SEGENAP MANAGEMENT
PORTAL BERITA ONLINE


Minggu, 27 Mei 2018



POLEWALITERKINI.NET - Pasangan calon (Paslon) Bupati Polman nomor urut 2, Andi Ibrahim Masdar (AIM) secara tegas menyatakan tidak ada pengarungnya, 2 mantan gubernur kampanyekan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Polman nomor urut 1, Salim Mengga dan Marwan pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak Polman.

Alasan AIM, sebab mantan gubernur 2 periode, gubernur Sulbar, Anwar Adnan Saleh, 2 kali maju bertarung di Pilkada Sulbar, dirinya selalu memberikan bantuan sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Golkar Polman.

"Anuwar Adnan Saleh, tidak punya massa alias basis di wilayah Kabupaten Polman. Justuru  kekuatan pengurus Partai Golkar Polman, yang dikendali dirinya membatunya dalam mengampanyekan Anwar Adnan Saleh. Sehingga Anuwar Adnan Saleh menang di Pilkada langsung pertama tahun 2006 mengkalah Paslon Gubernur Sulbar, Salim Mengga, Andi Yasim Mangga Berani. Sekaligus Anuwar Adnan Saleh sangat beruntang budi sama dirinya, karena dapat menumpangkan paslon gubernur dari Kabupaten Polman." Sebut AIM di Posko Induk AIMBenar, usai mengikuti Debat Publik putaran pertama Pilkada Polman.

AIM mejelaskan kemenangan Anuwar Adnan Saleh di Pilkada Sulbar tahun 2011, juga hasil kerja keras dirinya sebagai Ketua DPD Partai Golkar Polman mampu mengkalahkan Paslon Gubernur Sulbar, Salim S Mengga dan saudaranya Andi Ali Baal Masdar. 

Dari dua Pilkada Sulbar yang dimenangkan Anuwar Adnan Saleh atas usahanya, dirinya yang membuktikan Anwar Adnan Saleh tidak punya basis militan di Kabupaten Polman. Apalagi turun gunung untuk kampanyekan paslon Salim S Mengga dan Marwan, yang tidak punya lagi kekuatan politik.

"Kemimpinannya sebagai ketua koalisasi partai pengusung Anuwar Adnab Saleh dua kali Pilkada Sulbar yang dimenangkan Anuwar Adnan Saleh di Kabupaten Polman, merupakan bukti nyata hasil perjuangan dirinya. Jadi, Anuwar Adnan Saleh maukampanye Paslon bupti Salim Mengga, hanya memenuhi perintah Partai Nasional Demokrat (Nasdem) sebagai partai pengusung Paslon Bupati dan Wakil Bupati Polman, Salim Mengga dan Marwan." Papar Ketua PSSI Sulbar ini.

Diungkapkan AIM, terlebih mantan Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo, tidak sama sekali pengaruhnya, Kabupaten Polman. Sebab Syahrul Yasim Limpo tidak punya keluarga di Kabupaten Polman.

"Kalau pak Syahrul Yasin Limpo datang ke Kabupaten Polman, kampanyekan Paslon Bupati dan Wakil Bupati Salim S Mengga dan Marwan sama sekali tidak ada pengaruhnya. Sebab semua daerah lumbung suara dirinya di Kabupaten Polman, sudah dikunci." Jelas Bupati Polman non aktif karena cuti.

Ditambahkan AIM, untuk menangkan kembali dirinya di Pilkada Polman, 27 Juni 2018 mendatang, tidak juru kampanye nasional dari partai politik pengusung dan pendukung. Karena kekuatan pengurus partai politik di Kabupaten Polman dan sejumlah tokoh baik tokoh masyarakat, agama dan pemuda sudah mampu pemenangan dirinya di Pilkada Polman.

"Pada Pilkada Polman ini, saya tidak mendatangkan petinggi 7 partai politik pengusung dan satu partai politik pendukung. Karena pengurus partai politik tingkat Kabupaten Polman dan sebagian kecil pengurus partai politik tingkat Sulbar. Namun kekuatan tokoh-tokoh lokal Kabupaten Polman, sudah cukup kuat mengantarkan terpilih kembali di Pilkada Polman." paparnya.

Laporan  :  Nadi

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini