Sabtu, 23 Desember 2017

Kapolres Polman, AKBP Muhammad Rifai Syarifuddin
Dalmas Polres Polman Disiapkan Dalam Pengamanan
Natal dan Tahun Baru
POLEWALITERKINI.NET – Menyambut perayaan hari natal 2017 dan tahun baru 2018, Kepolisian Resort Polewali Mandar akan menggelar operasi lilin siamasei, jumlah personil yang diturunkan sebanyak 210 orang, terdiri dari gabungan Kompi, Kodim 1402/ Polmas, Polri, Dishub, Satpol PP, personil pemadam kebakaran dan tenaga medis.

BERITA TERKAIT : Dandim Polman : Bersama Polri Siap Amankan Perayaan Natal, Tahun Baru & Pilkada 2018!

Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai Syarifuddin mengatakan, di sepanjang jalur lintas perbatasan telah disiagakan empat titik posko pengamanan mudik mulai dari Kecamatan Binuang, Anreapi, Wonomulyo, dan Tinambung, sementara fokus pengamanan terpusat di gereja gereja besar, pasar dan jalan poros.

"Fokus pengamanan gereja sudah pasti, kemudian ditempat tempat belanja seperti pasar dan mini market, dan empat posko sudah disiagakan." Kata Muhammad Rifai saat ditemui di Mapolres Polman, Kamis 21 Desember 2017.

BERITA TERKAIT : TNI DUKUNG POLRI DALAM OPERASI LILIN SIAMASEI 2017!

Lanjut Rifai, pusat keramaian tahun baru diprediksi seperti tahun sebelumnya terpusat di alun alun Wonomulyo, Polewali, pantai bahari serta di area sport center, sebab itu Satlantas Polres Polman kembali melakukan rekayasa arus lalu lintas dengan menutup dan mengalihkan sejumlah jalur lintasan.

"Nanti ada jalur yang kita alihkan dan ada jalur yang ditutup."
Jelas Kapolres Polman AKBP Muhammad Rifai Syarifuddin.

Selain itu, mantan Kapolres Mamuju ini berharap ormas yang berunjuk rasa terkait dipindahkannya ibu kota Israel ke Jerusalem bisa melakukan dengan tertib tidak menganggu aktivitas masyarakat.

Kata dia, yang patut diwaspadai adalah perusak atribut atribut natal, apabila terjadi pihaknya akan melakukan tindakan tegas sesuai dengan ketentuan.

"Tapi alhamdulillah semua elemen masyarakat yang kita cintai ini masih bisa kita kendalikan."
Ujar Kapolres Polman.

Dia menambahkan kejahatan yang marak terjadi di tempat keramaian adalah street crime seperti copet, jambret dan begal, kemudian kejahatan spesialis rumah kosong yang ditinggal pemiliknya pada saat mudik atau berlibur tahun baru.

"Harapan kita masyarakat Polman selalu tetap waspada." Ucapnya.

Mengenai cuaca ekstrim yang melanda sejumlah daerah di penghujung tahun termasuk Kabupaten Polman, Muhammad Rifai menuturkan sejumlah sarana dan prasarana sudah disiapkan diantaranya kapal Polair, pelampung dan alat penebang pohon.

"Kemarin pohon tumbang kita potong menggunakan senso kecil yang kami punya. dan personil disiagakan mengantisipasi daerah yang rawan abrasi atau longsor."
Tandas Rifai.

Laporan  :  Z Ramadhana.



PolewaliTerkini.Net

Populer Minggu Ini