PolewaliTerkini.Net - POLMAN - Pimpinan Daerah (PD) Muhammadiyah Polewali Mandar resmi menjalin kerja sama strategis dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan Cabang Polman.
Penandatanganan kesepakatan ini mencakup program jaminan sosial ketenagakerjaan, investasi, hingga pengembangan Catur Dharma Perguruan Tinggi, dan dilaksanakan di SMK Muhammadiyah Wonomulyo, Kelurahan Sidodadi, Kecamatan Wonomulyo, Rabu (10/06/2026).
Kerja sama ini menjadi bukti nyata komitmen kedua belah pihak untuk memperkuat sinergi, guna menghadirkan pelayanan yang inklusif serta perlindungan sosial yang menyeluruh bagi seluruh tenaga kerja.
Ketua PD Muhammadiyah Polman, Abd. Azis Ghozal, menegaskan bahwa kesepakatan ini bukan sekedar formalitas administrasi, melainkan langkah strategis yang harus diwujudkan menjadi program nyata, terutama bagi seluruh insan di lingkungan amal usaha Muhammadiyah.
"Langkah ini adalah wujud ikhtiar bersama untuk memberikan perlindungan dan kepastian jaminan sosial bagi para pekerja, karyawan, tenaga pendidik, tenaga kesehatan, dan seluruh sumber daya manusia yang mengabdikan diri di lingkungan Muhammadiyah." Ujarnya.
Dia menjelaskan, komitmen ini berlandaskan pada nilai-nilai agama dan ajaran organisasi. Sebagaimana firman Allah SWT dalam Surat Al-Maidah ayat 2:
"Wata’aawanuu ‘alal birri wattaqwaa” yang artinya 'Tolong menolong lah kamu dalam kebaikan dan takwa."
Hal ini juga selaras dengan sabda Rasulullah SAW: "Khairunnas anfa’uhum linnas” yang bermakna “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi orang lain."
Dengan adanya kerja sama ini, diharapkan seluruh pekerja dapat merasa aman, tenang, dan lebih produktif dalam berkarya. Azis juga berharap kolaborasi ini tidak berhenti hanya pada penandatanganan, melainkan terus berkembang melalui edukasi, sosialisasi, dan pendampingan agar manfaatnya dapat dirasakan secara luas.
Sementara itu, Kepala Kantor BPJS Ketenagakerjaan Cabang Polman, Melania Theresia Mokalu, menyatakan dukungan penuh lembaganya untuk mewujudkan kepastian perlindungan bagi seluruh tenaga kerja di lingkungan Muhammadiyah. Ia menilai kerja sama ini menjadi pondasi untuk membangun sistem perlindungan yang kuat, berkeadilan, dan inklusif.
"Ke depan, kolaborasi ini tidak hanya fokus pada aspek jaminan sosial, tetapi juga diharapkan dapat mendorong kemajuan di sektor pendidikan, kesehatan, dan perekonomian, sejalan dengan semangat gerakan Muhammadiyah." Jelasnya.
Dia menambahkan, kemitraan ini juga menjadi bagian dari upaya Muhammadiyah untuk terus menjadi pusat keunggulan yang memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan daerah dan kesejahteraan umat secara berkelanjutan.
Laporan : Nadi

