EID MUBARAK...

GUNAKAN MASKER PADA TEMPATNYA , LINDUNGI DIRI, LINDUNGI SESAMA

Jumat, 22 Januari 2021

POLEWALITERKINI.NET - Kepala Pelaksana Tugas (Kalaksa) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Polewali Mandar, Provinsi Sulawesi Barat, Andi Afandi Rahman kepada wartawan mengimbau kurang lebih 3000-an pengungsi agar bergabung ke Stadion Polman. Kamis (21/01/2021).

Lebih lanjut, dia mengatakan, terkait dengan pengungsi hari ini terupdate kurang lebih 3000-an sehingga kita berharap kepada seluruh Pemerintah Kecamatan untuk tetap aktif melaporkan ke tim Kabupaten Polewali Mandar.

“Ada 3000-an lebih pengungsi, sehingga kepada semua Pemerintah Kecamatan aktif memberikan informasi ke Pemerintah Kabupaten dalam hal ini Dinas Kominfo yang sudah di percaya atau ditugaskan oleh Bapak Bupati untuk mengkoordinir data-data pengungsi dari seluruh kecamatan yang ada.” Kata Kalaksa BPBD Kabupaten Polman, Andi Afandi Rahman.

Kemarin juga tim kami sudah turun ke lapangan melakukan pendataan sekaligus mengimbau kepada para pengungsi di sejumlah kecamatan untuk bergabung atau langsung ke Stadion sebagai pusat penampungan pengungsi korban bencana alam gempa bumi.

“Kami sebenarnya sudah turun kemarin ke Kecamatan-kecamatan untuk mengambil data sekaligus mengimbau kepada semua pengungsi yang ada di beberapa titik kecamatan untuk langsung ke Stadion, karena stadion ini sebagai pusat penampungan pengungsi yang berasal dari Majene dan Mamuju.” Jelas Kalaksa BPBD Kabupaten Polman, Andi Afandi Rahman.

Dengan menyatunya pengungsi di stadion tentu memudahkan bagi petugas untuk melakukan pendataan dan pemantauan terutama terkait kondisi pengungsi baik logistik maupun keterpenuhan kebutuhan pokok sehari-hari.

“Jadi pengungsi agar segera menuju ke posko induk stadion, karena ini lebih mudah untuk di pantau di monitor baik dari sisi kesehatannya, logistiknya, makannya, terlebih lagi di zaman pandemik covid-19 saat ini belum berakhir, kuatirnya kalau langsung pengungsi ke rumah-rumah warga itu juga masalahnya.” Ujar Andi Afandi Rahman.

Laporan  :  Sukriwandi



PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini

INFO CORONA