EID MUBARAK...

GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Rabu, 27 Januari 2021

POLEWALITERKINI.NET - Gubernur Sulawesi Barat Ali Baal Masdar meminta korban gempa bersabar atas musibah yang dihadapi, demikian di sampaikan saat menemui korban gempa di SMA Negeri I Tinambung, Kabupaten Polman.

"Atas Musibah ini, Kita harus sabar dan tawakkal, Jika keadaan sudah aman para pengungsi agar sekiranya berkenan kembali ke daerah asalnya masing-masing  karena himbauan dari BMKG bahwa situasi sudah dinyatakan reratif aman dan tidak perlu cemas dengan adanya bencana susulan namun tetap waspada." Kata Ali Baal Masdar. Senin (25/01/2021) lalu.

Gubernur juga meminta kepada Anggota TNI dari jajaran Kodim 1402/Polmas dan Tim Trauma Healing  yang selalu bersama-sama pengungsi agar terus mendampingi pemulihan traumanya dan  mensosialisasikan kepada warga yang mengungsi untuk kembali ke kampung halaman masing-masing karena situasi sudah relatif aman.

Melalui perbincangannya dengan Wahyudi, Salah seorang praktisi hypnotheraphy yang tergabung dalam tim trauma healing dan konselor penyintas bentukan kodim 1402/Polmas yang baru saja melakukan penanganan traumatik terhadap salah seorang pengungsi di lokasi tersebut.

“Kalau tsunami yang dicemaskan, tidak usah terlalu dikhawatirkan, karena saya  sudah komunikasi dengan BMKG bahwa insya Allah masih aman dari tsunami, tapi, tetap juga harus waspada. kalau memang masih takut masuk rumah, nanti saya kasih tenda.” Kata Gubernur.

Terus yang rumahnya rusak Lanjut Gubernur, Jangan sampai tidak didata, jadi harus disiapkan memang kelengkapan dokumennya supaya bisa dibantu, termasuk juga hal-hal lain yang ada hubungannya dengan bencana ini.

Sementara Wahyudi juga melaporkan kepada bapak Ali Baal Masdar mengenai progres penyelenggaraan trauma healingnya. 
 
Dia mengungkapakan bahwa kondisi traumatik di 5 titik pengungsian yang tengah difasilitasi timnya cukup bervariasi, mulai dari level rendah, sedang, hingga berat. persentase penyintas dari total pengungsi di 5 lokasi tersebut mencapai 5%.

Hal yang selanjutnya patut untuk segera dikaji adalah, berdasarkan data yang berhasil dihimpun oleh tim trauma healing kodim 1402/Polmas, menunjukkan angka yang jauh lebih besar. 
 
Sehingga jika kumpulan pengungsi di lima spot diatas menunjukkan persentase demikian, hal itu cukup memberi isyarat bahwa di luar sana masih terdapat banyak pengungsi yang membutuhkan pendampingan traumatik dan konseling. Tambah Wahyudi. 

Laporan  :  Muh Muhdar


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA