GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Kamis, 11 November 2021

  • November 11, 2021
  • Grup Media Bakri Centre

POLEWALITERKINI.NET - Majene - Sidang pertama dugaan penyelewengan wewenang oleh Salah satu karyawan  perusahaan  PT. RAHMAT PRATAMA NUSANTARA / perumahan AL-IKHLAS bernama Dewi Purbasari digelar di Pengadilan Negeri (PN) Majene. Kamis, 11 November 2021.

Akibat perbuatannya mengakibatkan kerugian materi perusahaan sebesar  Rp. 55.506.800,- (lima puluh lima juta lima ratus enam ribu delapan ratus rupiah).

Pada sidang  acara pemeriksaan saksi tersebut yang dilaksanakan secara virtual, di pimpin hakim ketua  Hernawan serta dua  Hakim Anggota yakni Ahmad Dalmy Iskandar Nasution dan Ghalib Galar Garuda.

Muhammad Ridwan, R Jaksa Penuntut Umum (JPU) dalam sidang secara virtual tersebut menuturkan, bermula ketika saksi RAHMAT RUSLI Alias RAHMAT Bin H RUSLI (Direktur Perumahan AL IKHLAS) mendapatkan aduan dari salah satu user perumahan AL-IKHLAS bahwa user tersebut tidak di buatkan kwitansi pembayaran pada saat membayar uang muka untuk pengambilan 1 (satu) unit rumah.

Sehingga user tersebut mendatangi kantor pusat yang beralamat di Kabupaten Polewali Mandar, setelah staf kantor menerima aduan tersebut, saksi saksi RAHMAT RUSLI Alias RAHMAT Bin H RUSLI langsung mengklarifikasi kepada terdakwa DEWI PURBASARI selaku staf marketing sejak tanggal 4 Februari 2019 berdasarkan perjanjian kerja sampai 5 April 2021 terkait aduan tersebut.

Sambung, Ridwan selanjutnya terdakwa DEWI PURBASARI mengatakan,kepada saksi bahwa “uang sebesar Rp. 10.000.000,- (sepuluh juta rupiah) digunakan untuk kepentingan pribadi”, selanjutnya saksi saksi RAHMAT RUSLI Alias RAHMAT Bin H RUSLI bersama staf kantor mencari tahu kepada user-user perumahan AL IKHLAS yang berada di Lingkungan Lembang Kelurahan Baurung Kecamatan Banggae Timur Kabupaten Majene.

Hasil penelusurannya mendapatkan bahwa banyak user perumahan yang mengalami kejadian yang sama dimana Terdakwa DEWI PURBASARI  mengatakan kepada user yang mengambil perumahan untuk membayar uang pembelian rumah yang tidak sesuai dengan SOP (Standar Operasionsl Perusahaan)   yang di keluarkan oleh PT. RAHMAT PRATAMA NUSANTARA / Perumahan AL-IKHLAS mengakibatkan user yang menjadi korban mengalami kerugian.

Selain perusahan mengalami kerugiaan karena terdakwa DEWI PURBASARI, yakni menerima dana sisa angsuran, booking fee, uang muka serta biaya akad KREDIT secara tunai maupun via ransfer melalui rekening BRI milik terdakwa DEWI PURBASARI namun tidak di laporkan atau disetorkan ke perusahaan PT. RAHMAT PRATAMA NUSANTARA atau perumahan AL-IKHLAS. 

Akibat perbuatan terdakwa DEWI PURBASARI maka saksi korban menderita kerugian sebesar Rp. 55.506.800,- (lima puluh lima juta lima ratus enam ribu delapan ratus rupiah) dan Terdakwa didakwa dengan pasal 374 kuhp atau 372 kuhp atau 378 Kuhp." Ucap jaksa muda tersebut.

Ridwan juga menjelaskan bahwa Dewi Purbasari dalam melakukan aksinya menyelewengkan dana perusahaan tersebut di lakukan seorang diri tanpa ada rekanan lain yang terlibat.

Terkait kasus tersebut Rahmat Rusli Selaku Direktur  PT. RAHMAT PRATAMA NUSANTARA / Perumahan AL-IKHLAS  dalam persidangan mengatakan secara pribadi sebagai direktur perusahaan dan sebagai manusia tentunya memaafkan Dewi namun laporan dan Proses Hukum Tetap Kami lanjutkan.

"Kalau untuk Pribadi saya yang mulia hakim tentunya memaafkan si Dewi tapi secara proses hukum tetap saya lanjutkan yang mulia." Terang Rahmat dalam persidangan.  

Pada persidangan tersebut Dewi Purbasari Membenarkan keterangan semua saksi saksi dari Perusahaan  PT. RAHMAT PRATAMA NUSANTARA / Perumahan AL-IKHLAS dan mengakui segala kesalahannya.

Laporan : Acho Metro

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA