kami juga menyampaikan terimakasih kepada Kemensos RI dan Balai Lansia Gau Mabaji yang telah memberikan perhatian kepada lanjut usia di Kabupaten Polewali Mandar." Tambahnya.

Sesuai dengan protokol penyaluran Covid-19, tim Bansos PROGRES-LU melakukan penyaluran dengan mekanisme door to door langsung ke masing-masing rumah lansia dan mendatangi lansia di tempat kerjanya.

Selain itu, petugas dan pendamping sosial menggunakan masker, sarung tangan, baju lengan panjang, dan tetap melakukan physical distancing (Menjaga Jarak Fisik) sesuai dengan protokol pencegahan penyebaran Covid-19.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar, Yusuf Djalaluddin menyampaikan, bahwa lansia yang diajukan oleh LKS-LU Mandar Indonesia sudah melalui tahap verifikasi dan diketahui oleh Dinas Sosial.

"Dalam melakukan pengusulan lansia penerima bansos PROGRES-LU, LKS-LU Mandar Indonesia telah melakukan home visite (kunjungan rumah) lansia dan semua data telah diketahui oleh Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar." Ujar Yusuf

Kepala Balai Rehabilitasi Sosial Lanjut Usia (BRSLU) Gau Mabaji Gowa, Syam Wuryani mengatakan, bantuan senilai 1,1 Miliar bagi 425 lanjut usia ini, diberikan melalui empat Lembaga Kesejahteraan Sosial Lanjut Usia (LKS-LU) yang ada di Sulawesi Barat.

Wuryani menyampaikan bahwa lansia yang diajukan oleh LKS-LU Mandar Indonesia sudah melalui tahap verifikasi dan validasi oleh Balai Lansia Gau Mabaji. Data Lansia tersebut juga sudah diketahui oleh pemerintah setempat serta mendapatkan rekomendasi dari Dinas Sosial Kabupaten Polewali Mandar Provinsi Sulawesi Barat.
.
"Dalam melakukan pengusulan data lansia penerima Bansos PROGRES-LU, LKS-LU Mandar Indonesia telah melakukan home visite (kunjungan rumah) untuk memastikan kondisi dan keberadaan Lansia." Ujar Yani.

Penyaluran Bansos PROGRES-LU ini  dilaksanakan di rumah lansia yang lokasinya juga berada dekat dari lokasi penambangan batu berjalan dengan lancar tanpa kendala. Beberapa lansia tampak sedang bekerja melakukan kegiatan sehari-harinya yaitu memecah batu.

Keccung (70), salah satu penerima bantuan mengaku sangat senang menerima bantuan dalam kondisi darurat seperti saat ini. Bagi lansia yang sehari-hari bekerja sebagai pemecah batu ini, bantuan ini sangat membantu selama masa darurat COVID-19.

“Saya sangat senang menerima bantuan ini karena sangat meringankan beban dan membantu saya menghadapi masa sulit seperti saat ini.” Ujar Keccung.

Hal yang sama juga diungkapkan oleh Fatiyah (75), seorang nenek yang berprofesi sebagai pemecah batu. Nenek ini mengaku sangat bahagia menerima bantuan ini, apalagi mereka sangat kesulitan ekonomi ditengah pandemi wabah covid 19.

"Alhamdulillah ini berkah Ramadhan. Terimakasih kepada Kementerian Sosial RI, atas bantuannya." Katanya dalam bahasa mandar.

Laporan  :  Ant

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA