PIFAF 2017

Kamis, 19 Oktober 2017

Bupati Andi Ibrahim Masdar Bersama Kadis Kesehatan
H.A Suaib Nawawi dan Kades Lilli, Hasrullah
Baliho ODF
POLEWALITERKINI.NET – Sebuah kampung di kaki gunung Dongi berada di bagian selatan ibu Kota Kecamatan Matangnga, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, terkenal dengan sebutan Desa Lilli.

Wilayah ini pada tahun 2018 mendatang dijanjikan jalan mulus rabat beton dan aspal hotmis sekitar  30 Kilo Meter dari titik Nol di Desa Sabura, Kecamatan Bulo. Rencana Pemrov ini disambut baik warga Lilli, Rangoan, dimana sebelumnya Dinas PUPR Sulbar datang mengukur.

Baru ini Bupati Polewali Mandar menghadiri deklarasi warga Lilli terkait program Open Defesion Free (ODF) Buang Tinja di ruang terbuka. Sebuah program kerja sama dinas kesehatan yang dibiayai oleh Anggaran Bantuan Desa (Nawacita Jokowi). Rabu, 18 Oktober 2017.

Usai menggunting pita tanda diresmikannya kantor Desa Lilli yang dibiayai ADD Bupati menyampaikan permohonan maaf atas terlambatnya tiba, itu karena sebelumnya mendampingi Gubernur Sulawesi Barat menghadiri pesta panen jagung di Kecamatan Tapango.

Tak hanya itu kegiatan berlanjut meresmikan jembatan besi di sungai Salu Lambu, Desa Tapua, Kecamatan Matangnga yang merupakan jalan poros utama ke Wilayah Lilli. Sebelumnya akses ini hanya memiliki jembatan gantung kini sudah permanen dengan biayai sekitar Rp. 800 juta rupiah.

Pembangunan akses infrastruktur jalan dan jembatan adalah janji ketika kampanye dan Insha Allah kedepan juga akan menikmati jalan mulus dengan lebar 11 meter dari Sabura hingga ibu kota Matangnga 

“Anggaran jalan ini sekira Rp. 15 Miliar kami siapkan bersama Gubernur dan paling lambat bulan Februari - Maret 2018 mobil besar (Alat berat) sudah masuk, kini mereka sementara berada di Desa Pulliwa, Kecamatan Bulo, menyelesaikan pengaspalan jalan.” Kata Bupati Polman.

Akses jalan Pulliwa adalah jalur utama perekonomian warga Matangnga, termasuk warga Desa Lilli. Bahkan jalan Poros Matangnga-Mambi dan Mamasa kini sudah mulai dan sudah ditargetkan rampung. Kata Putra HM Masdar Pasmar adik kandung Gubernur Sulbar Ali Baal Masdar.

Pada kesempatannya Kepala Desa Lilli, Hasrullah melaporkan bahwa tahun ini wilayahnya mendapat berkah Lailatul kadar, karena mendapat bantuan anggaran Desa dari pusat dan bersumber dari APBD senilai Rp. 2 Miliar Rupiah.

Suasana penuh persahabatan antara sejumlah pejabat teras Pemkab Polman, rombongan AIM track, rombongan Bupat disambut tarian adat dan Matoala, kesempatan itu AIM langsung memerintahkan Master Player AIM Elekton musik untuk menyiapkan lagu.

Sepuluh lagu dari irama ranca, rege dan dangdut berkomandang memecahkan langit bumi Lilli, berjoget ikuti irama lagu, bahkan Imam Desa pun ikut bernyanyi dengan lantunan lagu daerah Mamasa yang syairnya menyebut Bambang Tabulahan Mambi. “Kita semua bersatu dari PUS ke PBB”.

Menjelang acara penutup penulis juga di daulat menjadi artis, bernyanyi dengan lagu Gadis atau Janda, lagu itu sekaligus menjadi akhir acara.

Malam sebelum Bupati hadir, rombongan AIM Elekton Musik dengan Master Player Coan lebih dahulu hadir menghibur warga, bersama warga dan kepala desa memberi kesempatan para kawula muda, remaja putri ikut mengembangkan bakat.

Seperti 3 tahun lalu sebelum ILHAM lolos Akademi Dangdut, berkali kali diundang bernyanyi di Desa Lilli maupun Matangnga, kini sudah berpredikat artis Nasional asal Kecamatan Matangnga, Polewali Mandar.

Bakat terpendam malam itu kembali terdengar, salah satu penyanyi Tunanetra bernama Adel memiliki alunan suara Luarbiasa, dia pun mendapat sawer uang bergantian dari pengunjung. Baju milik penulis disumbangkan.

“Bernyanyi membuat kita terharu dengan lagu milik Rhoma Irama "KERAMAT" iramanya hingga menembus relung relung hati dan membuat kita teringat kepada ibu kita yang melahirkan, baju yang saya pakai di atas panggung itu saya persembahkan untuk Adil.”

Laporan  :  Burhanuddin Haruna