PIFAF 2017

Rabu, 23 Agustus 2017

Saling Ejek di FB Berujung Aniaya
Gadis ini Diamankan Polisi Karena Diduga Menganiaya
POLEWALITERKINI.NET - Herianti Lestari (20 tahun) melaporkan tindak penganiayaan yang menimpa dirinya yang dilakukan oleh Lilis Karlina (18 tahun) Ke Unit Reskrim Kepolisian Resort Polewali Mandar. Rabu, 23 Agustus 2017.

Lilis si ladies karaoke, mengaku antara dirinya dan Herianti kenal di facebook, terus mereka saling mengejek di FB dan akhirnya bertemu dan terjadi penganiayaan yang membuat Herianti mengalami luka dibagian pipi.

Kejadian penganiayaan ini sekitar pukul 18.30 Wita selepas Magrib di rumah kost pondok Dian di belakang Kampus IAI DDI Polman. Diduga motif ini karena ada hubungan asmara cinta segitiga lantaran disaat yang sama Herianti ke pondok Dian bersama lelaki bernama Ammank.

Menurut Lilis saat bertemu pelapor (Herianti), ia langsung menyerang korban pada bagian wajah satu kali hingga pelapor mengalami luka cakar pada pipinya. Meski demikian, kata Lilis, teman laki laki Pelapor yang saat itu bersamanya juga melakukan pemukulan kepada Terlapor.

"Di kamarnya ka teman satu kost ku saat itu, pak, terus kudatangi Herianti, Kenapa mubilangi ka lonte, dia jawab, ah tidak. Ada Chatmu di Fb. Langsung saya pukul, kucakar i satu kali, lama memang mi itu kucari." Kata Lilis di depan polisi.

Dia menambahkan setelah ia memukul si pelapor juga balas memukul, teman terlapor bernama Fany yang melihat kejadian itu langsung melerai dan selanjutnya ia dibawa kembali ke kamar.

"Setelah saya di kamar, cowok bersamanya Rahman alias Ammank mendorong dan memukul bagian kepalanya sebanyak 2 kali. Kemudian kembali lagi ke kamarnya dan mengantar pelapor pulang." Ungkap Lilis.

Sementara itu, Syamsuddin Ketua RW setempat saat ditemui mengatakan, korban berada di rumah kost itu karena ingin menemui temannya yang berada disamping kamar Lilis, dan menurut keterangan korban ketika terjadi pemukulan pelapor Herianti sempat jatuh dan diinjak.

"Itu, menurut pengakuan Herianti sama saya, dia sempat jatuh dan diinjak." Kilahnya.(*)