*** GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA ***

Sabtu, 20 Juni 2020

Narmiati Memberikan Keterangan Kepada Awak Media
Mahasiswa ini Kuliah di Gazebo Pohon di Desanya
POLEWALITERKINI.NET – Meski berada di kampung halaman seorang Mahasiswi Semester II Jurusan Teknik Informatika dari Universitas Al Asyariah Mandar (Unasman) Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, tetap semangat dan berjuang mengikuti perkuliahan.

Pasca New Normal dalam pandemi corona dimana pemerintah masih mengimbau agar waspada melakukan kegiatan di luar rumah. Kebijakan ini pun ternyata juga masih berlaku pada proses perkulihaan dengan metode daring yakni belajar di rumah melalui internet.

Sayangnya sejumlah Mahasiswa yang ingin mendapatkan ilmu melalui kuliah online tidak semua terjangkau dengan jaringan. Seperti yang di alami Narmiati, nasibnya tidak seperti Mahasiswi lain yang tinggal di wilayah perkotaan yang memiliki jaringan internet memadai.

Mahasiswi cantik yang tinggal di Dusun II Pakkalombang, Desa Kurrak, Kecamatan Tapango, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, ini mengikuti proses perkuliahan selama 2 jam pada hari tertentu dengan mencari jaringan di tempat tertinggi di wilayah lain yakni Dusun III Tanete di Desanya.

“Saya dari Dusun II Pakkalombang mencari jaringan di Dusun III Tanete, ada jaringan lain tapi berada di daerah perkebunan dan saya takut. Iya untuk mengikuti kuliah Daring tergantung Dosennya, seperti biasanya 2 jam lamanya.” Kata Narmiati saat ditemui media polewaliterkini. Jumat (19/06/2020).

Dia bersama 3 orang temannya tampak duduk dalam gazebo di bawah pohon langsat di pinggiran jalan bertebing kurang lebih 500 meter sebelum lokasi tempat wisata air terjun limbong komandang, desa Kurrak, Kecamatan Tapango.

Bahkan salah satu temannya yang kesulitan mendapatkan jaringan internet tampak dalam foto naik ke atas pohon langsat cari sinyal. Dia dengan resiko tinggi duduk pada sebatang kayu sambil memegang handphone miliknya.

“Sebenarnya kita takut di sini tapi mau apalagi, sebab selama pandemi corona kita tidak lagi belajar di Kampus dan harus melalui internet. Jarak kampus ke kampung kami di tempuh kurang lebih 1-2 jam dengan roda 2.” Ungkap Narmiati.

Dia pun berharap kepada pihak Pemerintah dan swasta agar bisa mendekatkan jaringan internet di kampung halamannya. Selain fasilitas jalan juga diminta untuk diperbaiki untuk memudahkan akses para pelajar dan mahasiswa di kampungnya.

Laporan  :  Sukriwandi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA