PIFAF 2017

Rabu, 11 Oktober 2017

Apel Siaga Pengendalian Kebakaran Hutan Lahan di Polman
Pengandilan Kebakaran Hutan dan Lahan Provinsi Sulbar
POLEWALITERKINI.NET - Balai Pengendalian dan Perubahan Iklim (PPI) wilayah regional Sulawesi bekerjasama Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sulawesi Barat menggelar Apel siaga pengendalian kebakaran hutan dan lahan (Dalkarhutla) di Lapangan Pancasila, pesertanya diikuti Jajaran TNI, Polri, Satpol PP dan Polhut. Rabu, 11 Oktober 2017.

Kegiatan apel siaga ini merupakan kegiatan rutin setiap tahun dalam rangka persiapan memasuki musim kemarau dimana kejadian kebakaran hutan dan lahan rawan terjadi.

Kepala Balai PPI Regional Sulawesi, Dadang menyampaikan pencegahan kebakaran hutan tidak hanya merupakan tugas dari Pemerintah saja namun juga ada peran serta masyarakat. Tindakan pencegahan, penanganan saat kebakaran merupakan tindakan wajib utamanya dalam upaya menanggulangi kebakaran hutan dan lahan.

"Apel siaga Dalkarhutla rutin digelar setahun sekali, sebelumnya sudah kita adakan di Manado." Ungkapnya.

Sementara itu Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sulbar, Fahruddin saat ditemui berharap apel siaga Dalkarhutla dapat menjadi momentum menyatukan suara dan tekad supaya bisa sama sama siaga dari ancaman kebakaran hutan dan lahan.

"Kebakaran hutan itu bisa kita deteksi dini dan mengambil langkah secepatnya bila itu terjadi." Kata Kepala Dinas Kehutanan dan Perkebunan Sulbar, Fahruddin.

Lebih lanjut dikatakan, tingkat kesabaran kerawanan terhadap kebakaran hutan dan lahan harus diakui masih tinggi di perbukitan sepanjang garis walase di Sulbar, sementara untuk aktivitas sosial  terkait pembakaran serasa dan dedaunan kering paling banyak ditemukan di dalam kawasan hutan Polman.

Kemudian disusul Kabupaten Mamasa dengan tingkat kerawanan tertinggi nomor dua lantaran sebaran pohon ketapang pinus yang secara kimiawi mudah terbakar disusul Mamuju dan Mamuju Tengah karena pembukaan lahan masih menggunakan cara manual dengan membakar.

"Dan itu sudah kita antisipasi dengan patroli rutin, penyuluhan serta menyebar papan peringatan Dalkarhutla." Katanya.

Selain itu, kata Fahruddin, pihaknya kini sudah membentuk 12 UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang disebar diberbagai wilayah di Sulbar.

"Dimana setiap KPH akan dibentuk brigade Dalkarhutla." Jelasnya.

Apel siaga Dalkarhutla juga mengarahkan serta meningkatkan peran aktif masyarakat dalam pengendalian kebakaran hutan baik pencegahan maupun penanggulangan.

"Olehnya kita sudah bentuk kelompok Masyarakat Peduli Api (MPA)." Tambahnya.

Sementara itu Sekertaris Kabupaten Pemkab Polman, Andi Ismail mengapresiasi apel siaga Dalkarhutla sebagai wujud komitmen bersama penyelamatan hutan lindung dari ancaman kebakaran.

"Apalagi kita ingin menyelamatkan kawasan hutan lindung Polman dari ancaman kebakaran." Tutupnya.

Laporan  :  Z Ramadhana.