Minggu, 07 Januari 2018

Kiri Andi Ilham dan Foto Peserta PIFAF 2017
Dokumentasi Panitia PIFAF Polman
POLEWALITERKINI.NET – Legisltaor PPP yang Juga ketua FKPPI Polewali Mandar, Sulawesi Barat, Andi Ilham angkat bicara terkait hampir batalnya kegiatan yang mendapat dukungan Kementerian Pariwisata RI, yakni Polewali Mandar Internasional Folk and Art Festival (PIFAF) 2018.

BERITA TERKAIT : Aduh...! Event Budaya & Pariwisata PIFAF ke III Polman Terancam Batal...

Acara Budaya yang dihadiri beberapa Negara ini hampir batal dikarenakan ada beberapa anggota DPRD Polman mengatakan, kegiatan PIFAF yang menelang anggran APBD Miliaran itu cuma aksi aksian bukan Promisi Pariwisata.

Bahkan sejumlah Negara yang hadir di Polewali Mandar tidak berdampak ekonomi secara signifikan, tetapi Andi Ilham ketika ditemui di warkop Kopi Raja, Kelurahan Madatte, Polewali Mandar. Jumat malam, 5 Januari 2018 membanta tudingan sejumlah rekannya.

Kata dia, sebagian kita masih ada pemahaman dangkal cara berpikir yang kadang tidak rasional, semestinya kita berterima kasi kepada Dinas Pariwisata yang mampu meramu acara Elit ini yang mendapat apresiasi dari kementerian Pariwisata RI.

“Mendatangkan tamu dari sejumlah Negara di belahan dunia itu tidak gampang, bertahun tahun kita mangkal di Bumi Tipalayo jarang kita temua Bule (Touris datang melihat Bumi Cantik Bumi Tipalayo Mandar.” Kata Andi Ilham.

Semestinya lanjut dia, mendorong terus kinerja Dinas Pariwisata agar frekuensi kehadiran para tamu manca negara meningkat karena dampak ekonomi mikro hingga makro nampak sekali, seperti halnya Wisata Kopi Robusta Mandar Indonesia sudah masuk Pasaran Eropa.

Ini dibuktikan oleh seorang warga negara Colombia yang selalu datang dan berbisnis Kopi di Suppirang (Kaleok) Polewali, Sumarorong Kabupaten Mamasa. Bahkan Roadriko itu minum kopi tanpa Gula.

“Maka ini satu lagi informasi Bisnis demi kesejahteraan rakyat, jadi PIFaF itu mesti jadi kalender tahunan.” Ungkap lelaki Keturunan Bone lahir dari keluarga besar TNI.

Andi Ilham yang juga dosen di Perguruan Tinggi Biges Polewali Mandar mengatakan, DPRD Polman sudah memutuskan anggaran untuk PiFAF 2018 hanya sekitar Rp. 900 juta. Sehingga berharap pihak Dinas Pariwisata juga memohon ke Provinsi untuk mendapat tambahgan anggaran. Ujar anggota Banggar di DPRD Polewali Mandar ini.

Terpisah Sekeretaris Dinas Pemuda Olah Raga dan Pariwisata (DISPOP) Polewali Mandar, Mustari Mulla Tamaga ketika ditemui membenarkan acara PIFAF 2018 hampir batal.

“Nyaris batal, untungnya kita di undang Ekspose terkait acara tersebut sehingga sebagian yang tidak paham program akhirnya mengerti dan merestui, syukurlah.” Kata Mustari Mulla Tammaga.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna.


PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini