.

.

Rabu, 02 Mei 2018

Ketua Persit Rem 142/Tatag Menumbuk Padi Ladang
Istri Danrem Melihat Padi Ladang Secara Langsung
Warga Sambut Romnongan Danrem 142/Tatag
POLEWALITERKINI.NET – Ketua Persatuan Istri Prajurit (Persit) KCK Koorcab Rem 142/Tatag, Ny dr Camelia Palupi mengakui mengenal lokasi TMMD Ke- 101 Kodim 1402/Polmas di Desa Lenggo, Kecamatan Bulo, Kabupaten Polewali Mandar, Sulawesi Barat, melalui media.

BERITA TERKAIT : KODIM POLMAS, YONIF 721/Mks, TNI-AU, TNI-AL, POLRI & MASYARAKAT BERSATU!

Kedatangannya di lokasi TMMD ini bersama Ketua Cabang Percit KCK Cabang XXXVII-Dim 1402/Polmas, NY Yetty Dedi Setia Arianto, ingin menyaksikan langsung kondisi wilayah dan kehidupan sosial masyarakat Desa lenggo. Rabu (02/05/2018).

“Sebelum TMMD selalu menyaksikan wilayah desa lenggo melalui media cetak, online tentang kondisi wilayah yang terisolir karena sarana infrastrukturnya kurang memadai, anak sekolah pun harus berjuang menyeberangi sungai mempertaruhkan nyawa menuntut ilmu.” Kata Ny dr Camelia Palupi.

Keinginannya dan rasa penasaran membaca ramainya media cetak maupun online yang memberitakan lokasi TMMD, yakni salah satunya penyeberangan anak sekolah menggunakan rakit bambu, membuat Ketua persatuan Istri Tentara ini menginjakkan kaki di Desa Lenggo.

“Itu yang ingin kami lihat langsung dan sekaligus memberikan bingkisan untuk anak-anak yang sudah mengikuti khitanan massal dalam rangka TMMD.” Kata Istri Danrem 142/Tatag kepada awak media.

Bahkan dia juga menyaksikan langsung proses menumbuk padi ladang menjadi beras hingga menjadi makanan pokok warga desa lenggo, dimana anggota TNI yang tergabung dalam satgas TMMD ke 101 di desa ini menikmatinya.

“Saya sudah saksikan proses pengolahannya, bahkan saya mencoba menumbuk padi ladang hingga menjadi beras yang bisa dimasak. Prosesnya cukup rumit dan membutuhkan waktu dan tenaga untuk menghasilkan 1 liter beras.” Kata Ny dr Camelia Palupi.

Berharap setelah pelaksanaan TMMD Desa ini ada sedikit peningkatan kesejahteraan masyarakat karena sarana infrastruktur sudah dibuat utamanya jalan yang menjadi akses perekonomian masyarakat untuk menjual hasil perkebunan meraka.

“Anak anak sekolah juga sudah bisa di bonceng menggunakan sepeda motor ke sekolah, tidak lagi berjalan kaki kiloan meter untuk sampai ke sekolah.” Tutupnya.

Di tempat sama Ketua Persit KCK Cabang XXXVII Dim 1402/Polmas, NY Yetty Dedi Setia usai menumbuk padi ladang mengatakan, bahwa proses menumbuk padi ladang ini cukup unik dan ini sudah sangat jarang kita jumpai era sekarang ini terutama diperkotaan.

Makan beras merah dari padi ladang ini sangat baik untuk kesehatan karena proses penanamannya di ladang dan tidak menggunakan pupuk kimia.

“Banyak kita jumpai di supermarket makanan yang bahan pokoknya dari beras merah terutama untuk bayi dari bahan beras merah ini.” Kata Ny Yetti (***)

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini