***...***

.

Jumat, 01 Februari 2019


POLEWALITERKINI.NET - Masyarakat Dusun Mampie Desa Galeso,  Kecamatan Wonomulyo, Polewali Mandar, Sulawesi Barat, dihantui abrasi, bahkan beberapa bangunan rumah warga dan saung wisata pantai terancam tersapu gelomban laut.

Melihat Kondisi tersebut, Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Poniman bersama Camat Wonomulyo serta masyarakat setempat melakukan gotong royong membuat tanggul sementara dari karung yang berisi pasir.  Kamis (24/04/2019)

"Sebanyak 300 Karung yang sudah disiapkan untuk digunakan tanggul penangkis air pasang dari laut, untuk digunakan sebagai tanggul penahan air luapan pasang air laut dipinggir jalan  sepanjang kurang lebih 50 meter." Ungkap Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Poniman.

Dikatakan Danramil, berdasarkan perintah Dandim 1402/Polmas, Letkol Arh Dedi Setia Arianto menginstruksikan kepada Koramil Wonomulyo agar melakukan pemantauan situasi gelombang laut dan melakukan kerja bakti membuat tanggul ini.

”Ini perintah Dandim kemarin sore,  setelah itu kami melakukan koordinasi dengan Camat, kepala Desa serta masyarakat untuk melakukan kerja bakti membuat tanggul darurat ini sebagai antisipasi sementara." Jelas Danramil 1402-02/Wonomulyo, Kapten Inf Poniman.

Sementara itu Yusrie Warga Mampie menyampaikan terima kasih kepada TNI khususnya Babinsa koramil Wonomulyo  Jajaran Kodim 1402/Polmas.

Atas nama warga Mampie terimakasih banyak pada TNI telah membantu masyarakat mampie untuk mencega abrasi, walaupun itu cuma dari karung, tapi kami melihat niat baiknya.

"Setidaknya kehadiran TNI dan beberapa pihak ke mampie melihat kondisi abrasi sedikit masyarakat bisa tersenyum karena merasa masih diperhatikan." Tutur Yusrie.

Laporan  :  Achmad Gazali

PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini