Minggu, 19 November 2017


Pakai Kopiah Ketua komite SDN 021 Bunga bunga M Saeni
Kades Ruslan S. Ip. Babimkantibmas Brigpol Faisal Faturusi,
dan Babinsa Serma Agus Suanso
POLEWALITERKINI.NET – Pihak pemerintah Desa Bunga-bunga, Kecamatan Matakali, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, gelar sosialisasi bahaya Narkoba melibatkan Komite Sekolah, orang tua siswa, Bhabinkamtibmas, Babinsa dan Tokoh Masyarakat. Sabtu (18/11/2017).

Kepala desa Bunga Bunga Ruslan S IP mengatakan, Kegiatan sosialisasi ini digelar di Desa Bunga-bunga menyusul adanya laporan warga dan pihak Sekolah bahwa telah menemukan beberapa bekas lem fox di lokasi belakang SDN setempat. Ketakutan masyarakat sehingga langsung melaporkan kepada pemerintah desa.

“Ditemukannnya sejumlah bekas Lem Fox di belakang SDN Desa Bunga-Bunga. Atas laporan masyarakat, sehinggga sebagai Kepala Desa langsung berkoordinasi dengan Babinsa dan Bhabinkamtibmas dengan melakukan tindakan cepat, yakni sosialisasi bahaya Narkoba.” Kata Kepala Desa Bunga-bunga, Ruslan, SIP.

Temuan bekas Lem Fox di belakang sekolah oleh warga merupakan ancaman bagi warga Desa khususnya anak usia sekolah karena dengan mencoba menggunakan Lem Fox ini akan menjadi jalan untuk mencoba yang lebih besar, yakni Shabu sabu dan jenis obat berbahaya lainnya.

“Untuk itu lah saya cepat mengambil tindakan dengan lakukan koordinasi bersama komite sekolah, Babinkantinmas dan Babinsa untuk segera bertindak cepat mengantisipasi ancaman yang akan mengakibatkan generasi kita hancur.” Kata Ruslan, SIP.

Dengan kegiatan sosialisasi ini lanjut Kades, warga khususnya yang memiliki anak usia sekolah (Remaja) mengapresiasi karena lambatnya melakukan antisipasi sejak dini maka akan berdampak lebih besar nantinya.

Dia tambahkan, selain sosialisasi pihaknya juga sudah melakukan kordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) Polewali Mandar, agar bisa melakukan langkah pencegahan beredarnya Narkoba dan obat keras lainnya yang membahayakan masyarakat.

“Kami tidak ingin Desa kami menjadi tempat beredarnya obat obat yang membahayakan dan ini juga saya sudah kordinasikan kepada ketua BNNK Polewali Mandar agar bisa memberikan dukungan agar supaya desa kami menjadi target pembinaan generasi muda terkait sosialisasi bahaya Narkoba.” Kata Ruslan.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini