Kamis, 17 Agustus 2017


Mahasiswa Todzilaling di Yogyakarta
POLEWALITERKINI.NET - Selasa malam tepatnya pukul 20.00 WIB di Asrama todilaling memberikan kegembiraan bagi siswa yang ada di daerah Polewali Mandar karena sudah mendapat kepastian untuk menjadi seorang mahasiswa.

Adapun diantaranya Muh. Mugtadir – Tata Kelola Seni (ISI), Nurfadil - Aqidah dan filsafat islam (UIN SUKA), Dirham - Study agama-agama( UIN SUKA), S. Nahru - Study Agama-agama (UIN SUKA), Nirmala - Sosiologi Agama (UIN SUKA), Muhlis Ainun- Sosiologi agama(UIN SUKA), Aldi - Ilmu hukum (UAD), Adrian - ilmu hukum (UAD), Hajir – Sastra inggris (UAD), Zainal - Tafsir hadits (UAD), Ayu - Sastra inggris (UAD), Ipa aryanti - manajemen pembngunan (UAD), Arwini - PGSD (UST), Tya nur - Tehnik sipil (UTY), Adrian Arif - ilmu hukum (JANABADRA), Aco Muzakkir - ilmu hukum (JANABADRA)  Hasrul - Pendidikan dan Sastra (UPY).

Sugeng Rawuh itulah istilah orang jawa ketika mengucapkan selamat datang sebagai bentuk penghormatan kepada tamu yang datang di kota Yogyakarta, terkhusus di Asrama Todilaling yang terlaksana pada Selasa malam, 15 Agustus 2017.

Seperti halnya di Mandar Salamaq to pole salamaq todzi polei, menjadi tutur sapa ketika kedatangan seorang tamu.

Ilham Johar atau lebih akrab disapa Tibo (Mahasiswa UST jurusan Agro bisnis 2016) sebagai koordinator panitia mahasiswa baru, mengatakan bahwa kenapa kita memakai bahasa Jawa dalam penyambutan “Sugeng Rawuh” karena kita sudah menginjakan kaki kita di Yogyakarta.

Dia juga menyampaikan harapannya bahwa angkatan 2017 ini, bagaimana kita saling menghormati terutama di Asrama maupun di luar asrama sebagaimana pesan orang Mandar bahwa “Pakalaqbi Totondo Dai, Asayangngi Totondo Naung”.

Kalian adalah saudara-saudari di perantauan ini, kita semua mempunyai mimpi yang ingin kita raih.  Makanya kita buatkan acara Sugeng Rawuh ini, karena ketika sudah masuk di Kampus akan memiliki kesibukan masing – masing.

Semoga dengan adanya acara ini bisa ada kenangan dan tetap menjada kekompakan, sehingga kita bisa kembali pulang ke kampung dengan membawa perubahan ataupun penyadaran terhadap lingkungan di masyarakat dan membanggakan orang tua. Tegas Ilham Johar .
Acara sugeng rawuh ini, dihadiri dari IPM kabupaten se-Sulbar seperti halnya IPMMY dan IPM-MATRA bahkan pengurus Ikatan Pelajar Mahasiswa Daerah Indonesia – Yogyakarta (IKPMDI-Yogyakarta) yakni saudara Hafis Arif  asal IKPM- Jakarta.

Kehadiran ketua IKPMDI Yogyakarta ini sebagai tamu undangan sekaligus memberikan sambutan sebagai bentuk sosialisasi tentang IKPMDI. Dalam sambutannya kegiatan seperti ini sangat jarang dilakukan dan pertama kali ia jumpai di Asrama Todilaling Polewali Mandar.

Hal Seperti yang kita harapkan lanjutnya sebagai mahasiswa daerah untuk tetap menjaga kesatuan dan persatuan sesama mahasiswa daerah di Yogyakarta makanya saya sangat apresiasi kegiatan yang seperti ini dan semoga bisa jadi contoh dengan asrama – asrama lain. Tuturnya.

Setelah sambutan, ketua IKPMDI membuka acara yang didampingi ketua Asrama Todilaling yakni Saudara Yahya Neverdise.

Sugeng rawuh mahasiswa Todilaling 2017 ini sangat berarti bagi kami, karena sangat memotivasi kami sebagai mahasiswa baru yang sangat minim dari kata pengalaman, makanya kami sangat tetap mengharapkan kepada teman – teman dan senior-senior kami untuk tetap memberikan kami masukkan - masukkan  kepada kami.

Tegurlah kami jika kami salah, bimbinglah kami jika berbuat sesuatu yang tidak sesuai dengan yang seharusnya. Dan kami sangat berterima kasih kepada teman-teman senior yang telah mengadakan acara sugeng rawuh mahasiswa angkatan kami, dan kami sangat bersyukur atas acara ini, tak ada yang kami balas kecuali doa untuk kita semua agar apa yang kita cita-citakan semua dapat tercapai, ungkap Zaenal perwakilan dari maba 2017.

Kegiatan ini juga dihibur langsung oleh Sanggar Nusantara, Komunitas Rumah Mandar serta persembahan angkatan 2017 dengan judul “Ada Apa Dengan Mandarku” yang di koordinir oleh saudara Muh. Mugtadir (mahasiswa ISI Yogyakarta 2017 jurusan Tata Kelola Seni).

Kehadiran Sanggar Nusantara di acara Sugeng Rawuh sangat diapresiasi teman – teman asrama maupun tamu undangan, karena yang tidak sempat menyaksikan  Sanggar Nusantara diacara PIFAF akhirnya kita bisa meyaksikan dan menikmati alunan musik Nusantara di Asrama Todilaling, begitu istimewanya Yogyakarta.

Oleh: Ilhanm Muslimin