GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Senin, 30 Agustus 2021

POLEWALITERKINI.NET - Banjir akibat meluapnya sungai di Desa Riso, Kecamatan Tapango, Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, juga berdampak pada petani budidaya ikan nila, dia pun mengalami kerugian hingga jutaan rupiah.

Salah seorang petani budidaya ikan nila, Supriadi mengatakan, luas kolam budidaya ikan nila miliknya 30 x 13 Meter ikut terdampak banjir luapan sungai Desa Riso. Dalam waktu dekat ikannya bahkan semuanya siap dipanen.

“Akibat banjir ini kami merugi dari segi finansial, budidaya ternak ikan nila dengan luas kolam 30 x 13 Meter milik kami itu untuk kolam ikan yang siap dipanen di taksir kerugian  sampai Rp. 9 juta.” Kata Salah seorang petani budidaya ikan nila, Supriadi.

Dia menyebut satu minggu kedepan rencanaya akan panen dan sudah ada siap pembeli, secara hitung-hitungan omset penjualan ikan nila itu bisa mencapai Rp. 14 Juta. Kerugian ini sudah 2 kali terjadi akibat banjir luapan sungai.

“Sudah 2 kali mengalami hal seperti ini dan selalu terjadi ketika mendekat masa panen, jadi untuk melanjutkan ternak ikan nilanya saya istirahat dulu sambil menunggu perbaikan pinggiran sungai sekaligus mengumpulkan modal kembali.” Ujar Supriadi.

Menurutnya, masyarakat mengeluhkan setiap intensitas hujan meningkat lahan padi dan kolam ikan akan selalu tergenang luapan sungai, karena belum adanya pembangunan buronjong di pinggiran sungai di Dusun 4, Desa Riso.

Laporan  : Muhdar Muhammad

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA