Jumat, 14 September 2018

Pihak BNI Foto Bersama Belasan Developer
Ngopi Bareng
POLEWALITERKINI.NET - Komitmen Bank Negara Indonesia (BNI) Cabang Polewali Mandar, Sulawesi Barat, berperan aktif memberi dukungan serta menjajaki kerjasama pembiayaan terhadap pengusaha pengembang perumahan yang berdomisili di Kabupaten Polman dan Majene akan dicoba digalakkan.

Hal itu dibuktikan dengan mengajak belasan pengusaha developer dari 2 kabupaten tersebut ngopi bareng bersama di warung kopi (Warkop) May Coffee di samping kantor Bupati Polman, tujuan utama kegiatan ini membahas seputar persoalan pembiayaan perumahan sembari diskusi dan tanya jawab.

"Kami ngopi bareng disini untuk mendengar lebih banyak kebutuhan dari para pengembang di layanan perbankan seperti apa?." Kata Head Consumer Ritel BNI Wilayah Makassar, Hadi Santoso.

Dia juga menyampaikan program yang ada di BNI khususnya  keseriusan BNI saat ini masuk ke sektor perumahan rumah subsidi dalam Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perbankan (FLPP), sehingga Kata Hadi, program pemerintah membangun 1 juta unit rumah secara nasional juga bisa disupport secara optimal di wilayah Polman dan Majene.

"Memang selama ini BNI terlihat porsi pembiayaannya cukup besar, kesempatan saya datang kesini dalam rangka memperbesar porsi pembiayaan perumahan." Jelas Hadi Santoso.

Selain itu, Hadi Santoso berharap adanya kerjasama yang makin bagus antara pengembang perumahan dan BNI sebagai mediator dalam pembiayaan sehingga bisa memberi pelayanan maksimal bagi para pengembang.

"Tentunya menyediakan cash flow yang bagus bagi para pengembang supaya makin lancar membangunnya dan makin besar." Ungkapnya.

Sementara itu, ditempat yang sama, Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Wilayah Sulbar, Nuju Leo menuturkan kegiatan ngopi bareng yang diprakarsai BNI ini tentu membuat para pengembang perumahan semakin akrab dengan pihak BNI sehingga dunia properti di Polman bisa lebih bergairah lagi.

"Saya kira yang penting itu silaturahminya, karena support perbankan tentunya juga larinya kepada user nantinya, pengalaman kita selama ini banyak permohonan user tertolak di bank lain." Kata Ketua Asosiasi Pengembang Perumahan Seluruh Indonesia (Apersi) Wilayah Sulbar, Nuju Leo.
Laporan  :  Z Ramadhana

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini