Minggu, 17 Juni 2018

Pjs Bupati Polman, Amujib Pamit.
Foto : Sastra Trotoar
Suasana Sholat Id di Lapangan Pancasila Polman.
Foto : Sastra Trotoar
POLEWALITERKINI.NET – Tradisi Shalat idhul Fitri di Polewali Mandar, Sulawesi Barat, selain tuntunan Shalat juga diawali dengan sambutan pemerintah. Pada kesempatannya Pjs Bupati Polman, Amujib  pamit dihadapa ribuan jamaah.

Diketahui sebelumnya pasca Bupati dan Wakil Bupati Polman cuti karena mengikuti kampanye dalam pemilihan Bupati yang akan datang Amujib menjabat kurang lebih 4 bulan. Beliau juga masih menjabat Kepala BKDD Provinsi Sulbar.

Dimoment hari raya idhul fitri 1 Sawal 1419 H/15 Juni 2018 menyatakan diri pamit dan berterima kasih kepada masyarakat dan para pejabat kabupaten dan semua ASN yang bersama menjalankan roda pemerintahan.

Selain itu juga berterima kasih kepada Da'i dan Muballiq yang telah melaksanan tugas dakwah selama bulan suci ramadhan, begitupula kepada agama lain yang telah menjaga kerukunan selama umat islam menjalakan ibadah puasa.

“Kami ucapkan terima kasih dan penghargaan setinggi tingginya.” Ucap Mantan Asisten 1 di Polewali Mandar ini.

Selain itu di katakannya 24 Juni saya akan berakhir dan 27 Juni berlangsung Pesta demokrasi pemilihan bupati berharap agar kita menjadi pemilih yang malabiq.

Shalat Id yang dipimpin oleh Imam besar Madjid Raya Agung Suhad, Habib Muhammad Fausi S Jafar Taha dan Khatib KH Drs Khalik Rasyid S.Ag M.Ag yang juga KUA Campalagian

Dihadapan umat menyampaikan ceramahnya bahwa bulan puasa merupakan ujian kita sebagai umat islam, ujian dari segala hal usai kesusahan dan sesudahnya akan ada kemudahan. Puasa sebulan setelah kita berlebaran kita kembali fitra.

Hasil ujian puasa itu kata dia, dalam bahasa Mandar puasa Mannanungan atau puasa abadi karena di dunia kita sementara, fisik kita ini akan kelian lahat dan jiwa kita (Roh) kembali ke ALLAH dan akan mempertanggung jawabkan perbuatan kita di dunia.

“Kalau kita baik maka Surgalah tempat balasannya dan bila tidak baik maka kita akan mendapat balasan siksa neraka ,semoga kita dipanggil oleh yang Maha kuasa dalam khusnul khatima dan kita ditempatkan disisinya Surga yang kekal selamanya amin amin amin.” Kunci KH Drs Khalik Rasyid yang juga khalifah Emha Ainum  Najib.

Laporan  :  Burhanuddin Haruna

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini