PIFAF 2017

Kamis, 13 Juli 2017








POLEWALITERKINI.NET - Talkshow Inspiring Day (Hari Menginspirasi)  bersama “ANAK KAMPUNG”  berjalan dengan lancar dihadapan para peserta yang berjumlah kurang lebih 130 orang terdiri dari para guru, mahasiswa, masyarakat  dan siswa SMA.

Kegiatan yang dilaksanakan pada tanggal 12 Juli 2017 di pondok pesentren Al Wasilah Lemo Desa Kuajang Kecamatan Binuang melebihi target peserta yang di harapkan. Ungkap Muhiddin selaku panitia pelaksana.

Kegiatan dimulai pada pukul 09.00 wita dan dibuka secara resmi oleh  Drs. Manju Indrus M.Pd.I yang merupakan ketua POKJAWAS (Kelompok Kerja Pengawas) Kemenag Polewali Mandar, Sulawesi Barat.

Dalam sambutannya, beliau memberikan apresiasi yang luar biasa kepada para generasi lemo dan Pimpinan Al Wasilah Lemo yang telah mendesign kegiatan yang sangat menginspirasi  bersama anak kampung yang telah sukses di luar tetapi tidak lupa untuk memajukan kampung halamannya dan berharap kegiatan ini dijadikan sebagai agenda tahunan.

Pada kegiatan tersebut peserta terlihat sangat antusias mendengarkan materi yang disampaikan terbukti para peserta tidak meninggalkan lokasi sampe berakhirnya kegiatan dan sesekali terdengar tepuk tangan meriah ketika para anak kampung (Narasumber) tersebut menyampaikan prestasi yang telah di raihnya.

Kisah inspiratif pertama disampaikan oleh HASAN BOLONG merupakan anak kampung pertama yang menjadi Atlet Sepaktakraw Sulawesi Barat ini mengajak kepada para peserta bahwa anak kampung harus berani bermimpi dan mencatat mimpi-mimpinya tersebut dan menjadikannya motivasi untuk segera mewujudkannya.

Peraih nilai Ujian Nasional (UN) terbaik jurusan IPS SMANSA tahun 2009 dan Mahasiswa Cumlaude Universitas Negeri Makasar (UNM) ini berpesan agar tidak ada lagi generasi yang putus sekolah dikarenakan biaya pendidikan. Dia katakan, begitu banyak beasiswa yang disiapkan oleh Negara untuk pendidikan tegas Wakil bendahara Umum Mahasiswa Pascasarjana se-Indonesia.

Sedangkan pada kisah inpiratif ke 2 disampaikan oleh SINAR RAMADHANI yang merupakan polisi wanita pertama dari Kampung Lemo, Desa Kuajang, Kecamatan Binuang, ini berbagi cerita tentang bagaimana ia bisa diterima menjadi seorang aparat Polisi.

POLWAN yang berapangkat Bripda ini juga menceritakan bahwa semasa sekolah ia juga pernah bekerja sebagai pa’daros guna mencukupi uang jajan selama sekolah dan bersepeda menuju kesekolah demi meraih cita citanya.

Di akhir presentasinya polwan yang bertugas di Banit Dikyasa Satlantas Polres Polman ini mengajak kepada para peserta untuk tetap berhati hati dalam berlalu lintas dan mengingatkan kepada para peserta yang belum cukup umur untuk tidak mengendarai sendiri jenis kendaraan motor atau mobil ke sekolah.

Pada talkshow ini, kisah inpiratif ke 3 ditutup oleh SUAIB ABU BAKAR yang merupakan anak kampung pertama yang berhasil meraih Juara 1 Tomalolo Tomakappa, Polewali Mandar.

SUAIB berbagai cerita tentang bagaimana ia bisa mewujudkan mimpinya menjadi Duta Indonesia dalam memperkenalkan Budaya Indonesia ke 7 Negara ASIA, menjadi reporter TVRI, Menjadi Dosen disalah satu kampus kesehatan di SULBAR dengan bersaing bersama anak yang lahir di kota dengan fasilitas yang lengkap. Dan di akhir  ia berpesan bahwa maksimalkanlah setiap kemampuan yang dimiliki dan jadiilah orang yang multitalent.

Pada akhir Talkshow moderator yang dimpimpin oleh RUSLAN yang juga merupakan anak kampung yang saat ini menjabat sebagai Komandan Resimen Mahasiswa di Universitas Indonesia Timur menyimpulkan dan membacakan salah satu prestasi yang ketiga narasumber tersebut telah raih yaitu ketiganya merupakan PURNA PASKIBRAKA Indonesia Sulawesi Barat.

Melalui kegiatan Inspiring Day para pemuda lemo sepakat untuk merintis lemo sebagai kampung pendidikan guna mempersiapkan para generasi emas Indonesia yang cinta akan pendidikan.
 
Penulis : Mustika